Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Waiting For Ending

Waiting For Ending

nanda alfiana
Seseorang tuan muda besar yang merupakan CEO dari perusahaan terbesar sepanjang masa dalam dunia bisnis yang tak lain lain adalah MaLvi Company. Reza Abrisam Malviano ialah pemilik perusahaan tersebut. Dengan sifatnya yang arogan, sombong, dan angkuhnya tak luput dengan banyaknya orang-orang yang mau menghancurkan dirinya terlebih lagi dengan kedudukannya di MaLvi Company. Tangannya meraih lalu membuka map biru yang bernama 'Nara Charlie' Reza sudah bersumpah akan membalaskan dendamnya pada keluarga Charlie, walau pun ia tahu kalau Nara tidak bersalah sama sekali tapi tetap saja bagi Reza. Orang sudah berkhianat akan selamanya seperti itu. Reza sama sekali tidak pernah memandang bulu jika ingin membalaskan dendamnya. Markas yang ia beli untuk dijadikan tempat eksekusian para tikus-tikus nakal sudah menjadi bukti betapa kejamnya Reza dalam dunia bisnis. Reyhan yang sudah hafal betul gimana sifat dan juga perilaku Reza, ia berharap penuh dengan seseorang gadis yang akan menjadi mangsa Reza selanjutnya.
Romansa
102.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Audience Commands: My Escape From the Kill Clock

Audience Commands: My Escape From the Kill Clock

It's 11:30 pm. Home alone, I decide to order some takeout. When the map shows the delivery guy is zero miles away, I receive a call from him. I pick up, only to hear unsettling silence from the other end. I hang up, annoyed. The next moment, the guy texts me, "Sorry, I'm hearing-impaired and unable to speak. I called to notify you to pick up your food as soon as possible. I can't explain things over the phone, and I apologize for that." Then comes another text. "You must've been waiting for a long time. I've left your order at your door, so please pick it up as soon as you can." Just as I prepare to open the door, I see bars of live comments—reminiscent of livestream chats—floating right before my eyes. "Don't open the door! That dude isn't a delivery guy at all! He's a murderer!" "He called you to check if you're a woman living alone!" "Seriously, why are all thriller story protagonists always so dumb? The delivery guy is obviously suspicious, yet she still wants to open the door."
Baca
Tambahkan
Aku Bukanlah Prioritasmu

Aku Bukanlah Prioritasmu

Dulu, sahabat kecilku pernah berjanji akan menikahiku setelah kami lulus kuliah. Namun di hari pernikahan, dia malah datang terlambat. Saat kami akhirnya menemukannya, dia justru sedang bersama Meisy, adik tiriku di atas ranjang hotel. Di depan banyak orang, Evan, pewaris keluarga terkaya tiba-tiba berdiri dan dengan lantang mengumumkan bahwa akulah perempuan yang diam-diam dia cintai selama bertahun-tahun. Selama menikah lima tahun, setiap kata yang pernah kuucapkan selalu diingat oleh Evan, Aku sempat mengira diriku adalah orang yang paling dia sayangi. Hingga suatu hari, saat sedang beres-beres, aku tak sengaja menemukan sebuah dokumen rahasia di laci meja kerja Evan. Halaman pertama adalah CV milik Meisy. Ada tulisan tangannya sendiri di atasnya, [Perhatian utama di atas segalanya.] Lalu ada juga berkas perjadwalan rumah sakit yang belum pernah kulihat sebelumnya. Tanggalnya tepat pada malam ketika aku mengalami kecelakaan. Saat itu, aku dibawa ke rumah sakit milik Keluarga Evan, tapi operasinya terus tertunda. Saat aku tersadar kembali, bayi dalam kandunganku sudah tiada, karena pendarahan hebat. Aku pernah menangis dalam pelukannya hingga kehabisan suara, tapi tak pernah menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Aku tak ingin menambah kekhawatirannya. Namun, kini aku baru tahu, Meisy juga terluka malam itu dan perintah yang Evan berikan pada rumah sakit adalah, “Kerahkan semua tenaga ahli, dahulukan keselamatan Meisy.” Air mataku membasahi halaman kertas, melunturkan tulisannya. “Kalau aku bukan prioritas terpentingmu, lebih baik aku menghilang dari hidupmu.”
Baca
Tambahkan
A SECOND CHANCE IN LOVE: A MARSHMALLOW LOVE

A SECOND CHANCE IN LOVE: A MARSHMALLOW LOVE

The words echoed, a promise she wore like a blindfold. “Give me a chance to prove to you that love is beautiful.” Kensington Darley had believed him. At twenty-six, she was the beautiful, trusting daughter of a gilded cage, and she had willingly traded her own life’s map for the one drawn by her boyfriend. His choices became her destiny; his whispered needs, her sacred law. Until the moment his love demanded her degradation. He didn't ask her to empty a savings account. He didn't ask her to sell the family jewels. He asked for her body, for her dignity, to be sold piece by devastating piece. The debt. It was a cold, unforgiving beast, and the only currency powerful enough to silence it was Kensington's unwilling performance in front of a camera. Every forced smile, every feigned moan, was a knife-edge decision she made in the name of love. She despised the spotlights, the sterile sets, the shame that clung to her like cheap perfume—but she did it. Because she loved him. But as she watches the man she is saving—the man who allowed her to be lost—a single, poisonous question begins to bloom in the darkness of her despair: Does he love her back? If the answer is no, what becomes of a woman who has sacrificed everything for a lie? And how will Kensington Darley ever learn to trust a single word, let alone love, again?
Romance
10271 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
letters that staved

letters that staved

In the coastal quiet of Baler, a studio is born—not of architecture, but of intention.* Founded by Yam, a poet whose words cradle pain gently, and Franc, an artist who paints tenderness into walls, the studio becomes a refuge for those learning to stay—with grief, love, longing, and themselves. As visitors arrive, they leave behind more than footprints: a sigh recorded in bamboo, a poem tucked into the “Found Letters” shelf, a mural painted in crooked lines. Through zines, tea, silence, and sketchbooks, the studio teaches softness as revolution. Ren creates the *Window of Soft Returns*, an installation of anonymous voice recordings—each whisper forming a community of echoes. Drew builds the *Staircase With No Wrong Turns*, inviting people to walk through emotions without shame. Franc offers brushstrokes as brave work, and Yam curates writing circles that map healing in half sentences. Together, they host festivals that feel like hugs, and they begin traveling their archive, letting softness cross oceans. Even those who once left—like Miguel—return, discovering that some doors never truly close. Others, like Tala, capture the studio’s sound and turn it into a podcast of breath and becoming. Over seventy chapters, the studio transforms into something larger than itself: a mural of memory, a sanctuary for second chances, a place where return is sacred and voice is proof of survival. In the final bloom, the studio stands not as a monument—but as a reminder: > *“Staying isn’t easy. > But chosen together, > it becomes home.”*
Romance
101.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Anak Rahasia Sang Kepala Mafia

Anak Rahasia Sang Kepala Mafia

Dario berbisik menyebut namanya 999 kali dalam tidurnya. Namun, tak pernah menyebut namaku. Lima tahun aku memberikan segalanya untuk Dario Mahardika, pewaris salah satu dinasti mafia terkuat di Aropa. Aku mengubah rumahnya menjadi rumah yang hangat, mengingat setiap detail cerobohnya yang terlewat, bahkan meninggalkan mimpiku menjadi seniman, dengan harapan bahwa suatu hari, dia akan memilihku. Namun, setiap kali Arisa muncul, kesetiaan Dario bergeser padanya. Malam itu, ketika kuah sop yang panas melukai lenganku, dia segera melindungi Arisa dari goresan yang nyaris tak meninggalkan bekas. Di depan umum, pandangannya tak pernah tertuju padaku, selalu mengarah kepada Arisa. Aku hanya istri di atas kertas, tetapi bukan dalam kenyataan. Jadi aku pergi. Hanya dengan sebuah koper, surat cerai yang dia tanda tangani tanpa sadar, dan sebuah rahasia yang tak pernah kuberi tahu padanya, yaitu aku sedang hamil tiga bulan. Saat dia sadar, semuanya sudah terlambat. Perceraian itu nyata. Berkas klinik itu nyata, dan ketika dia menyadarinya, aku sudah lenyap. Sekarang, pria yang dulu menguasai kota dengan dingin itu menghancurkan dunia untuk menemukanku. Dia punya tentara, uang, dan seribu permintaan maaf yang tak pernah dia ucapkan saat aku masih menjadi istrinya. Namun, aku bukan lagi wanita yang memohon kasih sayang. Aku seorang ibu. Seorang seniman. Seorang pejuang. Pertanyaannya bukan apakah Dario bisa menemukanku. Akan tetapi, apakah ketika dia berhasil, aku akan membiarkannya kembali ke kehidupan yang pernah dia hancurkan.
Cerita Pendek · Mafia
7.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ketika Dusta dan Cinta Bertemu

Ketika Dusta dan Cinta Bertemu

Kekasih masa kecilku berjanji akan menikahiku begitu kami cukup umur, tapi malah terang-terangan memberikan cincin kepada kakak tiriku, Jessica, di hari pernikahanku. Yohan-lah, pewaris mafia yang ditakuti semua orang, melangkah dengan lantang mengatakan bahwa akulah wanita yang telah dia cintai diam-diam selama bertahun-tahun. Selama lima tahun pernikahan kami, setiap keinginanku kecil yang tanpa sengaja aku ucapkan akan selalu dia wujudkan. Sampai aku benar-benar percaya bahwa akulah pusat dari seluruh dunianya. Sampai suatu hari, saat aku sedang merapikan rak buku, tanpa sengaja aku menjatuhkan sebuah berkas rahasia yang tersembunyi di bagian terdalam rak milik Yohan. Halaman pertama adalah data Jessica dan di atasnya, tertulis tulisan tangan Yohan dengan tinta merah tebal [Terpenting, lindungi Jessica.] Lalu di bawahnya, terdapat laporan misi yang sangat aku kenali. Misi yang sangat kutakuti. Malam itu, ada yang mencoba membunuhku. Begitu bantuan tiba, aku hampir mati kehabisan darah. Saat sadar di rumah sakit, aku baru tahu bahwa janin kecil di rahimku sudah tiada. Aku menangis sejadi-jadinya di pelukan Yohan, aku sangat hancur. Tapi aku tidak memberitahunya tentang kehilangan itu, aku tidak ingin membuatnya lebih khawatir lagi. Baru sekarang aku mengerti bahwa malam itu, Jessica juga mendapat percobaan pembunuhan. Perintah yang dikeluarkan Yohan adalah, "Selamatkan Jessica terlebih dulu." Air mataku menetes di atas kertas itu, membuat tulisan merahnya memudar. "Baiklah." Aku berbisik di tengah kesunyian, suaraku serak tapi tegas. "Kalau pernikahan kita hanyalah kebohongan yang kamu rancang dengan cermat, maka aku akan menghilang dari duniamu … untuk selamanya."
Cerita Pendek · Mafia
15.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
A Forbidden Night With The Enemy

A Forbidden Night With The Enemy

A young psychologist, Maria Reyes, fresh out of college, decides to take her first freelance case to build her résumé. Feeling bold and free on her graduation night, she let herself loose after getting charmed by an alluring mysterious man. One drink leads to another and another, and she finds herself drowning in passion in his bed. She reads him like a map and falls for his scars before she even asks for his name. But the morning brings the brutal truth, Darian Wolfe is her father's enemy, a ruthless businessman, an heir to the empire sworn to destroy her father's legacy. She vanishes before he wakes, unable to face what has been done. Weeks later after being able to set up her new office, the past begins to blur until her first patient walks through the door. It's him, Darian Wolfe. Her expression freezes when she sees him. He walks around her office uninvited. He takes a seat without a word. The silence between them is thick with everything unsaid. And then, he looks unblinking in her eyes. "I have a lot to... unpack, Dr Reyes," he says, with a dark smile. "Let's start with a woman I met two weeks ago at a bar," he says, pulling out a red panty from his pocket.
Romance
10984 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
A Marriage Without Boundaries

A Marriage Without Boundaries

Hailey thought marrying Rome Martinez would be the adventure of a lifetime—and she was right, just not in the way she imagined. As a kindergarten teacher who thrives on structure and routine, Hailey never expected to fall for someone like Rome: mysterious, spontaneous, and utterly unpredictable. Their whirlwind romance swept her off her feet, and saying "I do" felt like diving into uncharted waters—thrilling, terrifying, and full of possibility. But marriage without a map is more complicated than Hailey anticipated. Rome refuses to be tied down by rules or expectations, believing that true love needs no boundaries. What started as exhilarating freedom soon leaves Hailey adrift, craving the stability and normalcy she never knew she needed. As the lines between adventure and chaos blur, she begins to wonder: Can a marriage survive when only one person sets the course? Without boundaries to guide them, Hailey and Rome's relationship teeters on the edge. Will their love be strong enough to weather storms of jealousy, misunderstanding, and unmet needs? Or will their vastly different visions of marriage pull them apart? When one partner's desires eclipse the other's, can intimacy—physical and emotional—truly flourish? In this compelling and heart-wrenching story, discover what happens when love collides with reality, and whether a marriage built on passion alone can find its way to solid ground. Some journeys change you forever. This is one you won't want to miss.
Romance
104.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
My Boss Is My Obsessed

My Boss Is My Obsessed

Queen Natha
“Apa!!!” Deva setengah teriak setelah mendengarkan apa yang dikatakan wanita di depannya yang selalu dipanggil Boss oleh orang-orang di kantornya. Wanita yang duduk santai sambil menatap wajah Deva yang pucat pasi setelah mendengarkan apa yang dikatakannya tanpa wajah bersalah yang bernama Adelia Cantara Hermawan, nama itu terpampang jelas di papan nama di meja kerja wanita itu “Apa kau tuli?” tanya wanita itu. Deva terbelalak, sikapnya langsung salah tingkah di depan wanita itu, dia tidak percaya hari ini dia di lamar oleh bosnya sendiri. “Anda bercandakan,” kata Deva mencoba tertawa dan berharap ini hanya prank belaka, tapi wajah dingin bosnya membuat senyum di bibir Deva langsung hilang begitu saja. “Kau sudah berapa lama bekerja denganku, apakah aku tipe orang yang mempunyai waktu untuk bercanda?” jawab Adelia. Deva berdiri lalu berkacak pinggang, “Ini bukanlah hal yang dapat anda putuskan sendiri, bagaimana anda bisa memanggil saya lalu meminta saya untuk menikah dengan anda, bagi saya menikah harus dengan orang yang kita cintai,” kata Deva panjang lebar. Adelia menyenderkan badannya di kursi sambil melipat tangannya, “Kau kira aku benar-benar ingin menikahimu?” kata Adelia lagi sambil membuka laci mejanya dan mengeluarkan sebuah map hijau ke atas mejanya.
Romansa
1.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status