JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
zolepenapegangan pintu rumahhukum foto memakai mukenapengaman pintuding dong bukalah pintu
Hujan tidak pernah mengguyuri tanah Rumpang hampir sebulan lamanya, hanya saja angin kencang selalu datang merambah disepanjang bangunan siang dan malam.
Aku tediam cukup lama sewaktu Eyang menyuruhku menurunkan kain gorden dari talinya, sore itulah aku melihat puluhan orang berjalan beriringan ke arah barat mengikuti senja. Karena posisi teras dan jalan raya sangat jauh, makanya aku hanya bisa memperhatikan dari balik jendela. Mereka mengenakan sarung batik, sarungnya disanggul rapi hingga menutupi dada, jaman dulu istilahnya ‘ngemban’. Tangannya kosong tak membawa apa-apa, hanya saja seumur-umurku aku melihat rombongan orang sebanyak iring-iringan pengantin di bawah waktu azhar.