Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyesalanku

Penyesalanku

Sinopsis "Uma!" seruku lantang, memanggil nama mantan istriku yang nampak tergesa-gesa itu. Uma berhenti sejenak, dan menoleh kearahku. "Maaf, ada yang bisa saya bantu?" ucapnya formal. Seolah kami tidak pernah saling kenal. "Apa kabarmu?" tanyaku basa-basi. "Oh, baik, saya baik-baik saja," jawabnya canggung. Tatap matanya datar, tak ada keramahan di sana. "Anak-anak ---" Belum sempat kuselesaikan ucapanku, Uma sudah memotongnya. "Maaf saya buru-buru, Pak. Ada pasien yang mengalami pendarahan, yang harus segera mendapat tindakan." Uma segera berlalu dan meninggalkan aku begitu saja. Uma pasti malas menjawab pertanyaan basa basiku, karena setelah bercerai, kami benar-benar putus komunikasi. Tak ada lagi nafkah untuk anak-anak, atau perhatian sebagai ayah. Bahkan sekedar bertanya kabaar pun, tak pernah kulakukan. Aku sudah menelantarkan mereka. Melihat Uma yang sekarang membuatku dilanda penyesalan. Wanita yang dulu rela meninggalkan profesinya demi sepenuhnya mengabdi kepada-ku itu, kini bertransformasi menjadi wanita karier yang sukses. Tak ada lagi wanita lemah yang hanya bisa menangis saat kubentak, yang ada wanita berwibawa yang membuat lawan bicaranya bersikap hormat. Dulu kutinggalkan dia dalam keadaan hamil tua anak kedua kami. Bahkan saat melahirkan aku tak menemaninya. Apa kabar anakku sekarang? Seperti apa rupanya? Jujur aku penasaran, sejak dia lahir aku tak pernah menengoknya. Ingin rasanya aku menjumpai dan memeluk mereka bertiga, melampiaskan rindu yang tiba-tiba hadir. Akankah mereka bisa memaafkan dan menerimaku? Penyesalan itu kian menyiksa, mana kala pernikahan ketigaku tak bahagia. Apakah ini karma, karena telah menelantarkan Uma dan anak-anakku? Sejak bercerai dengan Uma, aku tak pernah menemukan wanita sebaik dia. Andai waktu bisa diulang, aku ingin tetap bersama.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 700 Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
Panggil Aku ALUNA

Panggil Aku ALUNA

M.Y. Daechwita
Terlihat seorang pria dengan rahang yang tegas tengah duduk santai sambil membaca koran, tiba-tiba... "Plak!" satu tamparan keras berhasil mendarat di pipinya. Namun, dirinya tetap tenang dan fokus melihat ke depan sambil membenahi kemejanya. "Kau bahkan tak pantas di sebut sebagai seorang ayah!" teriak orang yang menamparnya tadi. Seketika pria itu mengerutkan dahinya "Apa yang kau maksud?" "Jangan pura-pura tidak tau!" tangannya mencekik leher pria itu. "Padahal kau sudah tau konsekuensi nya jika bertindak seperti ini padaku. Ck! Dasar gadis yang bodoh!" umpatan itu sukses membuat cengkraman di lehernya semakin kuat. "Jangan pernah panggil aku dengan sebutan itu! Aku punya nama! Panggil aku ALUNA!"
108.0K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

Di hari putraku mengikuti kompetisi piano, aku mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan menuju tempat acara. Aku tidak repot-repot menangani lukaku. Aku berjalan tertatih-tatih dan berhasil tiba tepat di acara pemberian penghargaan. Putraku memenangkan medali emas dan dengan antusias berlari ke arahku. Aku tersenyum dan menundukkan kepalaku, tetapi dia malah berbalik dan menggantungkan medali emas di leher cinta pertama suamiku. Bahkan, suami yang kucintai selama sepuluh tahun itu memasang ekspresi tidak senang. "Lihat apa yang kamu kenakan! Penampilanmu kotor banget. Seperti pengemis!" "Jangan datang ke pesta perayaan anak kita malam ini. Jangan buat dia malu!" Aku tidak menanggapinya dan pergi ke rumah sakit sendirian untuk menangani lukaku. Di tengah hujan lebat, aku berlari kembali ke vila. Namun, aku baru sadar pintu telah terkunci. Aku mengetuk pintu sepanjang malam di tengah hujan lebat. Saat fajar menyingsing, aku mengirim pesan kepada mereka. "Ayo kita bercerai. Sesuai keinginan kalian, kelak aku nggak akan mengganggu kalian lagi."
6.6K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
6.7K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
Ku Tuning Cintamu Di Amplifier

Ku Tuning Cintamu Di Amplifier

Alira yang duduk di depan panggung mulai bingung. "Hah? Gila, apalagi nih, Tio?" Tio menoleh ke Alira dan tersenyum penuh arti. "Lo pikir cuma lo doang yang bisa bikin kejutan, Lan?" Alira cuma bisa ngangkat bahu, dan Tio pun mulai nge-set musik. Kejutan pertama udah bikin semua orang terharu, tapi kejutan kedua ini bakal bikin semua orang ngakak. Lagu dangdut mulai terdengar, dengan irama yang cukup kencang. "Eh, gimana kalau kali ini kita sedikit ganti suasana? Kita, band indie, bakal nyanyi dangdut bareng-bareng!" kata Tio, dan nggak lama, lagu dangdut pun mengalun di speaker besar, Penonton yang awalnya bingung, langsung heboh dan ketawa-ketawa. Tio mulai nyanyi dengan penuh semangat, dan seisi sekolah mulai ikut terkejut. Alira yang awalnya nggak ngerti, mulai tertawa terbahak-bahak. Tio mulai menunjukkan aksi kocaknya.
549 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
Ketika Aku Memilih Dunia Gelap

Ketika Aku Memilih Dunia Gelap

Selama lima tahun, Alessandro Wijanarko adalah sosok pria sempurna. Setidaknya, itulah yang selalu kupercaya. Semua keyakinan itu runtuh pada malam pesta pertunangan kami, saat perempuan simpanannya menerobos masuk, menggandeng seorang bocah lelaki berusia sekitar lima tahun. Anak itu langsung berlari ke arah Alessandro sambil menangis tersedu. “Ayah! Ayah, akhirnya aku menemukanmu!” Ini pasti lelucon. Lelucon yang kejam dan menjijikkan! Namun, Alessandro menoleh padaku. Tak ada lagi kehangatan dalam suaranya ketika dia berbicara. “Ini putraku, Rivan. Sebuah … kesalahan yang Chyntia dan aku buat lima tahun lalu.” Dadaku menegang. “Rivan adalah pewaris Keluarga Wijanarko. Aku harus beri mereka status,” lanjutnya datar. “Artinya, aku harus bertunangan dengan Chyntia dulu.” Dia menatapku, seolah masih berhak memintaku memahami segalanya. “Tapi, Saskia, percayalah. Aku masih mencintaimu. Kita bisa menggelar pesta pertunangan enam bulan lagi. Kamu tetap akan jadi Nyonya Keluarga Wijanarko. Aku harap kamu bisa bersikap lapang dada. Ini keputusan finalku.” Aku tertawa, dingin, singkat, dan tajam, lalu menarik cincin pertunangan dari jariku dan melemparkannya begitu saja. Pandangan mataku menyapu ruangan, lalu berhenti pada seorang pria di sudut aula. Kresna Kartawijaya. Bos mafia paling berkuasa di Vantros. Dan aku satu-satunya pria yang mengetahui satu gelar lain dirinya. Yaitu pria yang sejak lama berniat menjadikanku miliknya. “Kresna,” panggilku, suaraku tenang dan jernih. “Aku sedang butuh tunangan baru. Kamu tertarik tidak?”
2.3K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Kalau kamu dan cinta sejati suamimu mengalami kecelakaan bersamaan, siapa yang akan diselamatkan suamimu? Devan memilih menggendong cinta sejatinya pergi. Bersama darah yang mengalir, bukan hanya nyawa bayi dalam kandungan yang mati, tetapi hati Scarlett juga ikut mati. Pernikahan mereka hanyalah sebuah transaksi. Semua orang tahu Scarlett merebut Devan dari wanita yang benar-benar dia cintai. Namun, dia percaya seiring berjalannya waktu, dia pasti bisa menunggu hari saat Devan menoleh dan melihat dirinya. Sampai tiba hari ketika harus mengubur anak yang sudah tiga bulan berada dalam rahimnya, Scarlett akhirnya sadar. "Kita cerai." Satu lembar perjanjian, dua hati yang tidak lagi terikat. Tiga bulan kemudian, di bawah gemerlap cahaya panggung, Scarlett berdiri menerima penghargaan. Devan terpaku menatapnya selama beberapa detik, lalu berkata dengan tenang kepada semua orang, "Ya, itu istriku." "Istri?" Scarlett tersenyum tipis, menyodorkan surat perjanjian cerai ke tangannya. "Maaf sekali, Pak Devan. Yang benar itu mantan istri." Untuk pertama kalinya, pria yang selama ini selalu tenang dan dingin itu kehilangan kendali. Matanya memerah, suaranya bergetar. "Mantan? Aku nggak pernah menyetujui perceraian ini!"
9.31.6M viewsOngoingAdded to Library 60.0K Times as leher tidak bisa menoleh
Show Reviews (212)
Read
+Library
yanti
babnya dikit2 JD kurang nyaman dibaca,baru sebentar udah habis udah gt ada yg ga sinkron,bab sebelumnya kata no.nya Devan diblokir bab berikutnya Devan msh BS nelpon,lagian katanya cintanya SDH habis kok yg msh nyimpen no tlpnnya KL ditlpn semangat 45 ngangkat,msh mau ngurusin hal2 sepele mantannya.
Wulan Damayanti
Hi.. sebenarnya cerita nya bagus.. Hanya saja terlalu panjang,, seharusnya di buat lebih jelas mau berapa bab cerita ini.. Sampai 447 pun masih belum selesai.. Klo dibuku mungkin udh setebal apa itu buku nya.. Harusnya kamu tetap buat cerita seperti layak nya novel di buku.. Jangan terlalu berbelit.
Read All Reviews
Ranjang Perselingkuhan: Terjerat Pesona Ipar Menawan

Ranjang Perselingkuhan: Terjerat Pesona Ipar Menawan

"Sayang, apa itu kamu? Apa kamu sedang mabuk? Lalu, ada apa dengan lampunya? Apa sengaja kamu matikan agar aku tidak mengetahuinya?" Tidak ada suara yang menjawab pertanyaan wanita cantik tersebut. Di atas ranjangnya, dia mencoba menajamkan pendengarannya. Bruk! "Aaaah ...!" seru Celine dengan suara yang tertahan. Orang tersebut kini telah menindihnya.  Sosok yang tidak dia ketahui itu tak menghiraukan seruan Celine yang ada di bawah kungkungannya. Bahkan wanita yang memiliki rambut sebahu itu berusaha keras untuk menyingkirkan tubuh pria yang terasa berat menindihnya, tapi pria tersebut semakin menelusupkan wajahnya pada ceruk leher sang wanita. "Uggggh!" Celine masih saja berusaha menyingkirkan tubuh pria tersebut, meskipun ada kemungkinan jika pria yang kini menindihnya itu adalah suaminya. Apakah yang menindih Celine memanglah benar suaminya? Ataukah orang lain yang sedang berada di atas tubuh Celine saat ini? Apakah yang menindihnya adalah seorang pria atau wanita? ⚠️Warning⚠️ Hanya cerita fiktif belaka! Semua kejadian, tokoh, dan tempat hanya karangan semata. Follow author on Instagram @my.xena
10473.1K viewsCompletedAdded to Library 17.5K Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
BUKAN RAHIM SEWAAN

BUKAN RAHIM SEWAAN

Alya Snitzky
Rachel dan Alex menikah karena Alex ingin memiliki keturunan, sementara istri pertamanya Sheila tidak bisa memberikan keturunan. Alex menekan Rachel supaya bisa segera hamil karena jika ia tidak bisa memiliki anak maka harta keluarganya tidak bisa jatuh ke tangannya. Sementara itu, ternyata Sheila membohongi Alex, dia tidak sakit seperti yang ia katakan. Apakah Alex dan Rachel akan mendapatkan kebahagiaan?
4.4K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
Kumiskinkan Suami Tukang Selingkuh

Kumiskinkan Suami Tukang Selingkuh

'Kenapa ada yang mengaku sebagai istrimu di sini, Mas? Apa yang sebenarnya terjadi? Kamu tidak sedang…. menduakanku kan?' batin Zahera sangat pedih.  Keterdiaman Zahera harus diinterupsi dengan kedatangan seseorang yang membuka pintu ruang ICU. Posisi Zahera yang membelakangi pintu membuat dadanya berpacu semakin kencang.  "Dengan keluarganya Pak Sanjaya?" tanya seorang perawat untuk memastikan. "Iya, Sus. Saya istrinya."  Zahera langsung menoleh secepat kilat setelah mendengar sendiri jawaban seorang perempuan yang entah siapa, dengan percaya diri mengaku sebagai istri suaminya.  "Apa? Istri Pak Sanjaya? Kamu gila ya? Sejak kapan suamiku menikahi kamu?" sahut Zahera dengan tatapan membunuh. 
1022.2K viewsCompletedAdded to Library 776 Times as leher tidak bisa menoleh
Read
+Library
PREV
1
...
1718192021
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status