Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Ia mencelupkan kawat itu ke dalam cairan dan meniupnya perlahan. Seketika, puluhan gelembung sabun yang berpendar dengan warna-warni pelangi melayang di udara. Namun, gelembung ini berbeda berkat campuran sihir Aethel-Flora, gelembung-gelembung itu tidak pecah saat menyentuh air, melainkan berubah menjadi bunga-bunga kecil yang mengapung sesaat sebelum menguap menjadi wangi melati.
9.821.6K viewsCompletedAdded to Library 843 Times as soap bubbles
Read
+Library
Ketua OSIS

Ketua OSIS

Seorang laki-laki berseragam OSIS dilapisi jas lab lengan pendek pada bagian luarnya tengah memasukkan air ke dalam sebuah wadah. Selanjutnya ia mencampurkan sabun ke dalam air itu, lantas mengobok-oboknya hingga tercipta busa. Usai dari itu ia mengambil sebuah tabung berisi gas metana di dalamnya lalu mulai menekan secara terbalik hingga menciptakan gelembung busa. Kemudian ia mengambil busa tersebut di genggaman dua tangannya diikuti oleh ke-dua rekannya yang lain.
1019.9K viewsOn holdAdded to Library 476 Times as soap bubbles
Read
+Library
Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Tanpa pikir panjang ia menuangkan semua isi shampoo ke atas kepala hingga membuat gumpalan busa mulai terlihat. "Wah, bubble, bubble." Riang gembira ia, menganggap busa-busa tersebut adalah mainan. Karena cairan shampoo terlalu banyak membuat kamar mandi Angelo sekarang dipenuhi busa. "Bubble, bubble." Dengan muka polos ia menggosok-gosok rambut, kulit dan sesekali memejamkan mata, menikmati air dingin yang mengguyur kulitnya itu. Kadang kala terdengar suara tawa pelan bersenandung di ruangan.
1024.0K viewsCompletedAdded to Library 599 Times as soap bubbles
Read
+Library
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

“Sayang kita terlalu jauh. Tapi… tak apa kalau ganggu Serigala Bayangan, kan? Lempar beberapa ke kerumunan mereka. Tapi jangan jelas kita pelakunya.” Sophia tersenyum tipis, jarang terlihat. “Aku bisa buat beda,” katanya, tangannya bergerak. Dalam sekejap, ia ciptakan sepuluh bebola lendir merah kecil—sebesar jempol—dan satu bebola besar seukuran tinju. “Yang kecil buat kalian,” katanya, membagikan bebola kecil ke Kael, Lyra, Sarah, Murphy, Laila, bahkan kapten, yang tersentak kaget. “Yang besar… milikku.” Murphy tertawa keras, memegang bebola kecilnya seperti harta. “Haha! Semua ikut main? Ini seru! Ayo lempar!” Nadanya penuh semangat, matanya cokelat berbinar.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as soap bubbles
Read
+Library
Kusesali Usai Istriku Pergi

Kusesali Usai Istriku Pergi

tanyaku sambil berjongkok di sisi bathtub. "Iya. Lihat Pa, banyak bubble nya," ucapnya dengan mata berbinar, sambil meraih gelembung busa. Ah ... ternyata yang dimaksud dengan bubble adalah busa buat berendem dalam bathtub. Laila sering menyiapkan untukku setiap kali aku pulang malam. Laila bilang, berendam di dalam air hangat, bisa membuat pikiranku rileks, dan dia juga mencampur sabun aroma terapi di dalam bathtub.
8.941.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as soap bubbles
Read
+Library
Terjebak Cinta Pria Arogan

Terjebak Cinta Pria Arogan

Ia mengambil wadah cairan sabun itu dari tangan Livy, lalu kembali meniupnya untuk ditangkap sang gadis cilik. “Yang besar, Bibi!” “Baiklah-baiklah, aku akan berusaha.” Peony meniup perlahan agar menjadi gelembung besar dan berhasil. Livy berlari lalu melompat-lompat. Mencoba menangkap gelembung besar itu. Sementara Peony kembali meniup cairan itu untuk menjadi gelembung-gelembung kecil yang terbang dengan indah. “Bibi, tiup yang besar lagi!”
1018.2K viewsOngoingAdded to Library 580 Times as soap bubbles
Read
+Library
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

“Karena semangka merah itu yang paling manis.” Tama memotret momen itu dengan ponselnya. Wajah-wajah kecil yang bahagia terekam jelas di layar. Selesai makan, Tama mengeluarkan botol gelembung sabun. Ia sengaja menggoyangkan botol itu di depan triplets, membuat mereka penasaran. “Pa, itu apa?” tanya Raka, matanya membesar. “Lihat ini,” jawab Tama. Ia meniup perlahan, dan puluhan gelembung sabun berkilau menari di udara.
1032.1K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as soap bubbles
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status