Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Sudah delapan tahun aku menikah dengan Elvin Ginanjar, pemimpin mafia narkoba di Nasara. Namun pada hari ini, tepat pada hari peringatan pernikahan kami, aku menerima sebuah foto dirinya bersama sahabat terbaikku, Lina Malloni, merayakan seolah merekalah yang menikah. Dan dalam pelukannya adalah putraku, Owen Ginanjar. Aku menatap foto itu, lalu mengetik dua kata sebagai balasan. [Betapa sempurnanya] Setengah jam kemudian, Elvin menerobos pintu depan. Suaranya bergemuruh memenuhi lorong. “Kenapa kamu selalu begitu jahat pada Lina?” Owen, anak kandungku sendiri mendorong kakiku sambil menatapku dengan marah. “Ibu jahat,” katanya. “Aku harap Bu Lina jadi ibu asli aku.” Aku tidak terkejut. Aku hanya berjalan menuju lemari, mengeluarkan setumpuk dokumen yang telah kusiapkan sejak lama, lalu menjatuhkannya di meja dengan kepastian yang dingin. “Baiklah,” kataku dengan datar. “Semua salah aku. Sekarang, bolehkah aku pergi?”
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Istri Kedua

Istri Kedua

Indira sangat bahagia karena akhirnya dia diterima bekerja di perusahaan terbesar di ibu kota. Walaupun dia hanya bekerja sebagai sekretaris pengganti, tetapi dia bertekad akan bekerja dengan sebaik-baiknya. Suatu hari, Indira hendak mengantarkan berkas untuk ditandatangani oleh Edbert, CEO dari perusahaan tersebut. Tanpa dia duga, Indira malah melihat Edbert sedang bermesraan dengan Merry istrinya. Indira, kaget. Dia mendadak jadi gugup dan segera membalikan tubuhnya, Indira pun hendak pergi. Namun, baru saja Indira melangkahkan kakinya, Merry malah memanggil Indira. Indira pun dengan cepat menghampiri Merry. "Duduklah, Indira," titah Merry. Edbert nampak mengernyit heran saat mendengar ucapan Istrinya. "Kenapa malah menyuruh Indira duduk?" "Honey, menikahlah dengan Indira." Duar! Bagai tersambar petir di siang hari, Edbert benar-benar tidak menyangka dengan apa yang di ucapkan oleh istrinya. Bagaimana jika Edbert menikahi Indira? Apakah menjadikan Indira sebagai istri kedua adalah pilihan yang baik? Apa alasan Merry meminta suaminya untuk menikah lagi? Yuk, kepoin kisahnya.
9.925.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 951 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Runtuh di Tangan Karma

Runtuh di Tangan Karma

Saat suamiku yang seorang CEO, sedang menemaniku menjalani program bayi tabung untuk kedua belas kalinya, tiba-tiba dia menerima panggilan dari nomor tak dikenal. Dia melirik layar ponselnya sekilas, sorot matanya langsung berubah tegang. "Ada rapat darurat dewan direksi." Dia berdiri sambil merapikan ujung lengan jasnya, gerakannya begitu tenang dan terkendali, seolah sudah berulang kali melakukannya. "Ada kendala di proyek akuisisi lintas negara. Kamu lanjut dulu sendiri ya, nanti kalau rapatnya udah selesai aku balik lagi temanin kamu." Pintu ruang pemeriksaan tertutup lagi. Perawat yang memegang berkas medis tampak ragu saat menatapku. "Nona Wanda, proses pencairan embrionya udah dimulai. Apa mau tetap dilanjutin?" Aku menunduk, menatap lembar persetujuan yang sudah aku genggam hingga kusut. Rapat darurat? Keluarga Linarta adalah investor terbesar di perusahaan milik Yansen Suwira. Jika memang ada rapat darurat, bagaimana mungkin aku, sebagai putri sulung Keluarga Linarta, tidak mengetahuinya?
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta si Kembar Cantik

Jerat Cinta si Kembar Cantik

"Serena, menikahlah denganku maka semua akan baik-baik saja," ucap Julien. Pria berusia empat puluh lima tahun yang memiliki seorang putra yang bahkan lebih tua dari Serena itu tiba-tiba saja melamarnya. "Ti ... tidak semudah itu, Tuan," balas Serena sambil menekan keterkejutannya. "Tentu saja mudah. Kau hanya perlu menandatangani ini." Julien menyerahkan selembar berkas padanya dengan tenang. Pernikahan yang awalnya terjadi karena kontrak yang saling menguntungkan demi keluarganya itu, menjadi semakin runyam ketika saudara kembar Serena tiba-tiba menginginkan pria yang telah menjadi suaminya itu untuk dirinya sendiri. Lalu, apakah Serena yang selama hidupnya selalu mengalah pada Helena saudarinya, mampu memberikan keinginannya itu ketika ia sendiri kemudian telah jatuh cinta pada Julien? Terlebih, jika hanya Serena sendiri yang tahu bagaimana sisi buruk Helena yang mampu menjerat semua yang diinginkannya untuk menjadi miliknya sendiri selama ini. Ya, karena yang Serena tahu, tak ada satu pun yang bisa lolos dari jerat saudarinya itu begitu ia telah menetapkan targetnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Aku setuju untuk menemani teman masa kecilku, yang mengaku menjadi korban perundungan, untuk pindah sekolah bersama. Namun, tepat sehari sebelum berkas kepindahan disahkan, dia menarik kembali ucapannya. Sahabatnya mencemooh. "Hebat juga kamu. Berpura-pura dirundung sekian lama hanya demi menyingkirkan Deandra." "Tapi dia itu teman masa kecilmu, apa kamu benar-benar tega membiarkannya pergi sendirian ke sekolah asing?" Samanta menjawab dengan nada datar, "Ini cuma sekolah lain di kota yang sama, memangnya sejauh apa sih?" "Lagi pula, aku sudah bosan ditempel terus olehnya setiap hari. Begini lebih baik." Hari itu, aku berdiri di depan pintu untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk berbalik dan pergi. Hanya saja, pada formulir permohonan pindah sekolah itu, aku mengubah tujuannya. Dari SMA 3 Kota Hakan menjadi sekolah menengah atas di luar negeri, sesuai keinginan orang tuaku. Semua orang lupa bahwa antara aku dan dia, sedari awal memang ibarat awan dan tanah, terpaut jarak yang tak tergapai.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Hari ketika penglihatanku pulih, Jessica Andini sang dokter pribadi itu, melakukan gerak bibir di hadapanku kepada suamiku yang seorang bos besar mafia, "Pelumasnya aku kasih dua kali lipat malam ini, aku jamin bikin kamu merasa kayak di surga, Tuan Bos-ku sayang." Aldo mengecup mataku, tapi dia malah membalas dengan bahasa bibir yang sama, "Dasar nakal, mulut kamu sama yang di bawah sana, dua-duanya bikin aku gila karena cinta." Keduanya saling melempar senyum dan mengira aksi mereka benar-benar tidak bercelah. Mereka berdua tidak tahu kalau mataku tidak hanya sudah sembuh total, tetapi aku juga sangat ahli dalam membaca bahasa bibir. Aku menatap botol pelumas yang terpajang dengan santainya di dalam lemari dinding itu. Aku tidak membuat keributan, melainkan diam-diam mengirimkan sebuah pesan singkat, [Ayah, aku mutusin buat pulang ke rumah.] Tiga hari lagi, aku akan menghilang sepenuhnya. Yang tersisa bagi mereka hanya aset 200 triliun yang sudah dikuras habis serta sebotol "pelumas" yang sudah aku ganti dengan lem industri berkekuatan super.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Akulah Perancang Pernikahan Suamiku

Akulah Perancang Pernikahan Suamiku

Sebagai perencana pernikahan, aku sendiri yang merancang pernikahan suamiku dan selingkuhannya. Bersama Julian selama lima tahun: tiga tahun pandemi, dua tahun menikah dan punya anak. Pernikahan yang kuimpikan, di mulutnya selalu saja menjadi "lain kali". Sampai suatu hari, aku menerima proyek pernikahan baru. Pemberi tugasnya seorang gadis muda dengan alis dan mata yang melengkung indah, senyumnya merekah. "Ini lokasi yang khusus dipilih pacarku, katanya pernikahan harus diadakan di sini." Aku menerima berkas itu, pandanganku tertahan pada nama lokasinya: sebuah gereja di Negara Faricia yang sudah berkali-kali kusebut pada suamiku, tempat impianku. Aku baru saja hendak tersenyum sambil mengagumi, ternyata ada orang di dunia ini yang seleranya begitu sejalan denganku. Detik berikutnya, nama mempelai pria masuk ke pandanganku. Julian. Ujung jariku terhenti tanpa suara di atas lembaran kertas. Gadis di seberang masih tenggelam dalam kebahagiaan, lalu menambahkan dengan lembut, "Katanya, meski kami baru bersama dua bulan, dia ingin memberiku pernikahan terbaik." Aku melengkungkan bibir, menatap wajah yang selama lima tahun ini bersamaku dari pagi hingga malam. Setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya tiba juga hari di mana aku merancang pernikahannya. Sayangnya ... pengantinnya bukan aku.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
The Boss and I

The Boss and I

Maximillian Qin, pewaris bisnis perjudian dan kerajaan bisnis Keluarganya Qin. Trauma masa kecilnya, membuat Max tumbuh menjadi pria angkuh dan penuh kebencian. Bahkan, dirinya adalah tipe pria yang tidak akan tidur dengan wanita yang sama, lebih dari satu kali. Madeline Lu, wanita biasa yang memiliki impian sederhana, yaitu menjadi ibu rumah tangga. Namun, di usia 30 tahun, dirinya harus kehilangan bayinya dan menceraikan suami brengseknya, tanpa menuntut sepeser harta gono-gini. Sialnya, sebelum berkas perceraian disahkan, dirinya terlilit hutang judi suaminya itu. Hal itu, membuat Max bertemu dengan Madeline. Madeline dianggap tidak memenuhi kriteria, untuk melunasi hutang dengan menggunakan tubuhnya. Namun, hutang harus dibayar dan Madeline harus melunasi hutang itu dengan tenaganya. Ya, Madeline menjadi pelayan Max untuk menyelesaikan pekerjaan kotor. Kedekatan mereka, membuat Madeline mengetahui rahasia kecil milik Maximillian Qin. Bahkan, dirinya melihat hal yang seharusnya tidak boleh dilihat. Hal itu, membuat mereka berdua semakin terikat. Namun, bukan perkara mudah menghadapi pria dengan jiwa yang penuh luka. Perlahan dan pasti, Madeline mulai menyukai sentuhan pria itu. Namun, diwaktu yang bersamaan, sebagian dirinya juga membenci hal tersebut.
9.922.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 601 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
The Wedding Agreement

The Wedding Agreement

Sri Purwaningsih
Sebuah perjanjian di buat dimana Bella harus menikah dengan Kristan. Pernikahan yang memang tidak ada saling cinta membuat keduanya tidak pernah merasakannya sampai seorang dari masa lalu dari Bella datang dan mengganggu pernikahan mereka. Xavier datang setelah bertahun-tahun lamanya tidak bertemu dengan Bella. Pertemuan demi pertemuan itu membuat sebuah perselingkuhan yang makin lama makin membuat mereka terperangkap di dalamnya. Tak mengindahkan dosa karna mereka nyaman satu sama lain. Kristan mengetahui perselingkuhan Bella dengan Xavier. Pertengkaran demi pertengkaran mereka lakukan semua itu karna rasa cemburu Kristan pada Bella. Rasa sakit Bella terima setiap kali mereka bertengkar. Tidak hanya kata-kata kasar yang dia terima tetapi juga hubungan suami istri kasar pun dia terima. Bella tidak tahan dengan keadaan. Pernikahan yang Bella rasakan tidak seindah seperti bayangan. Bella ingin bercerai. Dia meminta bantuan Xavier untuk bisa bercerai dengan Kristan. Berkas perceraian sudah berada di pengadilan. Namun perceraian itu tidak semudah itu. Kristan menolak dengan alasan dia masih mencintai Bella. Bella merasa dilema dengan pernikahan ini membuat Bella lari dari rumah ke suatu pulau. Disanalah dia berpikir dan sadar kalau sejatinya dia harus memperbaiki rumah tangganya yang sudah rusak. Bella kembali ke sisi Kristan dan mereka pun berjanji untuk memulai hubungan itu dari awal.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Festival Kembang Api

Festival Kembang Api

Meraki Senandika
Benda. Apa yang terbesit pertama kali di kepala kita saat mendengar kata benda? Bukankah benda hanya benda. Tetapi katanya benda mampu menyimpan kenangan. Katanya benda juga mampu merasakan dan mentransfer energi akan ingatan kepada orang lain. Pernahkah kalian merasakan kekosongan aneh saat berada di dekat suatu benda? Atau pernahkah kalian secara tidak sadar mendengar benda berbisik di telinga? Jika tidak kalian beruntung. Sebab aku terlahir bersahabat dengan benda. "Ia sering terpuruk sendirian. Tak ada yang peduli. Tak ada yang sadar. Kami menjadi saksi bisu rasa sakitnya." Lemari itu membisikkan kalimat penuh penderitaan padaku. Seolah-olah ia merasakan apa yang dirasakan pemilik kamar ini. "Ia tidak pernah bahagia sekalipun hidup di rumah ini. Kebahagiaannya hanya satu. Saat kamu datang dan merangkulnya pagi itu." Gagang pintu yang kusentuh tanpa diminta bercerita. Aku hanya laki-laki bisa. "Rio, jangan menyalahkan diri sendiri." Begitu ucap mereka. Hingga suatu harii aku terjebak di jalan berkelok yang seharusnya tak pernah ku lalui. Hari itu sabtu malam yang kelam dan aku berhasil menemukan jalan masuk. Festival yang tak pernah kulihat dimanapun. Pesta kembang api pertama dalam hidupku. Lalu kejanggalan apa ini? Tidak ada habis-habisnya. Hari terus berganti. Namun mereka tak pernah berhenti. Dalam hati aku bertekad aku harus keluar dari tempat ini. Akankah benda-benda ini mampu membantuku keluar dari kurungan tak berujung ini? Atau aku malah akan terus terperangkap? Sial. Kembang api pertama dalam hidupku malah mengakhiri segalanya. Hidup, keluarga bahkan cinta pertamaku.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status