Pelakor Sukses
Setelah ku-cek, masih dari Mas Nata.
[Mantap? Apanya? Fotonya?]
Apalagi ini? Karena curiga, segera kuperiksa pesanku.
Dih, ternyata tadi aku typo. Bukan nulis maaf malah mantap. Haish … kenapa aku meresahkan begini, gara-gara rasa tak jelas ini.
Aku segera mengirim pesan penjelasan. [Maaf, tadi typo.] Sebelum mengirim, kupastikan tak ada lagi typo yang bisa buat salah paham.