Pernah ngeh nggak sih, setiap baca tulisan online suka nemuin 'dimana' ditulis serentetan? Aku dulu juga bingung, tapi ternyata aturannya cukup simple. 'Di mana' itu harus dipisah karena 'di' di sini berfungsi sebagai kata depan, kayak 'di rumah' atau 'di sekolah'. Jadi kalo mau nanya tempat, selalu tulis terpisah: 'Di mana kamu tinggal?' atau 'Di mana acaranya?'. Sementara 'dimana' yang disambung itu bentuk tidak baku dan sering muncul di percakapan informal atau typo. Tapi hati-hati, ada juga kata 'dimana' dalam bahasa daerah lho! Misalnya di Bahasa Jawa, 'dimana' artinya 'sama sekali'. Jadi seru juga ya nyelami detail bahasa kayak gini, bikin lebih apresiatif sama kekayaan Bahasa Indonesia.
Ngomong-ngomong, aku suka ngecek ulang tulisan di media sosial pake pedoman ini. Kadang-kadang temenku yang suka nulis caption panjang masih suka kecele. Pas kutegur, malah pada bilang, 'Ah ribet amat sih!' Tapi menurutku, kecil-kecil gini justru bikin tulisan kita lebih elegan. Apalagi kalo buat konten profesional atau tugas kuliah. Coba deh mulai biasain, lama-lama bakal otomatis keinget!