Marry You
“Maaf, aku harusnya tidak mengungkit dia di depanmu. Wanita itu, bagaimana bisa sekejam itu padamu. Bahkan kamu selalu setia menunggu kepulangannya. Tapi-“ Lagi Arwan malah membicaran Amanda, dia merapatkan bibirnya.
“Tidak apa-apa, Amanda itu sudah menjadi masa lalu. Dia juga berhak bahagia, aku pun begitu sedang berusaha untuk bahagia.” Aksa tersenyum. “Ah aku tidak memberitahu ya, kalau aku sudah menikah.”
Arwan jelas terkejut, “Apa kamu sudah menikah? Apa ini lelucon?”
“Tidak, aku benar sudah menikah. Dua hari yang lalu,” sahut Aksa dengan tegas.
Hot Chapters