Rahim Dua Ratus Juta
"B-bukannya jam sembilan berangkatnya, Nyonya?"
"Bukan. Kita berangkat sekarang! Soalnya bukan cuma beli make-up, aku juga mau ngajak kamu ke salon dan ke butik. Cepat ganti pakaian, jangan banyak tanya lagi!"
Sabrina menganggukkan kepala, berjalan cepat menuju kamar. Wanita itu memilih gamis yang dirasa cukup bagus. Tak lupa, mengenakan jilbab setelah memoles wajahnya dengan bedak bayi. Setelahnya, Sabrina keluar kamar, berjalan cepat menemui ibu mertua yang tengah menunggu di ruang keluarga.