Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dicampakkan Suami Dinikahi Dokter Tampan

Dicampakkan Suami Dinikahi Dokter Tampan

Kemudian memintanya untuk duduk. Kalea melakukan apa yang diminta dr. Derran. Merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Dr. Derran langsung memeriksa perut Kalea. Benar saja, perut Kalea kencang. “Kamu terlalu stress. Jangan terlalu stress karena akan membuat perutmu sakit.” “Iya-iya. Aku akan lebih tenang. Aku janji.”
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 869 kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
Istri Pesanan CEO

Istri Pesanan CEO

Kanya berdiri di depan cermin. Matanya memindai sekujur tubuh lalu berhenti di tengah-tengah. Tepat pada bagian perutnya. Dari balik baju ia bisa melihat bagian tersebut sudah menunjukkan tonjolan. Perutnya sudah tidak lagi serata dulu. Ingin melihat lebih jelas, Kanya menyingkap bajunya ke atas dan menahan dengan mulutnya. Kanya tersenyum sambil meraba perutnya yang mulai membuncit. Ia mengernyit ketika merasakan getaran dari dalam sana.
8.434.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
OTW Menjanda

OTW Menjanda

“Kalau papamu datang, bangunkan Mama.” “Jangan khawatir. Mana yang sakit, Ma?” “Perut. Elus perut Mama, ya?” Tangan Bagastya beralih ke perut tipis yang telah kehilangan hampir seluruh lemak. Saat jemarinya bergerak di atasnya, teraba benjolan keras di sisi kanan dan kiri bawah. Mata Bagastya langsung memerah. “Segini sudah cukup atau kurang keras?” bisiknya setelah berhasil menguasai diri.
1013.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Bukan Pengganti

Ibu Susu Bukan Pengganti

Perut Denada sudah semakin membesar, dia juga sulit berjalan dan harus berhati-hati ketika berjualan karena kalau tidak, maka akan berakibat fatal kepada janinnya. "Aduh, kenapa ini? Kok rasanya beda, ya?" batin Denada dengan memegang perutnya yang sudah membuncit itu. Dia duduk di lantai ruang tengah kontrakkan, bersandar pada dinding dengan napas yang mulai tersengal. Tangan kirinya memegang sisi perut sedangkan tangan kanan mengelus permukaan lantai yang dingin, dia berusaha menahan rasa nyeri yang baru saja datang. Hari itu cuaca panas, tapi tubuhnya terasa dingin.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Sang Miliarder

Istri Pengganti Sang Miliarder

“Perut. Elus perut Mama, ya?” Tanganku bergerak ke perutnya yang kini hampir tak berlemak. Saat aku menyentuhnya, aku merasakan benjolan keras di sisi kanan dan kiri bawahnya. Dadaku terasa sesak. “Segini sudah cukup atau kurang keras?” tanyaku, mencoba menyembunyikan emosiku. Mama mengangguk pelan, matanya terpejam lagi. “Cukup. Anya mana?”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
Nona Kesayangan Dua Pria Tampan

Nona Kesayangan Dua Pria Tampan

Kai menahan rasa yang berakumulasi pada pangkai perutnya yang segera turun kepada organ di antara kedua pahanya. Dia menengadahkan kepala ketika merasakan satu tempat pada perutnya diberi hisapan kecil yang manja. Decak, serta gigitan lembab. Celana yang dia kenakan ditarik turun dengan gigi, membuatnya turun ke bawah hingga ke mata kaki. Menyisakan dalaman yang masih terpasang rapi menutup kejantanannya.
9.35.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai kedutan perut kanan atas
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Rosalinda Armanda
Ceritanya bagus banget ka seru, tapi rada panas dingin juga hehehe... tapi gatau kenapa lebih suka interaksi Elma sama Arash, moga aja end game ya wkwkwk... tapi sama Kai juga gapapa sih soalnya hot ...
Bernanda Aditya
gue kira ini tipikal buku yang cuma gitu doang. aslinya kagak cuy, di awal emang disuguhin dengan beberapa adegan hot dan kayak main-main tapi pas baca kesananya gilaaa... character development-nya kerasa terutama arash sama kai. rekomen...
Baca Semua Ulasan
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Mungkin peregangan bisa sedikit membantu rasa pegalnya. Saat Karina berdiri, sebuah tonjolan kecil menyembul di puncak perutnya. Hanya beberapa detik. Namun cukup untuk membuat senyumnya mengembang lebar. “Kamu aktif banget malam ini?” Karina tertawa kecil sambil mengusap perutnya. “Kita tunggu Ayahmu pulang sebentar lagi ya.” bisiknya lalu berjalan perlahan ke ruang depan, hendak membuka tirai agar Dimas yang pulang bisa terlihat lebih awal.
10235.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

Tangannya ia ulurkan ke atas, membuat kaos oblong yang ia ia kenakan ikut terangkat tinggi. Ia sibuk dengan lampunya tanpa memikirkan apapun di bawah sana. Tapi beda lagi dengan Ane dan segala penemuannya. Ane yang tepat ada di hadapan Danu itu, pas sekali berada di depan perut. Ia lihat kaos oblong itu terangkat, dan terlihat bagian bawah perutnya yang berotot tanpa lemak. Bahkan lebih ke bawah lagi, terbentuk V dari bagian pinggul dan otot perut ke bawah. Pandangan Ane tak berkedip di sana, terutama bagian yang lebih di bawahnya lagi.
1015.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
DINGINNYA SUAMIKU

DINGINNYA SUAMIKU

Kaki rasanya mulai kebas dan entah kenapa, aku merasakan keram di bagian perut bawah. Aku langsung mencari tempat duduk dan membungkuk sambil menekan perut. Sementara Adam dan Kelvin terus berjalan tanpa menyadari keadaanku. Aku takut terjadi sesuatu dengan kandungan yang masih begitu muda. Namun, jika aku mengatakan kondisi ini kepada Adam, rasanya juga berat. Bisa saja dia langsung bercerita kepada Mas Arsya.
8.345.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Warnanya salah untuk perdarahan. Empedu. Kebocoran saluran empedu di tingkat yang tidak terdeteksi selama rekonstruksi—mungkin dari cabang sekunder yang ukurannya terlalu kecil untuk terlihat jelas tapi cukup besar untuk menjadi masalah ketika tekanannya meningkat. Dan tekanan portal yang naik mempercepat semua itu. "Suction." Suaranya keluar datar. "Drain tambahan di kuadran kanan atas. Cepat!"
1022.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai kedutan perut kanan atas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status