Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ahhh... Tuan Mafia

Ahhh... Tuan Mafia

​"Lepaskan aku, Tuan... Ini salah," ​bisik Aline dengan napas memburu, tubuhnya gemetar hebat saat punggungnya terdesak rapat pada kap mobil mewah milik sang mafia. ​Xavier tidak menjawab dengan kata-kata. Ia justru mengikis jarak, memenjarakan tubuh mungil Aline di antara lengannya yang kokoh. Aroma parfum maskulin yang bercampur dengan aroma bahaya menguar tajam, mengunci seluruh kesadaran wanita itu. ​Dengan perlahan, jemari kokoh Xavier naik, menyelipkan anak rambut Aline ke belakang telinga, sebelum turun membelai rahangnya dengan sentuhan yang membakar skin. ​"Salah?" ​Suara berat Xavier berbisik rendah tepat di ceruk leher Aline, membuat bulu kuduk wanita itu meremang seketika. Napas hangat pria itu terasa begitu intim, membakar permukaan kulitnya yang sensitif. ​"Di duniaku, tidak ada yang salah jika aku sudah menginginkannya. Dan malam ini, jalang kecil... kau adalah milikku."
83 viewsOngoingAdded to Library 3 Times as membelai
Read
+Library
Terjerat Pesona Vampir Tampan

Terjerat Pesona Vampir Tampan

"Shada... apa kau menikmatinya?" tanya sebuah suara yang terdengar serak dan begitu sensual di telinga wanita yang kini berada dalam kungkungannya. Wanita bernama Shada itu menggeliat dengan mata masih tertutup. Ia merasakan sentuhan lembut di pipinya, kemudian mulai turun ke bawah. Bibirnya menerima sapuan hangat dan lembut, membiarkannya terus masuk ke dalam dan membelai setiap ruang di mulutnya. Pria bermata merah dengan kobaran api gairah itu tak tinggal diam. Ia terus melumat bibir Shada, tak membiarkan ada jarak di antara mereka. Shada sungguh tak ingin terbangun dari mimpi indah ini. Ia tak tahu kapan lebih tepatnya, ada pria tampan yang tak ia kenali datang ke dalam tidurnya dan memberikan kasih sayang yang tak pernah Shada dapatkan sebelumnya. Tiap malam Shada didatangi oleh vampir yang sangat tampan di saat ia sudah memiliki tunangan. Namun keindahannya sangat mengusik Shada, ia tak bisa mengabaikan pesona darinya. Lantas, siapa yang akan dipilih Shada?
106.4K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as membelai
Read
+Library
Nyawaku Untuk Obatmu

Nyawaku Untuk Obatmu

Saat suamiku mengancam akan menceraikanku untuk keseratus kalinya, demi memintaku berkorban demi adikku... Aku tidak menangis atau membuat keributan dan menandatangani surat cerai tanpa banyak bicara. Aku menyerahkan pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun kepada adikku. Beberapa hari kemudian, adikku membuat pernyataan keterlaluan di sebuah pesta, dan menyinggung keluarga yang berpengaruh. Aku sekali lagi dengan sukarela memikul tanggung jawab itu, menanggung semua konsekuensinya demi adikku. Bahkan ketika mereka kemudian memintaku menjadi subjek uji coba obat untuk penelitian adikku, aku pun menerimanya tanpa ragu. Ayah dan ibu berkata, akhirnya aku menjadi anak yang penurut dan pengertian. Bahkan suamiku yang biasanya dingin pun berdiri di samping ranjang rumah sakit, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, membelai pipiku dengan lembut dan berkata, "Jangan takut, eksperimennya tidak akan membahayakan nyawamu. Setelah kamu keluar, akan kubuatkan makanan enak untukmu." Tapi dia tidak tahu, mau eksperimennya berbahaya atau tidak, dia tidak akan pernah bisa menungguku lagi. Karena aku mengidap penyakit mematikan, dan sebentar lagi aku akan mati.
21.6K viewsCompletedAdded to Library 735 Times as membelai
Read
+Library
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

Area dewasa 21++ "Kau menyukainya?" Suara Jacob terdengar berat, matanya menatap dalam gadis di depannya. Luna menelan ludah, gugup dengan perasaan berdebar-debar. "Haruskah ini terjadi?" tanyanya. Jacob membelai wajah gadis itu seraya mendekat dan memberikan ciuman lembut di bibir. Ia tidak mengira bahwa dirinya akan jatuh cinta pada gadis yang berusia sepuluh tahun lebih muda darinya. Sambil tersenyum, Jacob menjawab. "Ya, ini harus terjadi dan kau pasti akan menyukainya." bisiknya dengan sensual. ___ Di hari pernikahan, kabar duka menghancurkan kebahagiaan Jacob. Kekasihnya meninggal dalam kecelakaan tragis di perjalanan menuju tempat pemberkatan, semuanya menjadi kacau meninggalkan luka mendalam bagi Jacob. Patah hati membuatnya pergi ke pulau pribadi nan jauh, yang mempertemukannya dengan gadis bernama Luna, anak korban pembulian. Hubungan yang tadinya biasa saja menjadi jauh lebih bergairah dan berhasil membuat Jacob terperangkap oleh pesona gadis sepuluh tahun lebih muda darinya. Namun semua itu tidak berjalan mulus saat rahasia tentang siapa Luna sebenarnya terungkap, dan Jacob harus memilih melepaskan Luna atau tetap memilikinya dengan konsekuensi yang tidak ia bayangkan.
9.9114.3K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as membelai
Read
+Library
Sentuhan Nakal Presdir Cantik

Sentuhan Nakal Presdir Cantik

Blacksugar
"Pakai kembali bajumu, Adel," suruhnya sedikit menggeram. "Tidak. Aku suka kalau kamu sentuh. Ayo, tolong dilanjutkan!" Berkali-kali menggeleng, akan tetapi akal sehatnya pun perlahan musnah. Pria itu kini dikendalikan oleh hasrat. Matanya berubah sayu dan sarat akan nafsu. Dalam hitungan detik, pakaiannya berserakan di mana-mana. Adel hanya tertawa dan terus meracau tidak jelas karena masih dalam pengaruh minuman keras. "Apa kau serius?" Suara itu terdengar serak dan semakin berat. "Lakukan saja. Aku bosan... mari bersenang-senang!" Anggukan dari Adel menjadi pembuka manis permainan mereka. Pria dengan tubuh atletis itu mulai melucuti satu persatu pakaian Adel dan hanya dibalas tawa ringan oleh gadis itu. Sungguh, dia sudah dikendalikan setan. "Maaf, aku akan melakukannya sekarang," bisiknya. Adel yang masih sangat mabuk hanya tertawa ringan sambil membelai wajah pria itu. Perjodohan membuat Adel putus asa hingga berakhir menyerahkan takhta tertinggi yang selama ini ia jaga. Namun, kecerobohannya tak terelakkan. Akibat hubungan cinta satu malam itu, Adel hamil. Ia sama sekali tidak mengenal siapa pria itu. Adel berpikir... satu-satunya jalan keluar adalah dengan cara menggugurkan kandungannya. Atau... masihkah ada pilihan lain untuknya?
102.9K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as membelai
Read
+Library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.] Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab: [Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!] Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya. Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex. Ketika ponsel Chaz berdering, dia menjawab dalam bahasa Georgia, "Ngapain nelpon sekarang?" Orang di ujung sana tertawa. "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk dengan apa? Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?" Chaz membelai wajah Tania yang lembut dan berkata dengan acuh tak acuh, "70%. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!" Pria itu buru-buru berkata, "Jangan! Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karir di sini. Baik kan aku infokan padamu? Cinta pertamamu sudah akan balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?" Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang." Kepala Tania setengah terkulai di kursi, air mata mengalir di wajahnya. Chaz sama sekali tidak tahu bahwa dia mengerti bahasa Georgia. Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.
22.1K viewsCompletedAdded to Library 485 Times as membelai
Read
+Library
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Di hari ulang tahunku, aku dan adik angkatku mengalami kecelakaan mobil. Saat api mulai mengoyak tubuhku, tunanganku justru menunjuk ke kursi penumpang dan berseru, "Selamatkan Julia dulu, dia punya penyakit jantung!" Saat terbangun, wajahku hancur sepenuhnya, dan hidupku divonis tinggal satu bulan lagi. Demi kepentingan bisnis kedua keluarga, orang tuaku memutuskan agar adik angkatku menggantikanku untuk menikah. Tunanganku membelai perban di wajahku dengan penuh simpati, lalu berjanji, "Setelah kamu sembuh, posisi Nyonya Rivano tetap akan menjadi milikmu." Aku tersenyum dan menyetujuinya. Bahkan, aku memberikan semua saham, aset properti, hingga karya lukisanku yang belum dipublikasikan sebagai hadiah pernikahan untuk adikku. Bermodalkan lukisanku, dia menjadi seniman besar yang dipuja banyak orang. Saat diwawancarai wartawan, ibuku menangis haru. "Syukurlah dulu bukan dia yang celaka. Kalau nggak, keluarga kami pasti akan kehilangan sosok genius seperti dia!" Tunanganku pun mengumumkan dengan bangga bahwa adikku akan menjadi satu-satunya nyonya di Keluarga Rivano. Akan tetapi, mereka tidak tahu bahwa sang genius yang asli sedang memperhatikan mereka dengan dingin dari sudut ruangan. Dan segala hal yang kuberikan dengan tanganku sendiri itu .... Sejak awal hanyalah tumbal yang kusiapkan untuk membalas dendam.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as membelai
Read
+Library
Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Empat tahun menjalani hubungan rahasia, akhirnya tiba di hari yang Ziana nantikan. Hari di mana Farel akan mengumumkan hubungan mereka. Namun, Farel justru mengabaikan nyawa Ziana demi wanita lain. Pria itu sengaja membuat kecelakaan mobil dan berpura-pura amnesia. Saat Ziana terbaring terluka di rumah sakit, Farel justru merangkul kekasih barunya. Dia juga bertaruh dengan teman-temannya bahwa Ziana akan tetap mengejar cintanya meski sudah disakiti. Farel tidak tahu, sejak Ziana menyadari bahwa amnesia itu palsu, wanita itu sudah memutuskan untuk pergi selamanya. Farel tidak tahu, saat dia memamerkan kemesraan dengan orang lain, Ziana telah membuang barang kenangan mereka. Farel tidak tahu, saat dia mendorong Ziana ke pelukan orang lain, wanita itu sedang dipojokkan dengan penuh godaan oleh pria lain. Farel tidak tahu, saat dia menunggu Ziana merendahkan diri untuk memohon padanya, wanita itu justru sedang memilih gaun pengantin. Ketika Ziana mencapai puncak kariernya dan menjadi miliarder wanita termuda di daftar orang terkaya, Farel dengan penuh percaya diri berlutut dengan satu kaki untuk melamarnya. "Ziana, ingatanku sudah pulih. Menikahlah denganku." Ziana membelai cincin berlian sepuluh karat di jarinya. Sebelum dia sempat menjawab, seorang pria dari belakang merangkul pinggangnya dengan sangat posesif. "Pergi! Kakak Iparmu nggak sudi melihat barang kotor sepertimu!"
9.6112.7K viewsOngoingAdded to Library 2.9K Times as membelai
Read
+Library
PENGANTIN PENGGANTI

PENGANTIN PENGGANTI

"Hei, apa-apaan kamu? Siapa kamu?" teriak gadis yang sedang di tarik tiba-tiba oleh orang tidak di kenal begitu dia memasuki sebuah cafe. "Pleaseee, sebentar aja. Tolong bantuin aku sebentar ya Dek. Sepuluh menit, Lima menit, nggak ... nggak, dua menit," ujar pria muda yang menarik lengannya dengan wajah memelas. "Aku sedang terdesak dan tidak tahu harus minta tolong siapa lagi, tolong ya, Dek," ujar pria itu lagi karena dia di pelototin oleh gadis muda yang sembarang dia tarik. Karena tak kunjung di jawab, dengan keberanian yang datang entah dari mana, dia mendekat dan berbisik mengatakan maaf. Tangannya membelai rambut gadis itu dan mendekatkan bibirnya ke puncak kepala itu dan menciumnya. Entah apa tujuannya, tapi dia terlihat seolah-olah sedang memberi kekuatan pada gadis yang sedang di landa kebingungan itu. "Apa yang k--?" "Sttt, tolong berpura-puralah jadi kekasihku. Aku akan membalasnya dengan apapun yang kamu minta setelah ini. Aku lagi di awasi, sorry ya udah lancang pegang kepala kamu," jawab pria itu dengan nada penuh permohonan dan suaranya sangat halus dan terdengar tulus saat meminta maaf. "Lancang bangat malah," gumam gadis itu setelah mengingat bahwa selain di pegang dan di elus, kepalanya juga di cium. Dan sekarang, tangannya di gandeng tanpa permisi dengan begitu erat karena si pria juga khawatir gadis random yang di seretnya kabur tiba-tiba sebelum acara inti dari pencomotan random ini di mulai. "Sorry, nama kamu siapa, Dek?" "Ella!" "Tian, Sebastian," jawab pria itu nyaris berbisik walau gadis bernama Ella itu tidak menanyakan balik namanya. Pintu VIP di dorong dan Ella langsung berkeringat dingin begitu melihat beberapa orang sedang duduk melingkar di sebuah meja perjamuan yang cukup luas. Pria dan wanita, tua dan muda, semua mata menatap pada mereka yang baru saja menapakkan kaki di ambang pintu. "Mami, ini Ella. Pacar Tian."
606 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as membelai
Read
+Library
Eternal Love

Eternal Love

cahya46
Gadis kecil itu hanya tergugu dalam isak tangisnya yang dari tadi tidak bisa berhenti, seorang laki-laki seumuran daddynya memeluknya. Tangannya membelai surai indah milik gadis cilik itu dengan lembut dan penuh kasih sayang, rambut indah sewarna dengan rambut indah mantan istrinya. Rambut ikal berwarna brunnete yang panjangnya sepinggang gadis cilik tersebut. “Sttt... sayang, sudah ya nangisnya... Papa Aby jadi ikut sedih nih.” Akhirnya Pria paruh baya itu merayu gadis kecil itu supaya berhenti menangis. Karena saat ini mereka sudah jadi pusat perhatian orang orang yang berada di bandara JFK saat ini. “Pa... kenapa sih nggak ada yang percaya sama Cia, kenapa mereka lebih percaya sama kak Angel. Bukan aku yang nusuk Kak Rora, sungguh pa...aku sayang sama kak Rora, bagaimana aku sanggup menyakitinya?” isaknya lagi. Allicia Abigail Klein Aku Angela Jennar, anak satu satunya dari Jessica Jennar. Sejak mommyku meninggal, dihatiku hanya ada dendam buat orang orang yang sudah menyakiti mommyku. cita-citaku hanyalah membuat mereka semua dan keluarganya menderita seperti yang aku dan mommyku rasakan. Dan kesempatanku semakin terbuka lebar karena keluarga itu malah mengangkatku sebagai putri mereka, mereka sangat baik padaku, bahkan mereka merawatku dengan penuh kasih sayang layaknya putri mereka sendiri, mereka membiayai pengobatanku dan membuatku sembuh dari penyakit yang kubawa sejak aku dalam kandungan mommy, aku tidak terlalu mengerti. Kebaikan mereka tak membuatku menyurutkan dendamku, bahkan aku semakin muak pada sikap munafik mereka. Akan kubuat kalian kehilangan kecintaan kalian berdua, anak anak kalian... Angela Jennar Aku kembali ke New york, demi menjemput gadisku, gadis kecilku yang bermata biru, aku jatuh cinta pertama kali dengannya. Seperti janjiku dulu setelah aku dewasa aku akan menemuinya kembali, tapi kesalah pahaman menghalagi hubungan kami, mampukah aku meluluhkan hatinya yang dilanda kecewa... Hei... gadis kecilku dengan mata yang mampu menghipnotisku... kau milikku... milik Marc!! Marcus Dexter.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as membelai
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status