Lusia
“Anda! Anda kan-“
Leon mengangguk mantap, Lusia kembali menutup mulutnya karena tak bisa melanjutkan ucapannya.
“Terima kasih.... “ separuh ingatan Lusia berkelibat, ia ingat saat percobaan pertama untuk kabur dari sini, di hari hujan badai itu, orang yang telah menyelamatkannya.
“Leon.” Leon memperkenalkan dirinya.
“Ah Leon... “ Lusia menirukan ucapan Leon, Lusia hendak memperkenalkan dirinya. Tapi bibir Lusia hanya melongo, karena Leon sudah memotongnya.
“Lusia, iya kan?”
Lusia mengangguk, ia ingin mengajukan pertanyaan, tapi Leon sudah memotongnya lagi.
“Aku tau saat kamu sedang berbicara di ambang pintu tadi. Aku mencuri dengar obrolan kalian.” Leon tersenyum ramah.
Bab Populer