Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Aku meninggal di hari aku memenangkan Penghargaan Doktor Medis Global. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak laki-laki, dan tunanganku baru saja pulang dari pesta ulang tahun ke-16 adik perempuanku. Ketika adikku mengunggah foto keluarga kami saat merayakan ulang tahunnya di media sosial, aku sedang terbaring di ruang bawah tanah yang tertutup rapat dan berlumuran darah. Aku mencoba menggunakan lidahku untuk menggeser layar ponsel dan meminta bantuan. Di antara kontak darurat, hanya tunanganku yang menjawab panggilanku. Artinya orang tua dan kakakku telah memblokir nomorku. Begitu telepon diangkat, tunanganku hanya mengucapkan satu kalimat, “Karin, pesta ulang tahun Lina yang ke-16 itu sangat penting. Jangan pakai alasan nggak masuk akal untuk cari perhatian kami dan bersikap manja lagi!” Dia menutup telepon dan memutus harapan terakhirku untuk bertahan hidup. Jantungku berhenti berdetak karena nada sibuk telepon. Ini adalah ke-100 kalinya mereka memilih adikku, ke-100 kalinya mereka mengabaikanku, mengecewakanku, dan ini juga yang terakhir. Aku terbaring di dalam genangan darahku sendiri, merasakan napasku perlahan berhenti. Mereka mengira aku kabur dari rumah lagi sebagai alasan untuk melampiaskan ketidakpuasanku. Mereka pikir bahwa selama mereka memberiku pelajaran, aku akan kembali dengan patuh seperti 99 kali sebelumnya. Sayangnya, itu tidak akan terjadi kali ini. Karena aku tidak pernah meninggalkan rumah, aku terus terbaring di ruang bawah tanah rumahku.
Short Story · Realistis
11.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Suamiku, seorang komandan resimen, akhirnya setuju aku ikut ke kesatuan, dengan satu syarat… Anak kami tak boleh memanggilnya ayah. Delapan tahun kami menjalani pernikahan rahasia. Delapan tahun pula aku tinggal di desa, merawat kedua orang tuanya. Setelah kedua mertuaku meninggal dunia, aku dan anakku memohon padanya agar kami bisa ikut bersamanya ke kesatuan. Dia setuju… Tapi dengan satu syarat! “Setibanya di kesatuan nanti, status kalian hanyalah kerabatku dari kampung,” ucapnya dingin. Saat itulah aku mengerti… Ternyata, di kesatuan sana, dia sudah memiliki keluarga lain. Akhirnya, aku membawa anakku pergi tanpa menoleh sedikit pun. Dan pria yang dikenal dingin itu… Justru tampak panik.
Short Story · Romansa
3.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Teman Adikku yang Maskulin

Teman Adikku yang Maskulin

"Punyamu terlalu besar, nanti bisa koyak ...." Telanjang dan kepanasan, aku berbaring di tempat tidur dan membiarkan teman adikku menekan kedua kakiku. Wajahnya dipenuhi nafsu .... Dia bilang mau memijatku, tetapi posisi pijat seperti apa ini? Ini sangat memalukan, tetapi sangat merangsang! Setelah orang tuaku meninggal, demi merawat adikku, aku tidak pernah punya pacar atau kehidupan seks. Di malam hari, hanya mainan dingin yang menemaniku. Namun, jauh di lubuk hati, aku selalu mendambakan kehidupan seks yang penuh gairah dan keringat. Aku menginginkan seorang pria menjelajahi tubuhku yang lembut dan penuh, lalu merusaknya sepenuhnya. Saat merasa haus akan sentuhan, aku diam-diam menonton film porno setiap malam, lalu berfantasi tentang didominasi secara liar oleh pria berotot. Aku bahkan sengaja berganti pakaian menjadi tank top agak transparan dan rok super pendek, lalu berjalan-jalan di taman yang sepi. Aku berharap seseorang diam-diam mengikutiku, lalu menindihku dengan kuat dan ....
Short Story · Gairah
630 viewsCompleted
Read
Add to library
Pelajaran Untuk Suami dan Teman Lamaku

Pelajaran Untuk Suami dan Teman Lamaku

Kadita
Sebuah hubungan jarak jauh itu memang harus didasari oleh saling percaya. Sungguh aku tak menyangka jika kamu telah menodai kepercayaan yang kuberikan Mas, maka sekarang aku pun bisa membuat kamu menyesal.
Rumah Tangga
1.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Teman Ayahku Yang Panas Menginginkanku!

Teman Ayahku Yang Panas Menginginkanku!

Kematian ayahnya yang merupakan keluarga satu-satunya membuat Ruby tinggal bersama teman Ayahnya, Andra dan Ibunya bertiga. Semakin dewasa dan seiring bertambahnya waktu membuat Ruby nyaman tinggal bersama mereka dan akhirnya menunjukan jati diri. Dia tidak segan memakai tanktop dan hot pants yang membuat Andra meneguk ludah dan mulai menunjukan ketertarikan dengan menganggap Ruby sebagai wanita, bukan semata-mata hanya sebagai mahasiswi yang dia dia ajari dan bimbing.
Romansa
101.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Mendadak Jadi Ibu Untuk Teman Kecilku

Mendadak Jadi Ibu Untuk Teman Kecilku

Untuk menghindari perjodohan, Anna pun meminta Harry, duda kaya raya beranak satu untuk menikahinya! Untungnya, putri dari Harry sangat menyukai Anna, hingga pria itu pun terpaksa menerima rencananya. Namun, siapa sangka, orang-orang yang terobsesi dengan Anna dan Harry mulai datang kembali tak lama setelahnya. Lantas, bagaimana kisah keduanya? Terlebih, Harry juga memiliki rahasia besar mengenai putrinya ... yang mungkin akan menjadi masalah besar di keluarga Anna.
Romansa
108.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta Yang Diduakan Dengan Teman

Cinta Yang Diduakan Dengan Teman

Hati yang tersakiti
Pertemanan yang sudah mereka jalin semenjak mereka masih remaja, namun itu semua kandas karena mereka telah mencintai wanita yang sama.
Historical
103.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Aku setuju untuk menemani teman masa kecilku, yang mengaku menjadi korban perundungan, untuk pindah sekolah bersama. Namun, tepat sehari sebelum berkas kepindahan disahkan, dia menarik kembali ucapannya. Sahabatnya mencemooh. "Hebat juga kamu. Berpura-pura dirundung sekian lama hanya demi menyingkirkan Deandra." "Tapi dia itu teman masa kecilmu, apa kamu benar-benar tega membiarkannya pergi sendirian ke sekolah asing?" Samanta menjawab dengan nada datar, "Ini cuma sekolah lain di kota yang sama, memangnya sejauh apa sih?" "Lagi pula, aku sudah bosan ditempel terus olehnya setiap hari. Begini lebih baik." Hari itu, aku berdiri di depan pintu untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk berbalik dan pergi. Hanya saja, pada formulir permohonan pindah sekolah itu, aku mengubah tujuannya. Dari SMA 3 Kota Hakan menjadi sekolah menengah atas di luar negeri, sesuai keinginan orang tuaku. Semua orang lupa bahwa antara aku dan dia, sedari awal memang ibarat awan dan tanah, terpaut jarak yang tak tergapai.
Read
Add to library
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan pertanyaan aneh-aneh seperti, "Adia jangan keseringan di atas, sesekali aja. Kasihan sperma Hanif muntah lagi ke bawah kalau posisinya kayak gitu terus. Emang sih, di atas enak. Tapi itu nantinya Hanif jadi malas gerak. Hanif juga harus aktif, Di." Adia menanggapi dengan memijit pelipis, pusing. Suatu hari kabar baik itu datang. Adia hamil. Hanif hanya tersenyum datar saat Adia menyodorkan tespek bergaris dua. Hanif menjadi lebih pendiam sejak saat itu, padahal semua keluarga begembira menyambut hadirnya si kecil. Pada suatu malam Adia mendengar sebuah tangisan pilu, ia memeriksa ruang demi ruang. Hanif, suaminya, sedang tersedu-sedu di atas sajadah. Bahunya bergetar. Tangisannya terdengar sedih sekali. Entah apa yang lelaki itu ceritakan pada Tuhan. Setelah tangis Hanif reda, Adia berinisiatif membawakan teh, mengelus bahunya dan mempertanyakan kenapa. Kejujuran Hanif membuat tercengang. Ternyata lelaki itu punya trauma mendalam di masa kecil, itu sebabnya ia tidak berkeinginan mempunyai anak. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan menitipkan ruh di rahim Adia. Adia shock. Ia menangis sejadi-jadinya. Adia bingung, apa yang harus dilakukan pada bayinya nanti? Adia tidak ingin anak ini lahir seperti tidak diinginkan. Hanif meminta Adia membantunya melupakan trauma itu. Pelan-pelan, perlahan. Hanif tidak merasakan sakit lagi saat mengingat ayah yang menyiksa ibu dan adiknya.
Romansa
103.0K viewsOngoing
Read
Add to library
Cinta yang Tepat Untuk Orang yang Pantas

Cinta yang Tepat Untuk Orang yang Pantas

Menjelang malam pernikahan, pacarku mengirim pesan kepada cinta lamanya. [ Orang yang selalu ingin kunikahi, tetap hanya kamu. ] Hari pernikahan semakin dekat. Aku melihatnya sibuk ke sana kemari, menyiapkan segalanya sesuai dengan selera cinta lamanya. Aku membiarkannya begitu saja. Sebab, aku tidak lagi menginginkan pernikahan ini ... ataupun dirinya.
Short Story · Romansa
11.6K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
123456
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status