JANGAN CINTAI DIA
‘Yaah, ketahuan,’ batin Lean merasa lengah karena memperhatikan adiknya.
“Iya, Bu?”
Deena menyemburatkan senyum simple-nya, “Mandi sana, nanti siang calon suamimu datang kemari,” tutur Deena lembut.
“Haaah? Siapa?”
“Calon suamimu,” ulang Deena sekali lagi.
Lean mendengkus sebal, ‘Calon suami? Sembarangan saja kalau ibu bicara,’ ungkap Lean dalam benaknya.
Bab Populer