SISA CINTA UNTUK ISTRIKU
tanyaku heran.
"Mas, tidak kah kebaikanku selama ini kamu anggap sebagai baktiku terhadap seorang suami? Aku sampai rela berbagi cinta dengan wanita lain, untuk apa? Untuk kebahagiaanmu, untuk mempertahankan rumah tangga kita. Adakah kamu sebagai suami menghargai perasaan aku sebagai istrimu?" Mutia berurai air mata. Entah sesakit apa yang dirasakannya, dia meremas jilbab di bagian da*anya.
"M-Mutia ...." Ucapanku tergantung, entah apa yang harus aku katakan, aku benar-benar bingung.
Hot Chapters