Mon Amour
Ia tak akan menyentuh makanan sebelum tahu siapa yang akan datang.
“Aku sudah berulang kali mendengar kekeraskepalaanmu. Tapi, baru sekarang aku benar-benar mengetahuinya secara langsung.” Sebuah suara mengagetkan Farrin yang sebelumnya tengah termenung sambil memandang kolam yang bisa dijangkau matanya dari pintu geser khas Jepang yang ia buka separuh. Kolam yang tak begitu besar dengan beberapa bonsai di sekelilingnya dan pancuran bambu yang memiliki kincir kecil di bawahnya. Farrin pernah melihat dari dekat, ternyata, dasar kolam itu tidak terlalu dalam dan memiliki sekitar sepuluh ikan koi dengan berbagai warna.
Hot Chapters