Hayu
ucap Bu Ayu angkuh.
“Pemikiran kamu terlalu dangkal, Jeng. Aku tidak peduli dengan apa kata dunia apalagi kata orang, aku hanya peduli pada kebahagiaan anakku, untuk apa aku peduli dengan omongan orang yang tidak ada manfaatnya buat keluargaku. Asal kamu tahu, aku senang kamu menolaknya menjadi menantu kamu, karena sudah sejak dulu aku begitu menyukainya, aku ingin menjadikannya istri Candra. Sebaiknya simpan kata-katamu itu kalau kamu keluarkan hanya untuk menghina dan merendahkan calon menantuku!”
Bab Populer