Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
Short Story · Realistis
4.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Saat menghadapi turbulensi di ketinggian 10.000 meter, pilot Devan Mahendra membuat pengakuan yang menegangkan kepada kopilotnya, Bianca Putri. Keduanya saling mencurahkan isi hati, tanpa menyadari bahwa istri Devan, Evelyn Adiwangsa, juga berada di pesawat itu. Suara Devan yang penuh kasih sayang menikam telinganya seperti pisau. "Bianca, aku akan menikahimu." Pada saat yang sama, Kenzo Mahendra, putranya sendiri yang duduk di depannya, berkata dengan nada jijik. "Dia nggak pantas jadi ibuku." "Aku mau Tante Bianca jadi ibuku." Dengan hati hancur lebur, Evelyn menelepon asistennya setelah pesawat akhirnya mendarat dengan selamat. "Aku bersedia jadi subjek uji coba obat mati suri itu. Aku ingin pergi dari suami dan anakku." Evelyn memilih untuk meninggal pada hari jadi pernikahan mereka. Setelah menyiapkan segalanya, dia meminum obat mati suri itu dengan tenang. Saat dia terbangun lagi, hidup baru akan menyambutnya. Setelah mendengar kabar kematian istrinya, Devan meraung dalam keputusasaan hingga menggila.
Short Story · Romansa
6.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta Terdalam yang Menghancurkan

Cinta Terdalam yang Menghancurkan

Aku menyuntikkan obat pemicu ovulasi seratus kali untuknya dan akhirnya mengandung anaknya. Selama lima tahun, seluruh harapanku hanya tertumpah pada suntikan itu, hanya demi melahirkan seorang anak untuk Yosef. Yosef adalah pemimpin mafia, seorang pria yang tenang dan terkendali, juga sangat perhatian. Aku ingin melahirkan seorang anak untuk pria seperti itu. Semua orang iri pada cinta kami. Namun, ketika aku menyerahkan hasil pemeriksaan, perawat tiba-tiba mendongak. Suaranya ragu-ragu saat bertanya, "Maaf ... apa hubunganmu dengan Pak Yosef? Dalam sistem sudah ada catatan pemeriksaan kehamilan istrinya." Aku tertegun. Nama yang tampil di layar adalah Zoey. Itu adalah istri dari kakak Yosef yang sudah meninggal. Pada kolom pasangan, tertulis nama Yosef. Saat itu, bahkan bernapas pun terasa seperti sebuah celaan. Aku tidak menangis, juga tidak bertanya. Aku hanya pelan-pelan melepaskan cincin pernikahan dan memasukkannya ke tas. Aku menekan nomor yang kusimpan di dasar laci. Suara yang keluar sangat tenang sampai membuatku sendiri terkejut. "Aku setuju. Jemput aku tiga hari lagi." Kepergianku bukan untuk membalas dendam, tetapi karena akhirnya aku mengerti bahwa rasa sakit baru bisa berhenti saat benar-benar melepaskan. Tiga hari kemudian, Yosef pulang ke kamar tidur yang kosong. Di meja samping ranjang, tergeletak cincin itu, sementara di sebelahnya adalah surat perjanjian cerai yang sudah berlaku serta pemberitahuan kehamilanku. Malam itu, dia duduk di lantai, berulang kali mengusap cincin pernikahan itu. Penyesalan datang seperti gelombang pasang, menenggelamkan semua hal yang dulu dia kira tak akan pernah runtuh. Barulah dia menyadari bahwa cinta yang terdalam pun bisa menghancurkan seseorang.
Short Story · Mafia
3.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Semoga Bahagia, Tanpa Diriku Selamanya

Semoga Bahagia, Tanpa Diriku Selamanya

Tepat di malam menjelang pernikahan. Rangga Respati tiba-tiba memintaku menunggu selama sebulan. Alasannya? Dia ingin menemani cinta sejatinya yang menderita penyakit mematikan untuk mewujudkan keinginan terakhirnya yaitu berkeliling dunia. Di saat yang bersamaan, ibuku mendadak didiagnosis menderita gagal jantung. Satu-satunya keinginan Ibu yang tersisa adalah melihatku mengenakan gaun pengantin hasil jahitan tangannya sendiri dan melepas kepergianku menuju pelaminan. Aku memohon dengan sangat kepada Rangga. Aku memintanya untuk setidaknya menyelesaikan upacara pernikahan kami dulu sebelum dia pergi. Dia setuju. Namun, di tengah-tengah prosesi pernikahan, dia justru kabur bersama Arum Maharani. Foto mereka berdua yang sedang berciuman mesra di bandara seketika meledak dan menjadi trending topik. Saat melihat foto itu, Ibu langsung mengembuskan napas terakhirnya karena syok. Sementara itu, mereka berdua sudah bersiap terbang menuju romansa di Kota Prames. Arum mengunggah sebuah postingan di media sosialnya: [Melakukan hal paling nekat bersama orang yang paling dicintai.] [Doakan kami, ya.] Dengan perasaan mati rasa, aku mendekap abu jenazah Ibu. Jariku gemetar saat mengetikkan sebuah komentar di sana. [Semoga kalian langgeng sampai maut memisahkan.]
Short Story · Romansa
3.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Kakak perempuanku memakan setengah piring mangga yang aku tinggalkan di atas meja, lalu seluruh tubuhnya alergi dan dipenuhi ruam merah. Karena marah, kakak laki-lakiku membuka mulutku dengan paksa dan terus menuangkan jus mangga ke dalam mulutku. "Bukannya kamu suka makan mangga? Hari ini kubuat kamu makan sampai puas!" Makanan itu tersedak masuk ke paru-paruku dan membuatku sulit untuk bernapas, lalu tenggorokanku bengkak dan terasa sakit. Aku memohon pada kakakku itu untuk menyelamatkanku, tetapi dia malah mengunciku di ruang bawah tanah. "Karena Sanny menderita, kamu juga jangan berharap bisa hidup nyaman. Renungkan baik-baik kesalahanmu di sini. Sejak kecil nggak ada yang mengajarimu, pantas saja kamu jadi sekejam ini." Dua hari kemudian, Mama baru teringat padaku. "Aslan, sudah cukup, lepaskan saja Herlina keluar. Kalau terlalu lama, nanti malah nggak baik. Dia jadi dendam sama Sanny." Papa yang berada di samping berkata dengan nada cuek, "Memangnya kenapa? Tinggal belikan saja dia sesuatu sebagai kompensasi. Beres, 'kan?" Aku bersandar di tubuh ayahku dan mengikuti mereka menuju ruang bawah tanah. Aku ingin melihat bagaimana mereka akan memberiku kompensasi.
Short Story · Realistis
2.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima tahun menikah, tiap kali aku tidak sengaja menyentuh kulit suamiku, dia pasti menghukumku berlutut di dalam air disinfektan sambil menghapal Aturan Keluarga. Sampai suatu hari, aku melihat bekas merah mencurigakan di tulang selangkangnya, bekas cupang. Tanpa sadar, aku mengulurkan tangan buat menyentuhnya. Meski dia marah besar sampai membanting pintu, anehnya kali ini dia tidak menyuruhku menjalani hukuman berlutut. Aku yang terlalu lugu mengira dia perlahan-lahan mulai bisa menerima sentuhanku. Tapi besoknya, malam pertamaku justru dipajang di acara lelang kaum elite ibu kota dan akan resmi dijual dua hari lagi. Teman-teman Kenzo dengan tatapan mesum, mulai menghitung berapa harga yang mau mereka tawarkan, sementara dia tetap tidak acuh dan terus menyemprotkan disinfektan berkali-kali. "Bagian yang udah dicium Gisel pun berani dia sentuh, dia pikir dia itu siapa? Melihatnya aja aku udah jijik."
Short Story · Romansa
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Kehidupan Baru Membawaku Menjadi Istri Ketua

Kehidupan Baru Membawaku Menjadi Istri Ketua

Hari pertama setelah terlahir kembali, aku langsung menyelinap ke kamar sang ketua mafia, Kevin, lalu melepaskan pakaianku. Karena di kehidupan sebelumnya, aku dan putranya, Nico, adalah pasangan pernikahan politik tanpa cinta yang sangat terkenal di kalangan mafia Grimora. Nico menganggap akulah penyebab hancurnya hubungan dengan cinta pertamanya. Ia yakin bahwa saat dirinya terkena obat perangsang, akulah yang sengaja masuk ke kamarnya. Karena itu, selama delapan tahun pernikahan, setiap malam ia pergi mabuk-mabukan dan tak pernah pulang. Bahkan ketika aku mengalami persalinan sulit dan nyawaku hampir melayang, ia tak menunjukkan kepedulian sedikit pun. Hingga suatu hari badai besar melanda. Grimora diterjang gelombang badai, dan tanggul pelabuhan jebol. Hanya tersisa satu kursi di kapal evakuasi. Semua orang mengira ia akan menyelamatkan dirinya sendiri. Namun Nico justru mendorongku ke atas kapal. “Pergilah!!” “Nadine, kuserahkan kesempatan hidup ini padamu … di kehidupan selanjutnya, aku tak ingin kamu menyelamatkanku lagi. Aku hanya ingin bersama Marry.” Detik berikutnya, tubuhnya terseret ke dalam laut yang gelap. Sementara aku yang berhasil selamat, akhirnya dibunuh oleh keluarga musuh. Ia tak pernah tahu .... malam itu, yang terkena bius bukan hanya dirinya. Ayahnya, Kevin sang ketua mafia juga dibius. Saat aku melangkah masuk ke kamar, efek obatnya sudah mulai bekerja. Sang ketua mafia menekan hasrat yang menyiksa tubuhnya dengan susah payah. Kali ini, aku mendekat dan berbisik pelan, “Ketua, aku datang untuk membantumu menetralkan racunnya.”
Short Story · Mafia
3.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Salah Paham yang Terlambat Untuk Diluruskan

Salah Paham yang Terlambat Untuk Diluruskan

Pada hari ulang tahunku yang ke-12, saat Ayah dan Ibu sedang membawaku ke taman hiburan, terjadi kecelakaan mobil akibat rem blong. Kakakku, yang merupakan pemimpin mafia, menimpakan seluruh kesalahan atas kematian orang tua kami kepadaku. Dia benar-benar membenciku, tetapi memanjakan adikku yang dua tahun lebih muda dariku, Elvara, seolah dia adalah harta paling berharga. Bahkan setelah aku meninggal, jantungku pun diambil dan dipindahkannya ke tubuh Elvara. Aku tidak akan pernah melupakan saat penyakitku kambuh dan aku pergi mencarinya untuk meminta pertolongan. Tatapan mata Kakak saat itu dipenuhi rasa muak dan kebencian. "Kirana, apa ada yang benar-benar jujur dari semua perkataanmu? Memangnya seru ya pura-pura sakit terus setiap hari? Aku sudah muak sama kebohonganmu!" Namun sesaat kemudian, dia berbalik dan berbicara dengan lembut kepada Elvara, "Jangan takut, donor jantung akan segera ditemukan. Kakak nggak akan membiarkanmu mati!" Belakangan, ketika Kakak melihat tubuhku yang telah hancur tak berbentuk, dia pun benar-benar runtuh.
Short Story · Mafia
11.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Kenangan Cinta Pertama yang Membelenggu

Kenangan Cinta Pertama yang Membelenggu

Pada hari ulang tahun pernikahan kami yang kelima, aku menemukan sebuah ponsel lama di dalam brankas Raditya. Kata sandinya adalah tanggal lahir cinta pertamanya. Di dalamnya tersimpan semua kenangan manis masa lalu mereka. Sementara di album fotonya yang sekarang, bahkan tidak ada fotoku satu pun. "Aliyah, memangnya menarik mengintip privasi orang lain?" Aku menoleh menatap pria yang berdiri di luar pintu. Aku tidak bertengkar dan tidak membuat keributan. Aku hanya berkata dengan tenang, "Kita cerai saja." Raditya memformat ponsel itu tepat di hadapanku, ekspresinya dingin hingga tak terbaca emosi apa pun. "Sekarang sudah cukup?" tanyanya padaku. "Masih mau cerai?" Aku mengangguk dengan sungguh-sungguh. "Ya."
Short Story · Romansa
14.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Harapan Anak Menggantikan Aku

Harapan Anak Menggantikan Aku

Putraku tiba-tiba bilang dia terkena leukemia. Keinginan paling utamanya adalah melihat Tante Eva mengenakan gaun pengantin. Suamiku juga ikut menimpali. "Cuma nikah dengan Eva saja. Setelah putra kita menjalani pengobatan dengan tenang, kita baru nikah lagi." Aku pun menyetujui permintaan ini dan bercerai dengan suamiku. Tak lama kemudian, dari unggahan Instagram putraku, aku melihat putraku menghadiri pernikahan suamiku dengan teman masa kecilnya dengan penuh semangat. Judul unggahan itu tertulis : [Aku menjadi saksi dari kebahagiaan ayahku. Hari ini lagi-lagi aku tersentuh oleh perjuangan cinta sejati.] Aku tersenyum dan mematikan ponselku. Sembari memegang tangan orang di sebelahku, aku pun naik pesawat ke Navala.
Short Story · Romansa
5.0K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
3940414243
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status