Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jatah Malam Nyonya Besar

Jatah Malam Nyonya Besar

"Oh, ya sudah, Mbak. Biar saya cek dulu alatnya." Amara menuntun Heri melewati jalan setapak menuju paviliun belakang. Begitu masuk ke dalam ruangan yang agak temaram itu, Heri langsung membuka kotak sekring yang menempel di dinding. Ia mulai memeriksa kabel-kabel di dalamnya dengan teliti. Namun, fokus Heri mendadak buyar saat mencium aroma parfum melati yang sangat menyengat di dekatnya. Amara sengaja melangkah mendekat, berdiri sangat rapat di samping tubuh tegap Heri.
50.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Ada satu bagian memar, tetapi Bima sudah memisahkannya dengan tali kecil. “Ini salah, tetapi diperbaiki sebelum tercampur. Masih bisa diselamatkan.” Bima mengembuskan napas lega. Leo kemudian mengambil akar dari tumpukan Leman. Dari luar tampak besar, tetapi saat dibelah, bagian dalamnya terlalu banyak air dan belum cukup padat. “Ini muda.” Leman cepat berkata, “Tapi ukurannya besar.”
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
KEMBARAN DEWA PERANG

KEMBARAN DEWA PERANG

tanya Dewa Agung Wilis pada para Dewa dan Dewi. "Dewa Agung, apa tidak sebaliknya saja, Dewa perang menjaga Langit dan Dewa Halilintar menjaga bumi..?" tanya Dewa Tanaman Herja. "Dewa Herja, tahukah kau, aku memiliki alasan memutuskan hal ini ? Dewa Luhan sangat kuat dan bisa imbang melawan ras iblis sendiri, tapi Dewa Erlang tidak akan sanggup melawan ras iblis sendiri. Bukannya aku meremehkan Dewa Erlang, tapi kemampuan tempur Dewa Luhan adalah yang terbaik di Kerajaan Langit. "
101.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

**** 📍Shangri-Le Hotel Langit sore mulai memerah, memantulkan warna hangat ke jendela suite yang luas di Shangri-Le Hotel. Di dalam kamar yang mewah, Celine berjalan mondar-mandir di depan sofa, jemarinya terus menggenggam ponsel. Wajahnya jelas menunjukkan kegelisahan.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua Suami Sahabatku

Menjadi Istri Kedua Suami Sahabatku

Tujuannya sudah jelas, jadi dia tidak perlu mengobrak-abrik kamar itu untuk mencari ponsel milik Ella. Lemari kayu berukuran sangat besar dan tinggi itu membuat Ajeng terpana selama sejenak. Harganya pastilah belasan juta. Berbeda sekali dengan lemari pakaian miliknya yang biasa saja ketika tinggal di rumah Dimas dulu. Ada tiga pintu besar geser. Dengan sedikit mengeluarkan tenaga, dia menggeser pintu yang ada di tengah-tengah.
815.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
Misteri Kematian di Kota Hema

Misteri Kematian di Kota Hema

Berbau alkohol, anyir yang menyengat, kotor, dan beberapa pembalut yang tergeletak begitu saja. Terdapat dua lemari besar. Lemari dengan model kaca disetiap pintunya, dan satu lemari dari kayu yang sangat besar. "Bim! Geledah bagian lemari kayu! Biar gue bagian lemari kaca," perintah Lili. Bima mengangguk. "Oke." Ia berusaha membuka handle pada pintu lemari, tetapi lagi-lagi dikunci. "Kenapa?" tanya Lili ketika melihat Bima kesusahan.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

Pintu lemari itu terbuka dan di dalamnya menampilkan barang yang membuat Rama terperangah. Aneka piyama perempuan, lingerie, aneka gell pelumas sampai sabuk aneka ukuran serta cemeti dengan panjang yang berbeda-beda tersusun rapi di lemari itu. Rama terperangah. Dia menelan ludah.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

tanya pak Andik kemudian. "Tentu saja bisa," Rama tersenyum dan meminta sebuah kertas. Rama menggambar sebuah lemari, seperti lemari brankas. "Paman, ini lemari yang terbuat dari besi yang tebal, bahkan jika terbakar, maka barang di dalamnya bisa dipastikan masih aman, paman bisa membuat lemari ini berada di dalam kereta kudamu dan menyimpannya agak tersembunyi," jelas Rama.
9.977.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai lemari besar
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummi
"Ehm...Memberitahukan kepada para pasukan, Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa Season 2 akan hadir dengan judul PWSPD 2 : AKHIR DUNIA" Rama menatap author dengan seksama, apakah ia harus menyampaikan ini? "Jadi diharapkan para pasukan kembali, jangan nongkrong terlalu lama di lapak lain! Sekian!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sayembara Pelakor Milyader

Sayembara Pelakor Milyader

Dia tampak masih muda, layaknya wanita dengan usia kurang dari tiga puluh tahunan. Mariana Leurissa. Entah mengapa setiap dekat dengannya jantungku berdetak kencang. Beberapa kali aku menepis perasaanku, agar tidak terbawa perasaan dan jatuh cinta. Kata Ayah, pantang bagi Rocky dan aku untuk jatuh cinta. Namun, siapa sangka pesona seorang Mariana Leurissa begitu menggoda dan menggetarkan jiwa. Mariana Leurissa adalah seorang CEO dari PT Leurissa Skincare and Beauty. Perusahaan yang bergerak di bidang kecantikan. Dia cukup sukses, bahkan memiliki beberapa kantor cabang dan ratusan outlet.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
Istriku Pemalas

Istriku Pemalas

“Bisa dong. Apa sih yang Arfi nggak bisa?” “Perasan!” celetuk Laila mengikuti gaya artis kartun botak asal negeri jiran. Saat Mimi pulang ke rumah bersama Laila, dia melihat Mely yang sudah ada di depan rumahnya. Dia berdiri sambil memegangi perutnya yang besar. Wajahnya terlihat kesal dan dia jelas akan membuat Mimi dan Laila dalam masalah. “Masuk dulu ya, Nak. Mama ada tamu soalnya,” ucap Mimi menginterupsi Laila agar tidak mendengar percakapannya dengan Mely.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai lemari besar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status