Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Peringatan: 'The Devourer of Eras' telah terbangun sepenuhnya akibat pengaktifan Pilar Ketiga. Langit yang baru saja cerah tiba-tiba bergetar. Dari lubang dimensi yang lebih tinggi, sebuah entitas yang ukurannya melampaui Aetheria mulai muncul. Ia tampak seperti nebula hitam yang memiliki ribuan mulut dan mata. Inilah Void Prime, sang pelahap era. Liam dan Elena masuk ke ruang puncak menara dengan terengah-engah, luka-luka menghiasi zirah mereka.
474 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
The Devil's Contract

The Devil's Contract

Di dalam dirinya, dua suara bergema: “Bangkitlah, pewaris tanpa warisan.” “Hancurkan perjanjian lama. Biarkan dunia memilih takdir baru.” Sierra berteriak. “Jangan dengarkan mereka!” Tapi terlambat. Tubuh Nerine melayang, rambut peraknya menari seperti nyala api. Di sekelilingnya, simbol-simbol kuno muncul di udara: perpaduan antara mantra neraka dan nyanyian surga. Tubuh kecil itu menjadi pusat badai dimensi. Celah mulai terbuka. Dari dalamnya, terlihat… Neraka, Surga, dan satu tempat asing—Void, dunia yang tidak memiliki hukum.
729 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Black Shadow

Black Shadow

"Ikut aku!" *Kembali* Setelah menerima amplop berisi bayaran yang cukup banyak untuknya, Alea dengan langkah cepat berjalan keluar dari markas mister B hendak menuju tempat lain. Dia mengenakan kembali kacamata hitamnya saat dirinya telah di luar markas dan mentari menyoroti langsung ke wajahnya. "Victoria," panggil seseorang di kejauhan sana. Victoria atau dengan nama kecil Alea, saat itu hendak memasuki mobilnya yang terparkir di halaman. Dia pun lantas menoleh pada lelaki yang memanggilnya tadi.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Tangan hitam itu juga mulai mencekik leher dari masing-masing serigala membuat para serigala itu kehabisan nafas sampai akhirnya mati. "Baiklah saatnya aku menyerap energi kalian, rasakan sihir hitamku ini!'' seru Allein. ''Black hole!" Seketika itu lubang hitam kini muncul di bawah para serigala. Tangan hitam yang sedang mencengkram tadi kini menarik ketiga serigala itu masuk kedalam lubang hitam. Craaattt craatt! Darah merah segar pun menyembur seperti air mancur dari lubang hitam tepat setelah ketiga serigala itu ditarik masuk.
7.89.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

“Lo dimana?” adalah pertanyaan Sada saat pertama kali aku menangkat telfon. “Di kos.” “Gue kesana sekarang.” “Mau ngapain?” Tut. Aish! Kenapa sih dia suka sekali mematikan panggilan secara sepihak? Membuat jengkel saja.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
DONT CALL ME DADDY!!!

DONT CALL ME DADDY!!!

Layar itu sangat mirip dengan kebanyakan film sci-fi luar negeri, dengan kontrol yang rumit dan data yang berjajar rapi di layar. Dengan lincah, wanita itu menggeserkan file demi file. Di antara jutaan file dalam database, terdapat sebuah folder dengan tulisan besar: "R.U.N Project." Wanita itu tersenyum kecil ketika dia memilih sebuah foto dan melihat seorang lelaki Jepang yang bernama Tomoya Uehara dan seorang perempuan bernama Rima Uehara, serta foto seorang perempuan aneh dengan telinga dan ekor kucing. Wanita itu meninggalkan meja kerjanya, langit-langit ruangan dipenuhi dengan cahaya kebiruan yang menenangkan. Dia memandang langit keperakan di luar dan berkata pelan, "Jika waktunya tib
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

“Cepat sekali…” Angel tidak memberi ruang berpikir. Ia menancapkan Voidfang ke tanah, bilahnya bergetar seperti memanggil sesuatu yang jauh lebih tua dari dunia ini. Bibirnya bergerak dalam mantra yang hanya setengah terdengar. “Mournblade Requiem.”
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 644 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Destiny's Dance

Destiny's Dance

Dion membelalak mendengar panggilan tuan untuk Ameer. Bagi mereka, orang-orang Utara, panggilan tuan hanya untuk orang-orang yang sudah berumur. Seperti Barron dan Luis, dipanggil dengan tuan. Dion membekap mulutnya agar tidak keceplosan tertawa. "Dia memanggilmu tuan. Hmphhfftt." "Hish, diamlah," desis Ameer.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
WANITA PENAKLUK SAMUDRA

WANITA PENAKLUK SAMUDRA

Dia tidak bisa membiarkan masa lalu meremukkannya sekarang. "Ratu Janda," Zara berseru, suaranya dipenuhi ketegangan. "Aku mendeteksi konsentrasi energi Void-Fire yang tinggi di depan. Samar, tidak stabil, seperti residu dari ledakan besar. Bercampur dengan pulsa Hydro-Resonance yang kita cari." Void-Fire. Pengingat pahit tentang bagaimana semua ini dimulai. Lyra membuka matanya, menatap ke arah gelap di depan. Aku harus menghadapi ini.
10513 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Saat Darrius meletakkan tangannya di tombol Self-Destruct. WUUUNG! Suara siulan tajam membelah udara. Sebuah cahaya perak melesat dari langit, memotong tentakel yang sedang menyedot energi Imperius. SPLASH! Darah hitam muncrat. Tentakel itu putus rapi. Void Mother meraung kesakitan, melepaskan cengkeramannya. Imperius jatuh kembali ke air dengan dentuman keras.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status