Membaca tentang perjalanan Harvey York selalu bikin aku merinding. Karakternya yang awalnya dianggap lemah justru punya mental baja yang jarang ditemuin di cerita-cerita modern. Dia nggak cuma mengandalkan kekuatan fisik, tapi kemampuan adaptasi dan kecerdikannya dalam membaca situasi. Setiap kali dijatuhkan, Harvey selalu punya cara unik buat bangkit - entah itu dengan memanfaatkan jaringan bawah tanah yang dia bangun diam-diam, atau dengan memutar balikkan persepsi musuhnya tentang dirinya.
Yang paling kusuka dari karakter ini adalah perkembangan psikologisnya. Dia belajar dari setiap kekalahan, nggak pernah ngulang kesalahan yang sama dua kali. Kekuatan terbesarnya justru datang dari pengalaman hidup yang pahit, yang membentuknya jadi pribadi dengan ketahanan mental luar biasa. Di dunia yang serba instan kayak sekarang, ketekunan Harvey bikin kita inget bahwa kesuksesan nggak bisa diraih dalam semalam.