Bidak Catur Sang Adik
“Jeff, kamu tahu malu nggak, sih? Kamu nggak takut kalau semua perbuatan menjijikkanmu tadi malam akan kulaporkan ke kakakmu?”
“Asal kamu tahu, aku nggak akan pernah mengkhianati Jason. Jadi, lebih baik buang jauh-jauh niatmu itu!”
Menghadapi sikapku yang histeris, Jeff tidak marah sama sekali. Sebaliknya, senyuman di sudut bibirnya malah semakin jelas.
Dia menundukkan kepalanya perlahan, mengunci pandanganku dengan tatapan matanya yang tajam, lalu berkata dengan nada dingin sekaligus mengejek.