Cinta Terakhir Sang Bangsawan
Ibarat sepasang pintu gerbang Taman Eden yang tak lagi terkunci, mengundang Sang Adam untuk masuk menikmati Buah Misterius nan ranum menggoda di Pohon Pengetahuan.
"Uh, ayo, I'm ready, kau tunggu apa lagi? Hei, apa yang terjadi? O-o-orion?" Lady Rose memandang Orion di hadapannya seakan membelah diri, kembali menyatu, lalu menjadi dua lagi. Kepala cantiknya terasa berputar-putar. Tak lama, ia jatuh tergeletak di atas ranjangnya sendiri. Terlentang begitu menantang, namun kehilangan kesadaran. Terbuka, rentan dan peka.
Orion segera menyelimutinya, tak mau berlama-lama berada di sana walau 'pemandangan indah' itu tentulah sayang untuk dilewatkan. "Night, Rose. Have a good lovemaking with my im
Hot Chapters