Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
99 Kali Lamaran Berakhir Jadi Prank

99 Kali Lamaran Berakhir Jadi Prank

Di hari jadi kelima kami, Jeksen berlutut di tengah ucapan selamat semua orang. “Reiny, maukah kamu menikah denganku?” Namun, wajahku tetap datar tak berekspresi. Sesuai dugaan …. Detik berikutnya, Jeksen melempar cincin di tangannya, membakar gaun pengantin, dan menghancurkan seluruh dekorasi lamaran. Teman masa kecil kesayangannya tertawa terbahak-bahak melihat semua ini. Ini bukan pertama kalinya. Jeksen sudah melamarku 99 kali. Semuanya hanya demi membuat sang teman masa kecil yang depresi itu tertawa. Teman-temannya bersorak sambil mengejek, “Kenapa kali ini Kak Reiny malah sok jual mahal? Cepat terima dong!” “Kami mau lihat kamu ketakutan sampai menangis lagi!” Hatiku tenang, tanpa riak. Aku pun berkata dengan suara datar, “Maaf, aku sudah bertunangan. Baru dua hari yang lalu.” Jeksen tertegun sejenak, lalu mencibir, “Selain aku, siapa lagi yang mau sama kamu?” Semua orang tertawa keras, bahkan mulai bertaruh kapan aku bisa mendapatkan pasangan untuk nikah. Tapi mereka tidak tahu …. Begitu mendengar aku dilamar, pasanganku langsung bergegas kemari untuk merebutku kembali. Sekarang dia sudah dalam perjalanan ….
Short Story · Romansa
1.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Memutuskan Pria yang Tak Pernah Hadir Untukku

Memutuskan Pria yang Tak Pernah Hadir Untukku

Selama 20 hari ibu dirawat inap karena sakit parah, pacarku yang kebetulan adalah dokter di rumah sakit itu tidak pernah menjenguknya sekali pun. Hari pertama, karena sahabat kecil perempuannya pindahan rumah, dia mengambil cuti sehari. Hari kedua, sahabat itu mulai magang di rumah sakit, dan dia harus menemaninya ke sana kemari, mengurus segala hal tanpa terkecuali. Hari ketiga, hari keempat .... Ibuku dirawat di lantai 13, sementara Gavin bekerja di lantai 17. Padahal hanya berjarak 4 lantai, naik lift 10 detik, naik tangga dua menit. Namun selama 20 hari, Gavin tak pernah sampai. Di saat ibu dipulangkan dari rumah sakit, aku mengantarnya sendirian ke stasiun kereta. Di perjalanan, akhirnya aku menerima pesan dari Gavin. [ Anjing peliharaan Serlina hari ini vaksin, aku harus antar dia dulu. ] Kali ini, aku tidak lagi diam. [ Oke, aku mengerti. Hati-hati di jalan. ] Aku tersenyum tipis, lalu menambahkan. [ Selain itu, kita putus. ]
Short Story · Romansa
3.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Lelaki Pengganti

Lelaki Pengganti

Ciyyin
Yonna Azahra terlahir dari keluarga yang miskin, ia tinggal bersama ayahnya di sebuah perkampungan. Ibunya telah lama meninggal hal itu membuatnya menjadi anak yang dewasa sebelum waktunya. Yonna memutuskan untuk merantau ke negri Jerman namun, masalah mulai terjadi saat ia pergi kesana, kehidupan yang bebas membuatnya kehilangan kendali akhirnya ia hamil diluar nikah, bahkan ayah dari anaknya tidak mau bertanggung jawab dan pergi begitu saja. Setelah kembali ke kampung ayahnya tidak mau mengakuinya sebagai anak karena malu, ditambah lagi tetangganya yang mengetahui hal itu mencibirnya habis-habisan. Tidak tahan dengan semua itu, Yonna membawa anaknya dan memutuskan untuk pergi ke kota mencari pekerjaan. Sungguh beruntung, Yonna mendapatkan majikan dua lelaki yang sangat tampan bernama Rey dan Roy, tetapi keduanya mempunyai sikap yang berbeda. Masalah terjadi ketika Yonna mencintai Roy Abang dari Rey sendiri. Tidak terhindari cinta segi tiga pun terjadi. Siapakah dari keduanya yang akan menjadi pengganti suami dan ayah untuk Yonna dan anaknya? Apakah Roy atau Rey?
Romansa
108.0K viewsOngoing
Read
Add to library
Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Aku dan suamiku, Samuel Yeris, bagaikan dua bintang di unit luka bakar, ketika terjadi kebakaran hutan di provinsi tetangga, dia yang baru saja menyelesaikan operasi beruntun dan aku tanpa ragu pergi menggantikan untuk menjadi sukarelawan. Namun, pada hari ketika aku kembali ke rumah sakit, gempa bumi terjadi, aku bergegas ke departemennya tanpa ragu, namun malah melihat adik seperguruanku meringkuk dalam pelukannya, hanya mengenakan jas lab putih. Aku berdiri di sana tertegun seperti tersambar petir, sementara dia menahan luka Clara Lindaw dan berteriak kepadaku, “Cepat kemari dan selamatkan dia! Apa kamu tidak akan menolongnya hanya karena masalah sepele seperti itu?” Tanganku gemetar tidak terkendali karena sakit hati, Clara menjerit kesakitan saat aku membalutnya. Tapi suamiku malah mengerutkan kening dan memarahiku, “Apa kamu jadi begitu tidak cekatan setelah menjalani kehidupan enak di provinsi tetangga selama enam bulan terakhir? Atau kamu sengaja melakukannya?” “Aku hanya bermain-main, untuk apa kamu berekspresi seperti ini?” Ibuku yang memiliki penyakit jantung masih sedang menungguku di rumah, aku tidak ingin berdebat. Namun, ketika aku akhirnya sampai di lantai 30, ibuku yang sangat aku rindukan sudah meninggal dunia.
Short Story · Romansa
4.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

A_W
Pada saat malam jum’at kliwon, Aulia berjalan mendekati Lemari yang berada di sebuah kamar kosong di lantai 2. Umurnya masih sekitar 9 tahun. Dengan rasa penasaran yang menggebu-gebu, akhirnya dia berniat untuk membuka lemari itu. Tiba-tiba, “Jangan! Jangan di buka lemari itu Non Aulia!” “Loh, memang nya kenapa bu Sari?” “Pokoknya jangan non! Tolong jangan! Dan cepat anda kemari sebelum semuanya terlambat non! Cepat!!!” Seorang pembantu yang bekerja dirumah nenek Aulia mencoba menahan Aulia untuk tidak membuka lemari itu. Tapi, “Brakkk!!!” Pintu lemari itu terbuka dengan sendirinya tanpa disentuh sedikitpun. Suasana menjadi mencekam. Angin malam tiba-tiba berhembus kencang, padahal kamar itu sama sekali tidak memiliki jendela. Lalu, sepasang tangan yang penuh darah menarik Aulia masuk kedalam lemari, “Non Aulia!!!” “Brakkk!!!” Aulia masuk kedalam lemari itu dan pintu dari lemari itu tertutup dengan sendirinya. Angin malam yang tadi berhembus, sekarang menghilang. Seketika, lemari itu menjadi lemari biasa. Aulia yang tadinya masuk kedalam lemari, sekarang menghilang tanpa jejak sedikitpun. Lemari itu kembali menjadi lemari yang dipenuhi dengan baju-baju yang dimiliki oleh neneknya Aulia.
Horor
1010.2K viewsOn hold
Read
Add to library
Goodbye School

Goodbye School

"Apa yang akan kamu coba, Ra?" Ayra memulai aksi nekatnya dengan perasaan gugup. Dia melepaskan kaitan baju sekolahnya satu-persatu di depan Rendra. "Ayra, kamu jangan nekat!" Lelaki itu panik sendiri dan menoleh ke sana kemari, ke penjuru kelas. Takut jika tiba-tiba ada siswa lain yang masuk. "Aku tahu ini bukan dirimu, Ra!" "Kamu suka cewek yang kayak gini 'kan, Ren?" "Iya! Aku emang suka! Tapi bukan kamu, Ra! Bukan kamu yang harus kayak gini!" Sebelum Ayra membuka kaitan bajunya yang ke-tiga, Rendra menutup bagian depan tubuh Ayra menggunakan jaket yang baru saja dia lepas. Kemudian merengkuh gadis itu dengan erat. *** Ayra merupakan gadis SMA semester akhir. Dia menjadi frustrasi saat tiba-tiba diputuskan oleh Rendra—kekasih yang sangat dia cintai. Alasannya adalah karena Rendra lebih menyukai gadis berpenampilan dewasa. Ayra berusaha sekeras mungkin menjadi apa yang Rendra inginkan meskipun sebenarnya tubuhnya menolak. Rendra sendiri juga tidak menginginkan perubahan itu terjadi pada gadis tersebut. Sementara Attar—lelaki dewasa yang satu rumah dengan Ayra karena mendadak harus bertanggung jawab dengan seluruh kehidupan Ayra pun turut mengekang perubahan gadis itu. Dia sangat menjaga Ayra hingga lebih baik Ayra dia ajak menikah saja daripada melakukan hal berbahaya di luar sana. Akankah Ayra balikan dengan Rendra? Atau justru memilih untuk menikah dengan Attar? ***
Romansa
1022.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Kekasih yang Tak Pantas Dipertahankan

Kekasih yang Tak Pantas Dipertahankan

Pacarku adalah pewaris di lingkatan elite ibu kota, kekayaannya bernilai ratusan triliun. Untuk mengujiku, dia tidak pernah membelikanku hadiah apa pun selama tujuh tahun bersama, bahkan tidak pernah mengeluarkan sepeser pun untukku. Sekadar mampir ke minimarket membeli alat kontrasepsi saja, dia tetap menghitung dan membaginya setengah-setengah denganku. Kemudian, ibuku sakit keras. Aku meminjam ke semua kerabat dan kenalan, tinggal kurang empat juta lagi agar biaya operasi bisa terpenuhi. Namun, tidak peduli bagaimana aku memohon, pacarku tetap tidak mau meminjamkan uang itu. Aku mengurus pemakaman ibuku sendirian. Saat pulang ke rumah dan membereskan barang-barang, aku tanpa sengaja menemukan daftar hadiah yang dia belikan untuk adik perempuan tetangganya. Vila pegunungan pribadi, tas-tas mewah, perhiasan bernilai ratusan juta rupiah. Di sana juga ada potongan percakapan dia dengan teman-temannya. "Kak Arka, katanya Svara sampai berlutut hanya untuk meminjam empat juta darimu, itu benar?" Arka terkekeh dingin, suaranya terdengar santai dan meremehkan, "Apa yang Dinda bilang memang benar. Demi empat juta saja dia sampai berlutut ke sana kemari, kalau bukan perempuan matre, lalu apa?" "Baru tujuh tahun bersama, tapi dia sudah nggak sabar ingin mengeruk uang dariku." Baru saat itu aku sadar, ujian tujuh tahun itu hanyalah akibat hasutan dari adik tetangganya. Tidak masalah. Karena sejak ibuku meninggal, aku sudah memutuskan untuk meninggalkan dia.
Short Story · Realistis
4.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Lepas dari Cinta yang Telah Retak

Lepas dari Cinta yang Telah Retak

Aku sudah tiga bulan tidak melihat suami mafiaku, Arga Pratama, dan putri kami, Dora. Kenapa? Karena ibunya Arga, Fiona, bilang Dora harus tinggal sementara bersamanya. Sementara Arga? Dia terlalu sibuk dengan urusan bisnis seperti biasanya. Jadi ketika Arga akhirnya menelpon dan bilang dia akan menjemputku untuk reuni keluarga di vila, aku begitu gembira. Aku pikir, mungkin, hanya mungkin, aku akhirnya bisa memeluk putriku lagi. Seharian aku berlari ke sana kemari di kota, membeli boneka favoritnya, camilan, gaun merah muda baru, apa pun yang kupikir bisa membuatnya tersenyum padaku lagi. Tapi ketika mobil itu datang, kenyataannya jauh dari bayanganku. Sebelum aku sempat bilang hai, Dora menoleh, menatapku sebentar... lalu memeluk Maya, si pembantu, lebih erat lagi. Dia menempelkan wajahnya ke leher Maya seolah aku tidak ada di situ. Seolah Maya adalah ibunya. Aku mencoba mendekatinya, tapi Dora tegas bilang dia tidak mau naik mobil bersamaku. Dan Maya dengan senyum sopan yang palsu, terus mencoba membujukku agar memberi Dora sedikit waktu lagi. Aku menoleh ke Arga, berharap dia turun tangan. Sebaliknya, dia cuma terlihat kesal, seolah tidak peduli untuk mengulurkan tangan membenahi hubunganku dengan putri kami. Jelas mereka tidak ingin aku ada di sana. Jadi, apa gunanya aku mencoba ikut naik mobil? Aku melangkah mundur dari SUV. Lalu Arga menoleh padaku dan bilang, "Tunggu di sini. Aku sebentar lagi kembali." Yang tidak akan pernah dia mengerti... aku sudah lelah menunggu dia.
Short Story · Mafia
16.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Musim dingin telah tiba lagi. Setiap musim dingin, suami dan putraku akan mengalami alergi terhadapku tanpa alasan yang jelas. Seluruh tubuh mereka akan dipenuhi ruam dan penyebab alerginya tidak diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, mereka menjaga jarak denganku dan pindah ke rumah lain. Bahkan ketika aku jatuh dan kepalaku berlumuran darah, mereka juga tidak kembali. Meskipun aku dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan mobil, aku tetap harus menghadapinya sendirian. Kami menjadi keluarga yang paling asing karena aku bisa membunuh mereka. Aku menanggung dinginnya musim dingin sendirian dan menunggu dalam kesepian. Aku tidak berhenti berharap musim semi yang hangat akan membawa kembali keluargaku yang tercinta. Namun, aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka. "Papa, kita cuma bisa ketemu Mama Nancy di musim dingin setiap tahun. Memangnya kita nggak bisa buat alergi ini berlangsung sedikit lebih lama lagi?" Mama Nancy? Teman masa kecil suamiku? Suamiku mengacak-acak rambut putra kami. "Mengonsumsi terlalu banyak obat alergi itu nggak baik. Mama Nancy juga akan khawatir. Papa akan bawa kamu kemari kalau ada waktu." Putraku pun bertepuk tangan. "Hore! Aku paling suka permen mangga di musim dingin! Dengan begitu, aku bisa bertemu Mama Nancy lagi!" Mangga adalah alergen mematikan yang selama ini berusaha kuhindarkan dari putraku! Setelah berdiri lama di tengah angin dingin, aku diam-diam pulang. Ketika musim semi kembali, aku menarik kembali semua perhatianku. "Makan saja apa pun yang kamu mau. Kalau kamu merasa aku menganiaya anak, silakan hubungi polisi. Aku nggak mau hak asuhmu."
Short Story · Romansa
1.3K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status