Sang Sekretaris
tanya Aga mengalihkan tatapannya pada kedua telapak kaki Bening yang ada di dalam selimut.
Begitu Aga menyinggung tentang kakinya, di situlah Bening baru menyadari kalau kedua telapak kakinya kini terasa nyeri. Seketika Bening kembali merasa bodoh di depan Aga. Entah apa yang merasukinya malam tadi, hingga rasa sakit ketika menginjak pecahan kaca di lantai, sampai tidak terasa sama sekali.
“Sakit, Pak,” lirih Bening lalu terantuk sesal. Rasa nyeri itu, mungkin akan membuat Bening tidak akan bisa bekerja untuk beberapa hari ke depan. “Saya nggak bisa kerja dong besok.”
ตอนยอดนิยม