Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Musim dingin telah tiba lagi. Setiap musim dingin, suami dan putraku akan mengalami alergi terhadapku tanpa alasan yang jelas. Seluruh tubuh mereka akan dipenuhi ruam dan penyebab alerginya tidak diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, mereka menjaga jarak denganku dan pindah ke rumah lain. Bahkan ketika aku jatuh dan kepalaku berlumuran darah, mereka juga tidak kembali. Meskipun aku dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan mobil, aku tetap harus menghadapinya sendirian. Kami menjadi keluarga yang paling asing karena aku bisa membunuh mereka. Aku menanggung dinginnya musim dingin sendirian dan menunggu dalam kesepian. Aku tidak berhenti berharap musim semi yang hangat akan membawa kembali keluargaku yang tercinta. Namun, aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka. "Papa, kita cuma bisa ketemu Mama Nancy di musim dingin setiap tahun. Memangnya kita nggak bisa buat alergi ini berlangsung sedikit lebih lama lagi?" Mama Nancy? Teman masa kecil suamiku? Suamiku mengacak-acak rambut putra kami. "Mengonsumsi terlalu banyak obat alergi itu nggak baik. Mama Nancy juga akan khawatir. Papa akan bawa kamu kemari kalau ada waktu." Putraku pun bertepuk tangan. "Hore! Aku paling suka permen mangga di musim dingin! Dengan begitu, aku bisa bertemu Mama Nancy lagi!" Mangga adalah alergen mematikan yang selama ini berusaha kuhindarkan dari putraku! Setelah berdiri lama di tengah angin dingin, aku diam-diam pulang. Ketika musim semi kembali, aku menarik kembali semua perhatianku. "Makan saja apa pun yang kamu mau. Kalau kamu merasa aku menganiaya anak, silakan hubungi polisi. Aku nggak mau hak asuhmu."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Pembalasan Seorang Istri

Pembalasan Seorang Istri

Suamiku telah bekerja di luar negeri selama dua tahun dan tidak menyentuhku, aku sudah kesepian sejak lama. Saat pulang, dia malah menuduhku karena melahirkan anak pria lain. Begitu meremas dengan keras, air ASI malah memuncrat ke wajahnya. Aku benar-benar panik...
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Suamiku Menghinaku Seperti Sapi Perah

Suamiku Menghinaku Seperti Sapi Perah

Pemuda itu dengan mudah mencengkeram pergelangan tanganku dan mengangkatnya ke atas kepalaku. Tangan lainnya bergerak lancang di pinggangku. Lalu menyusup masuk dari balik keliman baju, meremas kulit di baliknya dengan berani. "Bu Merry, aku mohon padamu." Suaranya penuh godaan, hampir menghancurkan akal sehatku. "Pak Harvey bertanggung jawab memberikan ilmu padaku. Jadi, apa Bu Merry bisa memberiku yang lain?" Tangannya akhirnya berhenti di dadaku yang penuh. Dengan putus asa, aku menyadari bahwa akibat perbuatannya, ASI-ku yang memancar deras telah membasahi jari-jarinya...
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Perjalanan Cinta Yang Sia-Sia

Perjalanan Cinta Yang Sia-Sia

Di tahun kelima pernikahan dengan Jack, untuk ketiga kalinya Jack mengusulkan agar mereka pindah keluar negeri bersama Luna. Hosana meletakkan hidangan yang baru saja dia masak, lalu menanyakan alasannya. Jack langsung terus terang, "Aku nggak mau menyembunyikannya lagi darimu, sebenarnya Luna tinggal di rumah sebelah." "Dia sudah menemaniku selama sembilan tahun, aku berutang banyak padanya. Aku harus membawanya pindah keluar negeri kali ini dan tinggal di sana." Hosana tidak menangis atau marah. Sebaliknya, dengan tenang dia membelikan tiket pesawat untuk Luna. Jack mengira Hosana akhirnya mengerti dan menerima kenyataan. Di hari keberangkatan, setelah mengantar mereka naik pesawat, Hosana berbalik dan langsung naik pesawat lain untuk pulang ke rumah orang tuanya.
864.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Psikopat

Dimanja Suami Psikopat

Suamiku mengidap sindrom XYY. Aku pernah menyelamatkan nyawanya. Dia langsung terobsesi padaku dan mengejarku selama tiga tahun. Dia menabrak pacarku yang juga merupakan teman masa kecilku, mengancam akan membunuh seluruh keluargaku jika aku menolak menikah dengannya. Setelah menikah tujuh tahun, obsesinya makin menjadi-jadi. Dia menanam cip di tubuhku untuk membatasi kebebasanku. Namun, dia juga selalu bersikap lembut dan memanjakanku. Ketika ibu mertuaku menunjukku dan memarahiku, suamiku langsung mematahkan jarinya. Ketika anak kakaknya mengganggu tidur siangku, dia langsung mengusir mereka dan memilih untuk putus hubungan. Aku tidak ingin melahirkan anak dengan sindrom XYY. Dia langsung menginvestasikan semua asetnya untuk mengembangkan teknologi yang bisa membuatku mengandung bayi sehat. Hari ketika aku mengetahui aku hamil, ibu mertuaku malah membawa teman-temannya datang dan menuduhku hamil anak haram. Mereka memukulku hingga aku sekarat. Suamiku akhirnya tiba. Ibu mertuaku menunjukkan video editan sambil memekik, "Putraku! Istrimu selingkuh! Ini buktinya!"
21.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Rahasia di Dalam Toilet

Rahasia di Dalam Toilet

Pada malam tahun 2008, aku membunuh pacar sahabatku dan memasukkannya ke dalam saluran pembuangan air. Itu adalah pertama kalinya aku membunuh seseorang. Butuh waktu tiga hari bagiku untuk berhasil membuang tubuhnya ke saluran pembuangan. Namun, pada hari keempat, aku melihat tiga mobil polisi di luar gedung pengajaran.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Keluarga

Antara Cinta dan Keluarga

Kakak sepupu pacarku baru saja bercerai dan tinggal sementara di rumah pacarku. Dia sedang hamil besar dan membawa serta anaknya yang berusia 5 tahun. Dengan sikap seolah-olah semuanya sudah menjadi haknya, dia menganggap pacarku sebagai sandaran hidupnya dan menunjukkan ketidaksukaannya padaku. Dia merasa bahwa aku telah "merebut" adik sepupunya. Suatu hari saat acara keluarga, putranya tiba-tiba menyiramkan minuman ke arahku dan berseru, "Kamu nggak boleh merebut ayahku!"
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Sandiwara Antara Pelacur dan Penolong, Siapa Yang Benar?

Sandiwara Antara Pelacur dan Penolong, Siapa Yang Benar?

Pada malam pernikahan, aku dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans setelah terkena kondom yang telah disabotase, membuatku kesakitan luar biasa. Operasi berlangsung lebih dari dua puluh empat jam, dan cerita itu menyebar dengan cepat. Suamiku, Arya, justru mengumumkan bahwa siapa pun yang berhasil memotretku dalam keadaan pasca operasi akan diberi hadiah uang 160 miliar. Dalam semalam, aku berubah dari istri baru seorang miliarder menjadi bahan olok-olokan setiap kalangan elit di Neruda. Keesokan harinya, kekasih masa kecilnya Arya yang bernama Dina, muncul di depan pintuku. Saat itulah, aku baru tahu kebenarannya, bahwa dia yang telah melapisi kondom itu dengan perekat sebagai bagian dari apa yang dia sebut dengan eksperimen sosial. Dia tidak menunjukkan sedikit pun penyesalan. Nada bicaranya sembrono dan kejam. "Itu cuma eksperimen. Bagaimana aku bisa tahu kalau kau akan bereaksi seperti itu? Lagian kau tidak pernah pantas untuk Arya. Jadi, hentikan sandiwaramu itu." Arya berdiri di sampingnya dengan tatapan dingin dan meremehkan. "Kalau bukan karena kontrak pernikahan, tak ada orang yang mau menyentuhmu. Kau tahu itu, kan?" Yang tidak dia ketahui adalah wanita yang dia sebut pelacur itu telah menyelamatkan hidupnya berkali-kali, lebih dari yang bisa dia bayangkan.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Suamiku itu seorang buta arah, bahkan tidak bisa membaca navigasi. Di hari pernikahan pun dia tersesat dan datang terlambat, hingga pernikahan kami harus ditunda tiga hari. Saat hari peringatan pernikahan, dia juga tersesat dan makanan yang sudah kusiapkan di meja pun dingin. Bahkan ketika aku hamil delapan bulan dan terjatuh di kamar mandi sambil meminta tolong, dia memang terdengar panik, tetapi tetap saja tersesat di jalan pulang selama lima tahun. Dia baru sampai setelah aku selesai mengkremasi anak kami di rumah sakit. Aku menjadi murung, dan orang-orang di sekitar mencoba menghiburku. “Otaknya memang bodoh dan tidak bisa mengingat jalan, bukan sengaja datang terlambat. Jangan marah lagi, kalian masih bisa punya anak.” Aku hanya mengangguk dengan linglung. Namun saat dalam perjalanan ke pemakaman anakku, aku baru sadar suamiku tidak memakai sopir dan malah memutar arah menuju rumah asistennya dengan lancar. “Merry, pemakamannya tidak mulai secepat itu. Aku antar Bella ke bandara dulu, dia sedang buru-buru pulang kampung.” Tanpa memberiku kesempatan menolak, mobil itu sudah sampai di depan pintunya. Asisten itu dengan luwes duduk di kursi depan, kata-katanya menusuk hati. “Lihat, aku sudah melatihmu dengan baik. Kalau kamu berani lupa jalan ke rumahku, aku akan menghukummu.” Ketika menyadari keberadaanku di kursi belakang, ia lalu menjulurkan lidah dengan canggung. “Bu Merry, tadi saya hanya bercanda.” Aku menahan diri agar tidak meluapkan emosi. Tetapi setelah mengantar asistennya, suamiku kembali “lupa” jalan ke pemakaman, sehingga upacara tertunda setengah jam. Aku memeluk kotak abu anakku, dan akhirnya benar-benar putus asa. Ternyata, seseorang bisa menjadi pengecualian … hanya saja itu bukan diriku dan anakku.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Bukan Tak Siap Menjadi Ayah, Dia Tak Menyukai Anakku

Bukan Tak Siap Menjadi Ayah, Dia Tak Menyukai Anakku

Saat memberi tahu suamiku yang sangat mencintaiku bahwa aku hamil, awalnya kupikir dia akan terharu sampai menangis. Tak disangka, dia hanya berkata dengan sedikit rasa bersalah, "Maaf, Gwen. Aku belum siap menjadi ayah. Bisa kita tunda punya anak beberapa tahun lagi?" Meskipun berat hati, aku tetap menurut dan menggugurkan kandungan itu. Namun tiga tahun kemudian, aku tak sengaja melihat suamiku menggandeng tangan wanita lain di depan taman kanak-kanak dan menjemput seorang gadis kecil sepulang sekolah. Dia tersenyum sambil menggendong gadis kecil itu dan berkata, "Sayang, hari ini ulang tahunmu yang ketiga. Gimana kalau posisi satu-satunya pewaris perusahaan Papa dijadikan hadiah ulang tahun untukmu?" Aku menatap keluarga kecil mereka yang perlahan menjauh, tubuhku terasa sedingin es. Jadi, bukannya dia belum siap menjadi ayah. Dia hanya ... tidak menyukai anak yang lahir dariku.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1415161718
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status