Karma Ipar yang Sengaja Menahan Utang
"Sekarang sudah terlambat. Biarkan saja uang itu akan menjadi penghalang rezekinya, penyusah hidupnya.
Rezeki seseorang mengalir seiring bagaimana usahanya membayar utang. Kalau dia menahan utang, maka tertahan juga rezekinya.
Dia mampu membayar. Tapi tidak mau. Sampaikan kepada kakakmu itu, orang yang berniat tidak mau membayar utang, Allah akan mempersulit hidupnya."
Safwan menghela napas panjang.
"Sama abang, apakah masih marah juga?" tanyanya takut-takut.
"Aku benci, Abang!"
Laki-laki itu tersentak, terperangah menatap wanita di depannya.
"Astagfirullah, Dek. Abang minta, maaf," ucapnya sambil meraih tangan istrinya, tetapi lekas perempuan itu menepis.
Hot Chapters