Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Warung dengan dinding kayu dengan tempat duduk di depan tempat warga kampung membeli keperluan nya dan tempat untuk mengobrol dengan pembeli lain yang nongkrong di sana. Didalamnya ada satu etalase besar yang terbuat dari kaca yang di dalamnya terdapat barang-barang yang didagangkan seperti sabun,sampo dan makanan-makanan. Lalu di sebelahnya terdapat kursi kecil tempat Ibu duduk menunggu pembeli dan rak kecil untuk menyimpan uang dan ada dua ruangan lagi di belakang yaitu gudang dan kamar mandi.
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 25.3K Times as warung emperan
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

Ucap Bude Parni sambil berlalu masuk ke dalam rumah, darah tingginya bisa kambuh lama-lama bicara dengan adik iparnya itu. Di lain tempat, Asna dan Aska sudah berada di depan warung soto Mbok Karsiem. Warung soto Mbok Karsiem sangat ramai oleh pengunjung yang akan membeli sotonya. Benar-benar luar biasa penglaris celana dalamnya Mbok Karsiem. “Ayo, Mbak,” ajak Aska, ia berjalan lebih dulu masuk ke dalam warung soto milik Mbok Karsiem, diikuti Asna dari belakangnya.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as warung emperan
Read
+Library
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

tanyanya. Eman berbalik. "Oh, masih di warung yang biasa, Pak. Warung Makan Bu Erna." Leo menyipit. "Warung makan yang ada di seberang jalan? Dekat pertigaan lampu merah?" "Nah, betul banget, Pak. Warungnya sih kecil, tapi menu masakan di sana paling lengkap. Karyawan kantor sering nitip tempe mendoan, kadang pecel ayam, semur jengkol, telor balado ..." ujar Eman tampak antusias mebeberkan menu-menu di warung itu.
9.8134.3K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as warung emperan
Read
+Library
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Silakan mampir dan berikan review yang ok yaaa. Review ok dan banyak komentar = update makin cepat... Tengkyuuu...ditunggu kedatangannya di lapak ane yaa... muachhh... Nana
9.88.7K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as warung emperan
Read
+Library
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bab 6: Warteg Tengah Malam dan Nasi Goreng Arwah --- Sudah menjadi kebiasaan bagi trio Kalibungkus—Raka, Desi, dan Ucup—untuk merayakan setiap kasus supernatural yang berhasil mereka tangani dengan satu ritual sakral: makan malam di Warteg Bu Sri. Warteg Bu Sri terletak di sudut tikungan Pasar Lama, tempat yang terkenal dengan dua hal: pertama, ayam gorengnya yang gurih seperti mantra penyembuh patah hati. Kedua, warteg itu tidak pernah tutup. Bahkan di malam Jumat Kliwon, ketika seluruh desa menutup pintu rapat-rapat dan menggantung bawang putih di jendela, Bu Sri tetap melayani pelanggan dengan senyum lebar dan celemek bertuliskan “Makan, Jangan Takut. Setan Juga Lapar.”
960 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as warung emperan
Read
+Library
Akibat Pulang Kampung Tidak Bawa Mobil

Akibat Pulang Kampung Tidak Bawa Mobil

tanya Pakde Jangin menoleh ke belakang, begitu juga Juragan Sarno. "Ya memang ini obatnya. Aku kelaparan!" ucap Emak berenergi lagi setelah melihat berjejeran lauk di estalase. "Jadi tadi kamu pucat karena lapar?!" tanya Juragan Sarno sambil menuding Emak. "Iya Kang!" "Alhamdulillah. Obatnya gampang!" sahutnya sambil tersenyum di kulum. Emak langsung turun terlebih dahulu masuk ke Warung Padang. Di belakangnya Juragan Sarni dan Pakde Jangin, mereka saling pandang dan tersenyum bersama.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as warung emperan
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Om-Om

Terpaksa Menikahi Om-Om

Amschel menunjukkan buku menunya pada Karin. "Aku gak bawel ya. Ya makan rawon aja. Kok baru tau ya?" "Katanya sih pemilik warungnya dari Indonesia." "Serius?" Karin tak percaya, dari namanya saja unik 'warung?'. Amachel mengangguk. "Bentar ya, aku mau kesana dulu." Terlihat pemilik warung yang memakai kebaya dan berkonde itu masih menggoreng. "Saya ingin memesan dua rawon. Dan minumannya teh hangat saja."
8.9K viewsOngoingAdded to Library 357 Times as warung emperan
Read
+Library
Om, Nikah, Yuk!

Om, Nikah, Yuk!

Kagak caya! Zulfi Hamizhan : Kukuh ngajinya di warung nasi Padang. Yanuar Kaisar : Warung burcangjo. Yoga Pratama : Warung sate. Andri Kaushal : Warung ayam bakar. Haryono Abhisatya : Warung remang-remang. Tadashi Yasuo : Tak kusangka, Kukuh ternyata begitu. Benigno Griffin Janitra : Aku, sih, nggak heran. Mantan anak buah W, nggak ada yang genah. Sarap semua.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as warung emperan
Read
+Library
Istri Dalam Sangkar Emas

Istri Dalam Sangkar Emas

ujar Mbak Yuni membuat kami tertawa, tersadar akan umur yang sudah kepala tiga. Saat kami sedang asik bercanda, Mama baru kembali bersama dengan Mas Fajar. Tadi Mas Fajar ingin melihat empang yang dulu pernah dibuatnya, sehingga Mama mengantarnya ke belakang rumah bersama dengan Pak Abdul. Dia adalah sepupu Mama yang katanya merawat empang itu dan memelihara ikan lele. Mas Fajar kemudian mengambil tempat duduk di dekatku, sedangkan Mama masuk ke dalam. Membiarkan kami mengobrol bersama.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as warung emperan
Read
+Library
Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Bukan cuma hangat, tapi tempat yang bisa membuat mereka aman. Hidungnya menangkap aroma samar. Aroma kaldu ayam dan bawang goreng yang menguar dari sebuah gang kecil. Seperti panggilan sirene bagi perutnya yang kosong, ia mengikuti wangi itu. Di sanalah ia menemukannya: sebuah warung makan sederhana dengan spanduk pudar bertuliskan “Warung Makan Bu Sumi”. Pintunya terbuka. Di dalam, seorang perempuan paruh baya bertubuh gempal sedang sibuk mengelap meja.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as warung emperan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status