Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Sopir dan Majikan

Gairah Sopir dan Majikan

Lembar maklumat pencekalan dari bilik brankas kementerian segera dilipat kecil oleh Brian Baskoro, dilarikannya dokumen sengketa lintas negara tersebut masuk ke dalam tas kerja sebelum dia melangkah pulang ke ruang tengah paviliun privat guna mengurus popok Baskoro Junior dan menikmati pijatan manja malam ini. Aroma minyak telon bayi bercampur wangi teh melati hangat seketika menyapu pekat sisa ketegangan siber yang sempat membakar saraf tim hukum sejak sore hari.
10565.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.7K kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Pelampiasan

Pelampiasan

jawab Mia terlihat serius. Zev mendesah pelan, tangannya terulur untuk menerima benda lain dari pengacara yang ia bawa, “Bagaimana dengan ini?” bukan berkas, tapi beberapa lembar foto pernikahan. Linda dan Allexin di buat bingung secara bersamaan, di satu sisi lain Zev mengantungi bukti jika Mia telah menikah tapi sisi yang lain Mia tidak mengingat menikah dengan Zev, jadi sebenarnya di antara mereka siapa yang benar dan siapa yang berbohong?
9.7303.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Terperangkap Nafsu Sang Predator

Terperangkap Nafsu Sang Predator

Laci pertama kosong, laci kedua berisi dokumen perusahaan, dan pada laci ketiga Alya membeku. Ada sebuah kunci kecil berwarna perak, mata Alya menyipit perlahan. "Ini terlalu mudah." Namun rasa penasaran sudah menang lebih dulu, ia mengambil kunci itu dan memasukkannya ke lubang lemari. Lemari itu terbuka, di dalamnya bukan uang, bukan senjata, melainkan map-map tua yang penuh dengan nama. Foto. Dokumen.
405 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Herman menyeka bibirnya yang basah. "Tapi, ada urusan penting dulu yang harus kita selesaikan. Beberapa dokumen. Tanda tanganmu di sini, ya." Dia menunjuk tumpukan berkas yang tergeletak di atas meja. Sari melirik dokumen-dokumen itu, lalu kembali menatap Herman dengan tatapan memelas. "Tapi, Pak Herman..." "Jangan 'tapi', Sayang. Ini cuma sebentar. Setelah itu, kamu tahu apa yang akan kita lakukan." Herman mengedipkan mata, jemarinya yang gemuk menyentuh punggung tangan Sari.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Gairah Semalam Dengan Kakak Ipar

Gairah Semalam Dengan Kakak Ipar

Bunga berbalik badan meninggalkan ruangan tapi suara Verrel terdengar dan Verrel meminta dia untuk tidak pergi. "Siapa yang memintamu pergi?" tanya Verrel. Bunga yang belum keluar dari ruangan baru mendekati pintu terdiam di tempat. "Bawakan berkas yang ada di lemari. Cepat," perintah Verrel ke Bunga. Bunga mendengar dirinya diminta untuk mencari berkas mengangguk dan bergerak ke lemari yang dekat dengan meja Verrel. "Maaf kalau boleh tahu berkas apa ya?" tanya Bunga ke Verrel.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Kontrak Tanpa Cinta

Kontrak Tanpa Cinta

Derit engsel menyambut mereka saat pintu terbuka, memperlihatkan sebuah ruangan penuh rak buku dan laci arsip. Alinea melangkah pelan, jari-jarinya menyentuh buku-buku tua yang lapuk. Di sudut ruangan, terdapat meja kerja besar dengan beberapa dokumen berserakan. Di antara tumpukan kertas, Alinea menemukan sebuah berkas dengan lambang Velvaro Group. "Leon, lihat ini!" Leon mendekat. Ia membaca cepat isi dokumen tersebut, wajahnya memucat.
842 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Dengan tangan gemetar, Gracya memungut kertas itu. Di bagian atas tertulis: "Proyek Penyelamatan Besar - Fase 1: Komunikasi dengan Pasien Terminal". Di bawahnya ada daftar nama dan tanggal kematian. Yang membuat Gracya terkejut, semua tanggal kematian jatuh pada tanggal 15. Saat Gracya hendak membaca lebih lanjut, sebuah bayangan jatuh di atasnya. "Kembalikan itu."
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Mandi Keramas Setiap Pagi

Mandi Keramas Setiap Pagi

"Ini milik siapa, Mas. Kok ada di sini, atau jangan-jangan .... " "Gawat, kenapa bisa sampai ketinggalan sih, Rena benar-benar bikin masalah," batin Evan. Ia tidak habis pikir, kenapa Rena meninggalkan lipstik miliknya, dan hal itu pasti akan menimbulkan masalah. "Oh itu, mungkin milik pegawai aku. Soalnya tadi ada yang datang untuk ngantar berkas," dustanya. Evan berharap istrinya akan percaya dengan ucapannya.
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

perintah Cristan tegas via telepon. “Baik, tuan muda.” ………………………………………………………………………………………………… Cristan menunggu Jade di cafeteria ketika Jade datang menghampirinya dan menyampaikan sebuah undangan klasik berwarna off white yang disulam dengan benang emas dan disegel dengan lilin bermotif bunga mawar. Ciri khas dari Klan Levy. Cristan lalu membuka undangan tersebut dan membaca sekilas semua informasi yang ada di dalamnya sebelum kembali memasukkannya ke dalam amplop.
9.88.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai lemari berkas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status