Simpanan Dosen Tampan
semangkukramencerita sedih tentang ibukata kata sedih ingin kembali ke masa kecilcerpen singkat sedihcerita sedih anak tak dianggap
“Sudah mantan. Ternyata dia gay. Dia memacariku hanya untuk membuktikan apakah dirinya normal atau tidak. Bajingan, bukan? Maksudku… aku bukan orang yang close minded. Aku bisa menerima penyimpangan seperti itu. Tapi jangan memanfaatkan ketampanan itu untuk menjebak orang straight sebagai bahan uji coba.”
Gista menjelaskan dengan menggebu-gebu. Felly hanya bisa geleng-geleng kepala.
“Told you,” gumamnya.
Felly memang sudah memberitahu Gista mengenai orientasi seksual pacar gadis itu, tapi karena Gista bucin pada pria-pria tampan, membuatnya tutup mata.
“Ah, ya sudahlah. Jangan bahas dia lagi.”
Percakapan mereka pun akhirnya berlanjut, namun tak lama kemudian harus ditutup karena perbedaan wa
Hot Chapters