KINASIH
"Aryo, aku turut berduka atas perpisahanmu dengan Asih. Tapi aku juga berterima kasih, karena sekarang aku mendapatkan kembali apa yang telah lama hilang dari hidupku. Dulu aku merelakan meski nyatanya sulit untuk ikhlas dan melupakan. Kupikir, kau akan menjaga selayaknya yang telah kuperbuat. Namun ternyata, kau hanya memberikan luka trauma yang hebat dan jujur saja, aku tak bisa menerima ini semua. Kali ini aku tak akan menyerah! Tak akan!"
Bayu tersenyum simpul.
Bayu tak lekas terlelap seperti Asih, dia justru membuka laptop dan mengarahkan kursor pada sebuah file yang telah lama dia simpan rapat.
Saat itu juga, satu per satu gambar muncul di layar. Bayu tersenyum dan memperhatikan dengan
Bab Populer