Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Selama enam tahun menikah diam-diam dengan suami yang seorang direktur, suamiku tetap tak mau putra kami memanggilnya ayah. Saat dia kembali melewatkan ulang tahun putraku karena sekretaris wanitanya, akhirnya aku pun mengeluarkan surat cerai dan pergi selamanya bersama putraku. Pria yang biasanya tenang itu langsung kehilangan kendali, seperti orang gila masuk ke kantor untuk mencari di mana keberadaanku. Hanya saja, aku dan putraku tak akan kembali lagi kali ini.
Cerita Pendek · Romansa
53.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta yang Kutunggu Tak Berakhir Di Pernikahan

Cinta yang Kutunggu Tak Berakhir Di Pernikahan

Di era tahun 80-an dan tepat seminggu sebelum pernikahan, tunanganku diam-diam lolos seleksi agen rahasia tanpa memberitahuku. Dia buru-buru masuk ke tim dan hanya meninggalkan satu kalimat yang menyuruhku untuk menunggunya. Aku menuruti ucapannya dan menunggunya dengan sepenuh hati. Namun selama tiga tahun ini, semua jatah kunjungan keluarga bulanan tunanganku itu selalu diberikan pada orang lain. Bahkan saat ibuku sakit keras dan kami kekurangan uang sekalipun. Padahal, aku sudah menangis hingga hatiku terasa dicabik-cabik, hanya untuk bertemu atau meneleponnya sekali saja. Setelah menyampaikan pesanku, satpam hanya bisa memberitahuku dengan tak berdaya, "Hari kunjungan Pak Gunawan sudah dipakai, tunggu bulan depan saja." Aku pun memasang wajah murung dan bersiap untuk pergi. Namun pada detik berikutnya, sahabat masa kecil tunanganku itu malah masuk dengan semudah itu. "Pak Gunawan sudah berpesan khusus, kamu boleh langsung cari dia di kantornya. Dia baik sekali sama kamu. Meskipun kamu sudah patah hati selama setahun, dia masih khawatir suasana hatimu buruk sampai sengaja kosongkan jatah hari kunjungannya untukmu," kata satpam itu pada sahabat masa kecil tunanganku itu. Melihat aku masih ingin menerobos masuk lagi, satpam buru-buru menghalangiku. "Sudahlah, jangan berharap lagi. Pak Gunawan mana punya uang, semua uangnya sudah kasih ke sahabat masa kecilnya itu." Malam itu, ibuku bahkan tidak sempat meminum obat pereda nyeri. Semua ini salahku ... aku memang tidak berguna. Aku benar-benar tidak ingin menunggu tunanganku itu lagi. Saat dia akhirnya selesai belajar dan pulang ke kampung halaman, aku juga sudah menjadi istri orang lain.
Baca
Tambahkan
Menulis Surat Perpisahan di Malam yang Hening

Menulis Surat Perpisahan di Malam yang Hening

Pada hari pertama pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku yang merupakan seorang presdir, "Aku nggak keberatan kalau kamu jatuh cinta sama orang lain kelak. Tapi kalau orang itu berani buat keributan di depanku, kamu nggak akan pernah melihatku lagi." Jadi, ketika suamiku itu jatuh cinta pada seorang guru perempuan di sekolah, dia hanya bisa menyembunyikannya. Dia memberikan apa pun yang diinginkan wanita itu, tetapi melarangnya muncul di depanku. Hanya saja, wanita simpanan itu malah sangat tidak patuh mentang-mentang dimanjakan suamiku. Dia yang hamil malah membual di hadapanku. "Yudha sendiri yang bilang dia nggak pernah mencintaimu. Dia menikahimu cuma demi dapatkan keuntungan dari Keluarga Lorandi. Lebih baik kamu gugurkan kandunganmu dan bercerai dengannya secepat mungkin. Kalau tunggu sampai Yudha mencampakkanmu, kamu nggak akan dapatkan sepeser pun!" Aku tersenyum dan menghubungi nomor ayahku. "Tarik investasi untuk Grup Cengkara! Aku mau cerai."
Cerita Pendek · Romansa
14.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Di tahun kedelapan hubungannya dengan Jordan, Wulan harus dirawat di rumah sakit karena sakit. Hari itu, saat keluar dari rumah sakit, secara tak sengaja Wulan mendengar percakapan antara Jordan dan kakak perempuannya di lorong. “Jordan, kau gila? Kau benar-benar menyembunyikan hal ini dari Wulan, lalu diam-diam memberikan sumsum tulangnya untuk Maya?” “Kau tahu kondisi tubuh Wulan lemah, tapi tetap membohonginya dengan alasan sakit maag dan membiarkannya menanggung risiko sebesar itu?” Maya Hendrawan adalah sahabat masa kecil yang telah lama disukai Jordan. Wulan tak menangis, tak juga mengamuk. Ia hanya mengangkat telepon, menelepon kedua orang tuanya yang berada jauh di luar negeri, dan setuju untuk menikah dengan keluarga Lunarman
Cerita Pendek · Romansa
8.944.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Setelah berhasil mendaftar program Dokter Lintas Batas, aku menyerahkan jabatan direktur rumah sakit kepada Jihan. Sahabatku merasa kasihan padaku dan berkata, "Kalau kamu pergi, kamu sendiri yang sepenuhnya memutuskan hubunganmu dengan Ardha." Aku tersenyum lembut. "Aku cuma mengembalikannya kepada orang yang dia dambakan." Di kehidupan sebelumnya, Ardha dan aku adalah pasangan yang terkenal sering berselisih. Dia membenciku karena aku menolak menggantikan posisi Jihan menjadi Dokter Lintas Batas, yang mengakibatkan Jihan terinfeksi virus di tengah perang dan meninggal. Aku benci kemunafikan dan kekonyolannya. Kalau memang dia mencintai Jihan, kenapa dia berjanji kepada orang tuaku bahwa dia akan menjagaku seumur hidupku? Selama tujuh tahun pernikahan kami, doa terindah yang kami ucapkan kepada satu sama lain adalah, "Semoga kamu mati sengsara." Tapi, di tengah hujan peluru medan perang, dia tertembak di jantung, menggunakan napas terakhirnya untuk melindungiku dengan tubuhnya. "Aku sudah mengatur seseorang untuk menjemputmu. Begitu serangan udara ini selesai, cepat pergi. Kamu harus selamat ...." Di tengah kesadarannya yang kabur, dia bergumam. "Aku akan melindungimu di kehidupan ini. Semoga kita nggak ketemu lagi di kehidupan selanjutnya." "Jihan, aku datang." Sayangnya, serangan bom yang dijatuhkan dari langit tidak memberiku kesempatan untuk melarikan diri dan akhirnya menelan kami berdua. Saat aku membuka mata lagi, aku mendapati diriku kembali ke malam sebelum pernikahan kami. Ardha, di kehidupan ini, aku akan mengabulkan keinginanmu.
Baca
Tambahkan
Tumbal Keluarga, Menikahi Pria Koma

Tumbal Keluarga, Menikahi Pria Koma

"Sudahlah, biar aku saja yang menikah!" Saat mengucapkan kalimat itu, Katie tiba-tiba merasa lega. Seolah seluruh beban yang menekan dada akhirnya terlepas.Di telinganya, terdengar suara ayah dan ibunya yang kegirangan. "Katie, akhirnya kamu berpikir jernih. Calon suamimu itu memang dalam kondisi koma, tapi wajahnya sangat tampan. Meskipun sudah tertidur selama beberapa tahun, siapa tahu suatu saat nanti dia sadar? Lagi pula, dia akan mewarisi usaha keluarga ...." Selain orang tuanya sendiri, sepertinya tidak ada lagi orang tua di dunia ini yang menikahkan putrinya sendiri kepada orang koma dan malah merasa diuntungkan. Katie tersenyum pahit dan mencibir dirinya sendiri. "Tenang saja. Kalau aku sudah memutuskan untuk menikah, aku nggak akan menyesal. Aku juga nggak akan membiarkan anak angkat kesayangan kalian yang menggantikan posisiku di pelaminan."
Baca
Tambahkan
Mokondo vs Wanita Materialistis

Mokondo vs Wanita Materialistis

Pacarku adalah putri dari kalangan elite Kota Cendana, dengan kekayaan mencapai ratusan triliun. Untuk mengujiku, selama tujuh tahun pacaran, dia tidak pernah memberiku hadiah apa pun, bahkan tidak mengeluarkan sepeser pun untukku. Bahkan saat membeli kondom di toko serba ada, dia tetap ingin membagi biaya secara patungan. Kemudian, ketika ibuku sakit parah, aku meminjam dari semua kerabat dan teman, hanya kurang empat juta untuk melunasi biaya operasi. Namun, tidak peduli seberapa keras aku memohon padanya, dia tetap tidak meminjamkan uang itu padaku. Aku mengurus semua urusan setelah ibuku meninggal sendirian, dan saat pulang ke rumah untuk mengemasi barang-barang .... Aku secara tak sengaja menemukan daftar hadiah yang dibelikan untuk adik tetangga. Kawasan perumahan mewah, jam tangan mewah, gaun rancangan khusus .… Juga ada percakapan dengan sahabatnya. [Fiona, dengar-dengar Yunus sampai berlutut padamu demi meminjam empat juta, beneran?] Fiona mendengus dengan nada sinis, suaranya terdengar acuh tak acuh. [Gilang tidak salah, demi empat juta sampai-sampai menunduk ke sana kemari. Kalau bukan pria mokondo, lalu apa?] [Baru tujuh tahun bersama, dia sudah tidak sabar ingin mengeruk uang dariku.] Ternyata, ujian selama tujuh tahun itu hanyalah akibat dari satu kalimat provokasi adik tetangga. Sudah bukan masalah lagi. Bagaimanapun, sejak saat ibuku meninggal, aku sudah memutuskan untuk meninggalkannya.
Baca
Tambahkan
Luka Abadi, Cinta Tak Berarti

Luka Abadi, Cinta Tak Berarti

Orang tuaku mengadopsi seorang anak yatim piatu dan aku sangat menyayanginya, bahkan memperlakukannya layaknya anakku sendiri. Sampai akhirnya aku sadar, wajahnya semakin mirip dengan suamiku, Yobel, bahkan diam-diam memanggil adikku dengan sebutan ‘ibu’. Ternyata, suamiku yang begitu mencintaiku sudah lama berselingkuh. Dia dan adikku diam-diam membangun keluarga bahagia, bahkan mendapat restu dari orang tuaku. Saat semuanya terbongkar, adikku memohon agar aku merestui mereka dan orang tuaku menyuruhku untuk mengalah. Anak yang begitu kusayangi selama ini, malah mengutukku dengan kejam. Namun, mereka tak menyangka, sebenarnya Yobel yang menolak untuk bercerai. Dia menangis memohon pengampunanku, berkata bahwa dia benar-benar mencintaiku dan anak itu hanyalah sebuah kecelakaan. Aku berpura-pura percaya pada ketulusannya, lalu berkata, “Tujuh hari, aku kasih kamu tujuh hari. Kalau kamu bisa menunjukkan ketulusanmu, aku akan memaafkanmu.” Yobel senang bukan main dan menuruti semua perkataanku, memperlakukanku seperti harta berharga. Demi diriku, dia bahkan menyumbangkan seluruh tabungannya, memaksa adikku berlutut di salju untuk meminta maaf padaku. Semua orang mengira aku akan memaafkannya, hingga hari di mana polisi datang untuk menyuruh mereka mengidentifikasi jenazah. Saat itulah, Yobel benar-benar gila. Yobel tidak tahu, sebenarnya aku sudah mati sejak tujuh hari lalu. Hanya saja, malaikat kematian memberiku izin kembali ke dunia selama tujuh hari, untuk berpamitan dengan Yobel.
Baca
Tambahkan
Antara Janji dan Pengkhianatan

Antara Janji dan Pengkhianatan

Sahabatku yang patah hati, mabuk-mabukan di bar. Dia lalu meneleponku untuk menjemputnya pulang. Begitu sampai di area sofa di bar, aku justru melihat sahabatku merangkul leher tunanganku sambil bermanja-manja. "Ivan, aku sudah menunggumu selama tujuh tahun. Apa kamu belum bosan juga main-main sama Dinda?" Pria yang dahulu bersumpah akan memberiku pernikahan termegah abad ini, saat ini justru memeluk sahabat terdekatku dengan tersenyum penuh kasih sayang. Kemudian, Ivan menghabiskan banyak uang untuk membeli berita utama media di seluruh kota, demi melamarku di depan publik. Di depan kamera siaran langsung, aku tersenyum tenang sambil mengangkat tangan kananku yang dihiasi cincin berlian sepuluh karat. "Maaf Pak Ivan, aku sudah bosan bermain-main denganmu. Aku sudah menikah dengan orang lain."
Baca
Tambahkan
ISTRI GLOWING SUAMI KELING

ISTRI GLOWING SUAMI KELING

Kata orang, rumah tangga adalah ibadah terlama. Belajar sabarnya setiap hari, tapi ujiannya dadakan dan tak terduga. Suami Risma sangat pengertian dan bijak, itu salah satu rejeki yang selalu dia syukuri. Namun, ujian rumah tangganya justru dari ibu mertuanya yang selalu mencari gara-gara. Akankah Risma selalu sabar menghadapi tingkah laku ibu mertuanya yang kadang konyol dan kelewat batas?
Rumah Tangga
103.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1920212223
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status