Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Wanita Lain Di Kantor Suamiku

Godaan Wanita Lain Di Kantor Suamiku

Demi menandatangani kontrak besar bernilai ratusan miliar, sekretaris suamiku yang dingin sibuk sampai tidak sempat makan. Suamiku mengupas tiga ekor udang untuk sekretaris itu dengan santai. Saat aku memergoki hal itu, aku langsung menelepon pengacara di depan suamiku, "Pak Herman, buatkan aku surat perjanjian cerai, aku mau cerai." Suamiku yang tidak tidur selama beberapa hari demi menandatangani kontrak besar itu pun menatapku dengan ekspresi tidak percaya. "Hanya karena aku mengupas tiga ekor udang untuk Sherly, kamu langsung mau cerai denganku?" "Ya," jawabku.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Badai Berlalu, Bahagia Menyambut

Aku pergi mencoba gaun pengantin bersama pacarku. Tepat saat kami hendak membayar, seorang wanita tiba-tiba merebut gaunnya dari tanganku. "Maaf ya, ini sudah aku pilih duluan!" Aku mengerutkan kening, hendak mengatakan sesuatu, tapi seorang teman tiba-tiba menepuk bahuku dan berbisik, "Tadi kudengar dari pelayan toko, gaun pengantin ini sudah dipesan Jordy sebulan yang lalu. Pasti dia sengaja menunggumu datang dan memilihnya." Aku refleks menoleh ke arah Jordy, dan benar saja, aku melihatnya berjalan mendekat. Tapi, tangannya terulur kepada wanita itu untuk merapikan ujung gaun yang terjatuh. "Kalau memang dia yang pilih duluan, ya sudah, mau bagaimana lagi." Dia mencubit pipiku, tersenyum lembut tapi santai. "Erika kan baik. Gaunnya nggak harus ini juga, kan?" Aku terpaku menatap ekspresi bangga dan puas di wajah wanita itu. Gaun pengantinnya memang tidak harus yang ini. Orang yang aku nikahi juga ... tidak harus Jordy.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Cinta yang Tak Mungkin Kembali

Cinta yang Tak Mungkin Kembali

Setelah ayah meninggal, aku memutuskan untuk bercerai dari suamiku yang seorang komandan batalion, dan menetap selamanya di desa pegunungan kecil ini. Hari pertama, aku menipu suamiku agar menandatangani surat permohonan cerai. Hari kelima, aku mengajukan surat pengunduran diri ke unit tempatku bekerja sebelumnya. Hari ketujuh, aku memasak semeja penuh hidangan lezat untuk berpamitan dengan semua teman. Declan mengerutkan kening dan menyalahkanku karena memasak hidangan yang tidak disukai oleh cinta pertamanya sejak kecil. Aku berdiri, mengangkat gelas, dan bersulang dengan cinta pertamanya itu. Mulai sekarang, Declan dan aku tidak lagi memiliki hubungan apa pun. Setengah bulan kemudian, aku bertemu kembali dengan Declan yang baru pulang dari tugas di desa pegunungan kecil ini. Hanya saja kali ini, angin malam pedesaan membuat kedua matanya memerah.
33.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 857 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Runtuh di Tangan Karma

Runtuh di Tangan Karma

Saat suamiku yang seorang CEO, sedang menemaniku menjalani program bayi tabung untuk kedua belas kalinya, tiba-tiba dia menerima panggilan dari nomor tak dikenal. Dia melirik layar ponselnya sekilas, sorot matanya langsung berubah tegang. "Ada rapat darurat dewan direksi." Dia berdiri sambil merapikan ujung lengan jasnya, gerakannya begitu tenang dan terkendali, seolah sudah berulang kali melakukannya. "Ada kendala di proyek akuisisi lintas negara. Kamu lanjut dulu sendiri ya, nanti kalau rapatnya udah selesai aku balik lagi temanin kamu." Pintu ruang pemeriksaan tertutup lagi. Perawat yang memegang berkas medis tampak ragu saat menatapku. "Nona Wanda, proses pencairan embrionya udah dimulai. Apa mau tetap dilanjutin?" Aku menunduk, menatap lembar persetujuan yang sudah aku genggam hingga kusut. Rapat darurat? Keluarga Linarta adalah investor terbesar di perusahaan milik Yansen Suwira. Jika memang ada rapat darurat, bagaimana mungkin aku, sebagai putri sulung Keluarga Linarta, tidak mengetahuinya?
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Obsesi Suci

Obsesi Suci

"Paman ... besar sekali, apa semua pria begini ...?" Wajah keponakan istriku merona merah saat aku menyentuhnya. Tangannya yang halus terasa kaku saat meraba alat milikku dari balik celana. Aku menatap tubuhnya yang mulai bereaksi akibat belaianku, lalu sengaja menggodanya, "Bukan hanya begini, pria juga akan memasukkan alat ini ke lubang bawahmu, lho." Selesai berbicara, aku sengaja menyentakkan bagian bawah tubuhku ke telapak tangannya yang lembut. Tak disangka, tangan satunya menyingkap ujung roknya sendiri. Sementara tangan yang lain menarik pakaianku dan menggenggam alat yang sudah menegang keras itu. Sesuatu yang besar dan kokoh itu menekan perut bawahnya. Wajahnya merah padam. Dia memegang alat itu, mengesekkannya perlahan di perut bawahnya, bahkan mungkin mengarah lebih ke bawah lagi ....
119.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Pilihan Terakhir: Cerai

Pilihan Terakhir: Cerai

Adik iparku, Gina, bersikeras ingin berlibur ke Pantai Nirwana saat Natal, jadi aku memutuskan untuk mengajak seluruh keluarga pergi berlibur bersama. Namun, saat teman wanita suamiku mengetahui tentang rencana tersebut, dia memaksa untuk ikut dan membawa anaknya juga. Tanpa basa-basi, suamiku langsung membeli tiket pesawat. Namun, dia malah menyuruhku membawa barang-barang dan mengemudi sendiri ke sana. Semula, aku mengira seluruh keluarga akan mendukungku, tetapi ternyata mereka semua mendukung keputusan suamiku. Baiklah. Kalau begitu, kita urus urusan masing-masing saja. Namun, mereka semua menjadi ketakutan.
11.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Diabaikan Berujung Penyesalan

Diabaikan Berujung Penyesalan

Aku mengetahui bahwa aku hamil pada waktu yang sama dengan Rosa, kekasih masa kecil suamiku yang seorang mafia. Demi melindungi bayi Rosa agar tidak digugurkan oleh orang tuanya, suamiku mengakui bayi itu sebagai anaknya. Lalu bayiku? Dia membujukku dengan janji bahwa dia akan mengakuinya setelah bayi Rosa lahir. Aku menantangnya dan menuntut penjelasan mengapa dia tega melakukan hal itu kepadaku. Jawabannya dingin dan tak tergoyahkan. "Mengakui bayi Rosa sebagai anakku adalah satu-satunya cara untuk melindungi mereka berdua. Aku nggak akan membiarkan sesuatu terjadi pada dia atau anak itu." Saat itu, ketika aku menatap pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun, aku menyadari bahwa cintaku padanya telah mati. Tak lama kemudian, keluargaku mengutukku dan menyebutku perempuan jalang karena mengandung anak tanpa ayah dan memaksaku untuk menggugurkannya. Sementara itu, suamiku berada di kota lain, mendampingi kekasihnya menjalani masa kehamilan. Ketika dia kembali, aku sudah pergi.
37.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Aku meninggal di bawah bianglala tempat Haris Gunawan dan Lea Linata berselingkuh. Satu tubuh, dua nyawa melayang. Mereka berkata itu sudah takdirku, aku pantas mengalaminya. Lea merencanakan segalanya, memanipulasi Haris untuk membedah perutku dan mengambil anakku untuknya, lalu mencuri ponselku untuk memfitnahku berselingkuh, sehingga Haris tidak akan mencariku lagi. Haris kemudian mengetahui bahwa mayat yang dibedahnya itu adalah aku, dan anaknya sendiri telah dia serahkan kepada Lea. Tak ada tulang belulang yang tersisa. Dia bilang anak itu telah berbuat baik dan akan diberkahi, dan dia sangat menyesal. Namun, dia malah memutuskan untuk menikahi Lea. Saat resepsi pernikahan mereka, dia mengungkapkan semua kejahatan Lea dan melompat dari gedung bersamanya. Lea mati di tempat, tetapi Haris hidup dalam keadaan vegetatif seumur hidup.
11.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Penantian Yang Tak Berujung

Penantian Yang Tak Berujung

Michael selalu punya kebiasaan membuatku menunggu. Demi membantu perusahaan suamiku melewati masa sulit, aku yang sedang hamil lima bulan, rela pergi menegosiasikan kerja sama di malam tahun baru. Saat orang-orang di meja makan menyinggung soal suamiku, aku langsung reflek mencari alasan untuk membelanya. Aku bertanya padanya kapan dia datang menjemputku dan Michael malah menyuruhku untuk tunggu sebentar lagi. Nyatanya, dia malah bersembunyi di dalam mobil yang hanya berjarak sepuluh meter dariku, bermesraan dengan gadis yang pernah dia santuni. Sementara aku yang sedang hamil dibiarkan berdiri sendirian di tengah salju. Dalam perjalanan pulang, kami terjebak kemacetan parah. Di saat itulah, aku merasakan ada cairan hangat yang mengalir keluar dari tubuhku. Aku menatapnya untuk meminta tolong, tapi seperti biasa, dia hanya menyuruhku menunggu dan menunggu. Dari pantulan jendela, aku melihat layar ponselnya. Detik berikutnya, aku menyaksikan dengan jelas suamiku sedang santai membuka aplikasi chat untuk melanjutkan streak dengan gadis yang lebih muda. Ternyata nyawaku dan anak kami sama sekali tak ada harganya dibandingkan dengan perbincangan itu. Tepat tengah malam, kembang api tahun baru meledak di langit. Namun kali ini, aku tak akan pernah lagi berdiri di tempat yang sama untuk menunggunya.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Hukuman atas Impulsif Mahasiswi Tercantik

Hukuman atas Impulsif Mahasiswi Tercantik

Aku adalah seorang mahasiswi, sejak aku memahami hubungan antara pria dan wanita, aku tidak pernah kekurangan pria di ranjangku. Tadinya aku berpikir aku akan terus berganti-ganti pria selama sisa hidupku, tapi takdir mempermainkanku. Aku bertemu cinta sejatiku, yaitu pacarku saat ini. Tapi ada sesuatu yang sulit kuungkapkan, karena pacarku tidak mampu...
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai injustice plot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1617181920
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status