Roh Dewa Perang
Arsa duduk di kursi dan memperhatikan Hira bak orang kebingungan.
“Mendadak banget, Pak, ujiannya,” celetuk salah satu mahasiswa.
“Dalam perang tidak ada yang namanya mendadak. Semua harus siap sedia kapan pun diperlukan. Mengerti?” Gaya dewa perang itu kelewat kaku jadi dosen baru.
“Perang katanya, jelas ini quis, hadeeh, kaku ternyata jadi orang. Awas tak pacarin nanti baru tahu.” Hira membaca materi di buku dan memahami semampunya.
Bab Populer