Membahas tentang keturunan Raden Kian Santang memang selalu menarik karena menyentuh sejarah dan budaya Sunda yang kaya. Beberapa sumber lokal di Jawa Barat, terutama di daerah seperti Garut dan Tasikmalaya, menyebutkan bahwa masih ada keluarga yang mengaku sebagai keturunannya. Mereka biasanya terlibat dalam pelestarian tradisi atau menjadi tokoh masyarakat. Namun, validasinya sering kali bersifat oral dan sulit diverifikasi secara historis.
Yang menarik, beberapa upacara adat atau ritual tertentu masih melibatkan 'keturunan' ini sebagai simbol penghubung dengan masa lalu. Misalnya, dalam tradisi 'Ngalaksa' di Garut, ada figur yang dianggap sebagai penerus garis darah Raden Kian Santang. Tapi, apakah klaim ini bisa dibuktikan secara genealogis? Mungkin tidak sepenuhnya. Justru nilai utamanya terletak pada bagaimana cerita ini terus hidup dalam masyarakat, bukan pada fakta keturunan biologis.