Cinta Yang Lain
sebuah kumis hitam pekat, tebal, dan melengkung sempurna di bawah hidungnya.
“Ketemu!” seru Abhi girang, ia langsung berlari kembali ke mobil. “Ayla! Cepat turun! Aku sudah temukan ‘superhero’ kamu!”
Ayla turun dengan hati-hati, dibantu oleh Abhi yang sangat protektif. Begitu melihat sosok Cak Kumis, wajah Ayla langsung sumringah.
“Nah! Ini dia, Mas! Kumisnya... persis yang aku bayangkan!” bisik Ayla semangat.