Tetanggaku Rajin (Minta)
“Sakti kamu, Rin! Beneran loh, lampu di rumahku langsung idup begitu aku pulang!”
“Nah, bener, kan? Kamu utang telor dua papan sama aku, ya, Mbak!”
“Ho’oh. Besok ye! Bener-bener sakti kamu, gak salah pilih temen deh aku!” ujarnya dengan senang.
“Makanya, gak rugi kalau kamu temenan sama aku, Mbak. Telor dua papan doang, bagimu mah itu kecil! Ya nggak?”