Cinta dalam Rahim Sang Madu
Begitu Gabriel dan Natalia melangkah masuk ke dalam ruang makan utama yang mewah, sebuah meja panjang dari kayu mahoni mahal sudah dihiasi dengan set hidangan kelas atas.
Di ujung meja, Ibu Ariani, wanita paruh baya dengan wibawa dan keanggunan seorang aristocrat, telah duduk menanti kedatangan mereka.
"Gabriel, Natalia, akhirnya kalian sampai juga," sapa Mama dengan senyum hangat, menyambut anak dan menantunya.
"Maaf, kami agak terlambat hingga buat Mama sama Papa nunggu," ujar Gabriel sopan, mengecup pipi ibunya sebelum menarikkan kursi untuk Natalia dengan gentle di depan sang mama.
Bab Populer