Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRIKU TAK SUKA DANDAN

ISTRIKU TAK SUKA DANDAN

Istri yang baru kunikahi tak pernah kulihat dandan. Wajahnya kusam dan tidak menarik, wanita pilihan ibuku ini membuatku prustasi lebih mengejutkan dia bisa memgerjakan semua pekerjaan laki-laki. Dia sudah persis Wonder Woman
Rumah Tangga
9.527.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Suka Tapi Tak Cinta

Suka Tapi Tak Cinta

Jundana Al haq
Ini adalah Novel pertamaku yang akan mengisahkan sepasang bocah SD yang saling suka dalam diam. Tapi ketika salah satu dari mereka ingin mengungkapkan nya setelah enam tahun tidak bertemu, ada sesuatu yang merubah rencananya. Sedangkan di pihak lain juga pernah merasakan rasa yang sama di waktu yang sama juga. Tapi perasaan itu telah berakhir tiga tahun yang lalu, sebelum jarak dan waktu memisahkan mereka lebih lama lagi. Ini akan menjadi kisah yang cukup panjang. Mungkin cerita ini akan relate kepada pejuang cinta, yang berusaha mempertahankan perasaan tersebut tanpa berani mengatakannya. Kadang yang terindah tak di ciptakan untuk di miliki, cukup di pandangi dari jauh lalu syukuri bahwa ia ada di sana untuk di kagumi dalam diam. Apakah kalian setuju dengan pemikiran tersebut? Tapi, begitulah yang di yakini oleh kedua insan yang akan menghiasi cerita ini. HAPPY READING GUYS...
Young Adult
1.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Aku Suka Kamu, Tapi ....

Aku Suka Kamu, Tapi ....

ArgaNov
Cerita sudah tamat. Bisakah Sena mempercayakan hatinya kembali pada pria dari masa lalunya? Sena ada artis wanita yang sudah naik daun. Menjadi Artis bukanlah cita-citanya, tetapi dendam di masa lalu membuatnya menjadi demikian. Pada akhirnya Sena harus kembali bertemu dengan orang yang sama. Sekali lagi jatuh cinta dan bersiap untuk sakit hati. Sena hanya berharap, ia tak perlu lagi merasakan sakit yang sama. Walau bayang-bayang itu tetap masih ada.
Romansa
108.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Suka Duka Ibu Tunggal

Suka Duka Ibu Tunggal

Setelah suamiku meninggal, aku hidup sendiri dengan kedua anakku. Demi mendapatkan promosi, aku memaksakan diri berendam dalam bak es, lalu menyerahkan diriku ke kantor manajer. Namun, di luar dugaan, meskipun aku sudah "menyerahkan diri", dia menolak menyentuhku di kantor. Saat aku mengira promosi itu sudah gagal, dia justru membawaku yang berpakaian minim ke jalan raya yang ramai dengan mobil lalu-lalang. "Kita lakukan saja di sini," ujarnya.
Short Story · Gairah
4.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta Berujung Duka atau Suka

Cinta Berujung Duka atau Suka

Pada hari putriku demam tinggi, Jeffry Aryadi sedang menghadiri pertemuan orang tua untuk anak cinta sejatinya. Aku meneleponnya, tetapi yang mengangkat adalah si cinta sejatinya itu. Wanita itu menangis sambil meminta maaf padaku. Jeffry merebut ponselnya, lalu berkata dengan nada marah. "Mereka adalah janda dan anak yatim, apa salahnya kalau aku membantu mereka?" Aku memahaminya. Kemudian, aku bertanya pada putri kecilku yang sedang menerima suntikan dengan patuh di samping. "Bagaimana kalau mulai sekarang kamu tinggal berdua saja dengan Ibu?"
Short Story · Romansa
4.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Aku meninggal di hari aku memenangkan Penghargaan Doktor Medis Global. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak laki-laki, dan tunanganku baru saja pulang dari pesta ulang tahun ke-16 adik perempuanku. Ketika adikku mengunggah foto keluarga kami saat merayakan ulang tahunnya di media sosial, aku sedang terbaring di ruang bawah tanah yang tertutup rapat dan berlumuran darah. Aku mencoba menggunakan lidahku untuk menggeser layar ponsel dan meminta bantuan. Di antara kontak darurat, hanya tunanganku yang menjawab panggilanku. Artinya orang tua dan kakakku telah memblokir nomorku. Begitu telepon diangkat, tunanganku hanya mengucapkan satu kalimat, “Karin, pesta ulang tahun Lina yang ke-16 itu sangat penting. Jangan pakai alasan nggak masuk akal untuk cari perhatian kami dan bersikap manja lagi!” Dia menutup telepon dan memutus harapan terakhirku untuk bertahan hidup. Jantungku berhenti berdetak karena nada sibuk telepon. Ini adalah ke-100 kalinya mereka memilih adikku, ke-100 kalinya mereka mengabaikanku, mengecewakanku, dan ini juga yang terakhir. Aku terbaring di dalam genangan darahku sendiri, merasakan napasku perlahan berhenti. Mereka mengira aku kabur dari rumah lagi sebagai alasan untuk melampiaskan ketidakpuasanku. Mereka pikir bahwa selama mereka memberiku pelajaran, aku akan kembali dengan patuh seperti 99 kali sebelumnya. Sayangnya, itu tidak akan terjadi kali ini. Karena aku tidak pernah meninggalkan rumah, aku terus terbaring di ruang bawah tanah rumahku.
Short Story · Realistis
5.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Namiya In Love

Namiya In Love

Gilbert yang menjabat sebagai CEO atau pemilik perusahaan besar dan terkenal seperti Pradipta Group sudah berulang kali mengganti sekretaris, setiap sekretaris wanita yang bekerja padanya pasti akan menggodanya, itu bukan masalah besar karena ia pun suka melakukan hubungan intim dengan para wanita cantik dan seksi. Masalahnya adalah saat para wanita itu meminta hubungan yang lebih seperti pernikahan, ia tak berminat akan hal itu. Bahkan saat mencoba memakai sekretaris pria tetap saja ia digoda dan hal itu membuatnya jijik. Hingga seorang gadis lugu dan penurut bernama Namiya datang untuk melamar posisi sekretaris, wanita itu tak menggodanya, tak tersenyum padanya, bersikap dingin dan sangat profesional hingga ia meragukan pesonanya yang seketika luntur dan tak bisa mempengaruhi wanita itu. Namiya terpaksa bertahan jadi sekretaris Gilbert karena ia butuh pekerjaan ini jika tidak maka ia akan menampar bosnya ketika mulai mencoba menggodanya. "Menilaiku sama dengan wanita lain adalah kesalahanmu, bukan salahku. Aku tak perlu membuktikan jika aku berbeda, karena berlian tak pernah bicara dia berbeda dari batu sebab orang bodoh pun tahu akan hal itu."
Romansa
108.4K viewsOngoing
Read
Add to library
'Di ba siya ang Mahal mo?

'Di ba siya ang Mahal mo?

"Ako'y simpleng probinsyana lamang, na hindi mulat sa pag-ibig..." Masayahin, maganda, mabait at pinagkakaguluhan ng mga kalalakihan si Rosalia Selim sa kanilang probinsya sa Albay. Ngunit ang saya ay mapapalitan ng hirap, at pasakit. Napadpad siya sa Maynila at hinarap ang anumang klaseng trabaho, hanggang sa siya ay matanggap bilang sekretarya sa isang sikat na company ng mga Werloz. Ngunit ang hindi niya alam, may sikretong pag-ibig at pagsasakripisyo ang mangyayari. Sikretong kailan man hindi na kaya pang ibalik sa memorya nawala na.
Romance
4.3K viewsOngoing
Read
Add to library
21 Days in Sukabumi

21 Days in Sukabumi

Yoshifa
Ketika seseorang telah pergi ke alam lain, yang diingat hanyalah kebaikan atau keburukan semasa hidup, peran terhadap orang lain, serta SEBUAH KARYA nan diukirnya. "Perjalanan penuh makna, nantinya 'kan diringkas dalam satu kisah. Satu karya sebelum pergi dari dunia." --Jeno
Young Adult
9.89.2K viewsOngoing
Read
Add to library
ANG PIYAYA NI PIPAY

ANG PIYAYA NI PIPAY

“Pipay!” galit na sigaw ng aking madrasta mula sa kanyang silid habang abala sa pag-aayos ng kanyang mukha. Halos magputok ang ugat sa kanyang leeg, na para bang ako ang dahilan ng lahat ng problema niya sa buhay. “Bakit po, Madam?” mahinahon kong sagot habang tuloy sa paglalampaso ng sahig. “Madam”—iyon ang itinawag niya sa akin mula pa noong una, at dahil sa takot, hindi ko na rin inusisa kung bakit. Ako nga pala si Piazza Fontana Vega, o mas kilala bilang Pipay. Dalawampu’t dalawang taong gulang na ako, ngunit hanggang Grade 5 lang ang naabot ko. Natigil ako sa pag-aaral noong mag-asawa muli ang aking ama. Simula noon, naging parang alipin na ako ng aking madrasta. Araw-araw, pareho lang ang eksena sa bahay. Ako ang gumagawa ng lahat ng gawain habang si Madam at ang kanyang anak na si Claire ay nag-e-enjoy sa luho ng buhay. Pero kahit ganoon, may lihim akong pangarap. Minsan, sa mga tahimik na gabi, iniisip ko kung darating ba ang araw na makakawala ako sa ganitong sitwasyon. “PIPAY!” muling sigaw ng aking madrasta, na tila mas nagiging galit pa. Agad kong iniwan ang mop at tumakbo sa kanyang kwarto. Kailangan kong magmadali. Kapag natagalan ako, mas matindi ang parusa. “Madam, may kailangan po ba kayo?” magalang kong tanong sa aking Madrasta. "Bakit ba ang bagal mong kumilos? HETO! Labhan mo pati ang damit ng anak ko!” sigaw niya, sabay hagis sa akin ng maruruming damit. Tumama ito sa aking mukha, pero wala akong nagawa kundi damputin ang mga ito. “Opo, Madam,” sagot ko, habang pinipigil ang pagbagsak ng luha.
Romance
1020.6K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
123456
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status