Ahli Waris
“Ah …”
Dia adalah wanita yang merupakan anugerah dalam hidupku. Apapun kondisinya, aku sebagai laki-laki, akan menerimanya. Menikah sangat luar biasa nikmatnya. Meluapkan hasrat dengan kenikmatan luar biasa. Bebas, lepas, tanpa beban, sesuai agama, tidak ada dosa.
Hentakanku sedikit lebih cepat. “Ah, ah!” Cinta semakin mengerang keras, begitu juga denganku. Akhirnya, lahar itu meluap juga. Belalaiku kini menurut indah.
Hot Chapters