Hayu
“Heh, kenapa kamu melamun lagi, kamu merindukan kekasihmu itu? Atau papi Bisma baru saja melemparkan uang segepok padamu, makanya dari tadi kamu melamun terus-terusan.”
Hayu berdecih, bisa-bisanya atasannya meledeknya dengan perkataan seperti itu.
“Harapan saya juga begitu, Pak. Sayangnya enggak ada tuh acara lempar-melempar duit seperti di drama-drama televisi begitu. Kalau sampai itu terjadi, saya nggak nolak, Pak. Biar saya bisa rebahan di rumah tanpa harus bekerja, dan membuat kehidupan saya jadi rumit.”
Bab Populer