Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Si gadis kutil

Si gadis kutil

tanya Oliv bingung. "Seperti yang kamu bilang tadi, makan besi dan baja." "HAH?!" pekik Oliv syok. Fix! Pak Devan bener-bener polos banget. Ampun dah! Kalau kayak gini mah dia gampang di bohongin. batin Oliv tak menyangka. "Sini," Devan menyentuh tangan kanan Oliv yang lebih banyak di tumbuhi kutil-kutil dibandingkan tangan kirinya.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Jawabannya mantap. “Memang, apa resepnya biar bisa awet kasmaran?” Tanyaku belagak tak tahu, bukannya sok akan tetapi, ingin tahu pandangan pendampingku ini. Kang Badrun meletakkan sarung yang dia lipat ke dalam tas, kemudian duduk bersila di depanku sembari mengambil cangkir kopinya yang hampir habis. Suasana tengah malam sehabis acara pengajian membuat kami setidaknya masih punya sisa waktu berbenah sebelum beristirahat besok kami akan melanjutkan perjalanan menuju daerah Kebumen.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Tubuhnya mengejang ke belakang seperti tersambar sesuatu yang tidak kasat mata, punggungnya melengkung jauh melampaui batas yang wajar untuk tubuh manusia. Dari seluruh permukaan kulitnya, asap hitam pekat mengepul ke atas, naik menggulung ke langit-langit, sebelum lenyap begitu saja dalam kegelapan seperti kabut yang terbakar.
1052.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kedutan punggung
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Terpaksa Jadi Mempelai Pengganti di Pernikahan Kakakku

Terpaksa Jadi Mempelai Pengganti di Pernikahan Kakakku

Mungkin ini memang yang ia butuhkan. Mereka beralih ke gerakan-gerakan ringan. Cat-cow untuk melemaskan tulang punggung, pose kupu-kupu untuk panggul. Aurelia mengikuti instruksi dengan hati-hati. Tubuhnya merespons dengan baik. Rasa pegal yang biasa ia rasakan setelah duduk berjam-jam tergantikan oleh sensasi peregangan yang menyenangkan. Ia mulai merasa terhubung dengan tubuhnya dengan cara yang baru.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Dapatkan Mansion di Awal

Dapatkan Mansion di Awal

Ia menekan di sana-sini, menanyakan bagian mana yang terasa sakit. Semakin diperiksa, wajah Chu Nan semakin serius. Bagian ini kemungkinan adalah masalah di tulang belakang. Jika tidak segera ditangani, bisa berisiko menyebabkan kelumpuhan. Chu Nan hanya bisa mengandalkan pijatan dan akupunktur untuk mengobatinya. Selain itu, ia mengingatkan ayahnya untuk tidak terlalu sering membungkuk. Jika ingin mengambil sesuatu, lebih baik jongkok daripada membungkuk.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Setelah Dikhianati Kaisar, Aku Menjadi Ibu Tiga Anak

Setelah Dikhianati Kaisar, Aku Menjadi Ibu Tiga Anak

ia tidak merasakan permukaan kulit yang semestinya. Punggung itu tidak rata. Ada tonjolan-tonjolan panjang yang saling bersilangan, keras, dan kasar di bawah telapak tangannya. Napas Arsen tertahan. Perlahan ia melepaskan pelukan mereka. “Tuan Muda ....” Tatapannya turun ke arah punggung Damien. Dengan suara yang jauh lebih pelan, hampir seperti bisikan, ia berkata, “... bolehkah saya melihatnya?”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Suami Pengganti

Terjebak Pesona Suami Pengganti

Memanfaatkan kelengahannya, telapak tanganku yang hangat dan dipenuhi minyak esensial telah menutupi sebagian besar punggungnya, lalu mulai memijatnya perlahan. Garis punggungnya begitu indah. Dari tengkuk yang ramping hingga pinggang yang begitu kecil seolah dapat digenggam dengan satu tangan, semuanya membentuk lekuk yang memesona. Jariku mengikuti garis tulang punggungnya, bergerak perlahan ke bawah sedikit demi sedikit. Setiap kali melewati satu bagian, tubuhnya kembali bergetar.
677 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Asistenku Membuatku Tak Karuan

Asistenku Membuatku Tak Karuan

lanjut Kalandra. Ya, Ghea sudah faham sekarang. Tapi bukan Ghea namanya kalau tidak gengsi. “Ya—ya tidak usah sampai bablas juga, kan Siapa juga yang minta lebih dari pijat. Punggung aku loh, benaran sakit,” gumam Ghea pelan, buru-buru menarik selimut tebal sampai sebatas dada untuk menutupi punggung mulusnya yang tadi terekspos bebas.
10527 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Semalam Bersamamu

Semalam Bersamamu

Napasku kembali turun, menerpa permukaan kulitnya dan sesekali memberi gigitan kecil. Lengkungan punggungnya memudahkan jari-jariku bergerak ke belakang, mencari pengait dari penutup dada hitamnya yang kontras dengan kulit Sara. Kunaikkan penghalang itu sampai temukan benda kenyal yang selalu jadi kebanggaan para wanita setiap menemuiku. Puncaknya yang menegang kubelai dengan ujung lidah. Perlahan dan memutar di kanan.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 688 kali sebagai kedutan punggung
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Senja
bagus banget ceritanya,sedih,seneng romantis,manis semua jadi satu mewek juga sih. tapi btw mau tanya ya kak disini masih sma atau kuliah sih??kalo di cerita nabas kan udah kuliah semester akhir.bentar deh kayaknya disini masih sma gak sih??bentar tak cek dlu lagi aja deh
Aldrich Candra
Ayo diskusikan! Apa aja yang kamu suka dan enggak suka dari cerita ini? Apa aja yang perlu dibenahi dalam cerita? Keluarkan uneg-unegmu. Enggak pake filter juga enggak masalah, tapi bakal kita diskusikan langsung, ya. Kasih kritik dan saran yang heboh. Di akhir, aku bakal kasih hadiah menarik.
Baca Semua Ulasan
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Mereka membawa tongkat bambu dan membakar kemenyan di atas tungku tanah liat kecil. Kepulan asap putih tebal langsung memenuhi udara pasar. Bau getah pinus yang dibakar menyengat saluran pernapasan. Seorang pria tua berjubah hitam melangkah lambat di tengah rombongan tersebut. Kalung dari taring babi hutan melingkar di lehernya yang keriput. "Itu Ki Gede. Dukun tersohor dari lereng barat," bisik Sekar merapatkan posisinya di sisi kiri Leo. "Dia tidak pernah turun gunung kecuali ada yang membayar jasanya dengan harga mahal."
1027.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 781 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status