Sampai Kau Ingat Aku
Ia terus bernyanyi, dan mata mereka terkunci satu sama lain, menciptakan sebuah gelembung tak kasat mata di tengah keramaian kafe.
“Mengapa masih ada
sisa rasa di dada,
Di saat kau pergi begitu saja?
Mampukah ku bertahan
tanpa hadirmu sayang
Tuhan sampaikan rindu untuknya”
Dada Arkan bergetar hebat. Mengapa rasanya seolah lagu itu ditujukan padanya? Seperti hari itu, saat ia pertama kali menonton video nyanyian Zea, rasa yang sama kembali menghantamnya. Ia meremas garpu dan pisau di tangannya hingga buku-buku jarinya memutih.
ตอนยอดนิยม