Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Candu Tuan Benji

Sentuhan Candu Tuan Benji

Lily berucap sambil kali ini menepuk lengan kekar suaminya heboh. "Masss, ini pemiliknya!" Lily menginfokan ulang pada sang suami yang sedari tadi mendengar percakapan mereka. "Hajimemashite, Benjamin Kaisar desu. Benji to yonde kudasai ...." (Perkenalkan, saya Benjamin Kaisar. Anda bisa memanggil saya Benji) Benji pun ikut mengulurkan tangan dan memperkenalkan diri pada si pemilik tempat dalam bahasa mereka. Membuat pria tua itu semakin tersenyum senang karena bertemu dengan warga lokal.
1090.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as iya benar
Read
+Library
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

Kedua bola matanya membeliak tidak percaya akan kalimay yang sama di setiap surat. "Apa Bibi percaya jika ini adalah tulisan dari simbokku?" Bibi menggeleng, meskipun dia baru mengenal Marni tetapi wanita paruh baya tersebut tidak percaya jika semua tulisan di setiap amplop cokelat itu adalah tulisan tangan asli Marni. Bagitu juga Sarita, dia yang lebih mengenal siapa simboknya makin ,erasa heran. Ada apa ini sehingga ada kejadian seperti ini di saat hidupnya mulai merasa nyaman. Sarita makin penasaran.
1033.5K viewsCompletedAdded to Library 702 Times as iya benar
Read
+Library
Mistake

Mistake

Thea benar-benar tidak sanggup. TBC.
8.712.0K viewsCompletedAdded to Library 346 Times as iya benar
Read
+Library
Bad Guy : Aku ingin menjadi baik untukmu

Bad Guy : Aku ingin menjadi baik untukmu

ucap bibi Lin Yi dengan penuh pengharapan. Oh Tuhan, rasanya bahagia sekali ketika bibi Lin Yi ingin mengangkatku sebagai anaknya, mengingat kenangan indah yang sudah kami bentuk semenjak aku dilahirkan ke dunia, aku sangat yakin bahwa ikut dan tinggal bersamanya adalah pilihan terbaik. Dan dengan begitu aku pun bisa memenuhi permintaan Deok Kwon untuk pindah sekolah, dengan begitu aku bisa melupakan kejadian sebelumnya dan memulai kehidupanku yang baru. Aku memeluk bibi Lin Yi dengan erat saking bahagianya. Bibi Lin Yi membalas pelukanku dan menepuk nepuk punggungku dengan lembut.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as iya benar
Read
+Library
Putri yang Sesungguhnya

Putri yang Sesungguhnya

Gibran bisa menyimpulkan jika hal ini erat kaitannya dengan kejadian kemarin Detik setelahnya. Binar meringis prustasi “Bagaimana ini? Akan seberapa sulitnya. Aku bertahan hidup disini tanpa id card itu.” “Aku bisa membantumu, mendapatkan id card itu.” Binar terkejut, dia mentap Gibran dengan pandangan tidak percaya. “Jangan konyol.” “Jika aku mengatakan. Deolinda adalah teman dekatku, kau akan percaya jika aku akan bisa membantumu?”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as iya benar
Read
+Library
Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta

Sinta : ngga ada masalah sih cuman gua bingung aja sama perasan gua ini Hilda : bingung kenapa ayo napa cerita jangan bikin gua penasaran Sinta : haha sabar, gua cuman bingung sama perasan gua sendiri masa kan Leo ngajak jalan itu sore ini tapi tiba-tiba dibatalin masa gua jadi galau sih kenapa ya ? Hilda : udah gua bilang lu tuh suka sama Leo ngga mau ngaku kan Sinta : gua aja bingung sama perasan gua Hil Hilda : haha gua yakin lu bener-bener suka ini mah lagian ngga apa-apa sih sin kalau lu suka sama Leo kan bagus tuh Benci Menjadi Cinta Sinta : hahaha Benci Menjadi Cinta, iya kayanya bener sih gua suka sama Leo masa denger Leo ngga jadi ngajak jalan gua malah galau begini
104.9K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as iya benar
Read
+Library
Misteri di Rumah Mertua

Misteri di Rumah Mertua

"Allahuakbar .... Alhamdulillah, akhirnya Allah menunjukkan kebenaran itu." Bang Ben kembali berseru, membuatku sangatlah penasaran dengan isi dari surat tersebut. Dari raut serta ucapan yang terlontar dari bibir Bang Aldi dan Kak Anna, sepertinya memang hasil tes DNA tersebut memanglah seperti yang kami harapkan. Aku pun mengambil kertas dari tangan Bang Ben sesaat sebelum suami istri itu saling berpelukan.
1032.0K viewsOngoingAdded to Library 735 Times as iya benar
Read
+Library
AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

“Kak Bima benar, terkadang yang kita anggap baik itu bisa di anggap jahat bagi sebagian orang, dan juga sebaliknya.” Bima menganggukkan kepalanya. “Sama juga seperti benar dan salah. Terkadang yang kita anggap benar, dianggap salah oleh orang, begitu juga sebaliknya.” Senja tertawa kecil. “Kenapa dari bahas motor jadi bahas baik dan jahat, benar dan salah?” tanya Senja. Bima tersenyum lebar melihat tawa Senja. “Kamu duluan yang mulai,” jawab Bima.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as iya benar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status