Sentuhan Nakal Adik Iparku
Ia mendekatkan wajahnya, hingga dapat merasakan hembusan hangat menyentuh pipinya.
“Andrean Sunggana, apa kamu mau punggung kamu terkena infeksi, lalu bernanah dan cacing-cacing datang buat nggrogoti punggungmu?” sahut Renxia sembari mengangkat cotton buds ke depan wajah Andre, “jangan punya pikiran berlebihan.”
Andre langsung tersipu. Ia segera membuka kaosnya, memperlihatkan bagian atas tubuhnya yang penuh dengan gumpalan otot yang terlatih.