Benarkah?
Tanya sopir Ta-xi online saat Zahrin baru saja sampai di hadapannya dengan nafas tersengal-sengal Zahrin menatap wajah sang sopir dengan pandangan aneh, Zahrin terdiam, tiba-tiba pikirannya melayang pada sosok ayahnya di rumah.
Zahrin terdiam cukup lama, tak menjawab pertanyaan sopir Ta-xi. Ada apa dengan Zahrin yang akhir-akhir ini selalu saja berpikir aneh-aneh. Atau mungkin karna kebanyakan halu?.
Zahrin tersadar dari lamunannya saat sopir Ta-xi mengulangi lagi pertanyaan yang sama untuk kedua kalinya.
“Iya pak, saya Zahrin. Bapak bisa kan antar saya ke alamat ini.” Zahrin menunjukkan alamat yang ditulis di aplikasi catatan handphone miliknya.
Hot Chapters