Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hey, Mama!

Hey, Mama!

mimpi? ~ TAMAT~
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Sosok Teman Khayalan

Sosok Teman Khayalan

Dia meneruskan, "Aku nggak berani membayangkan. Apa sosoknya juga seperti itu di matamu? Gimana bisa kamu berhubungan dengan sosok yang begitu menyeramkan?" Makanya, dia juga mengira aku begitu menakutkan. "Nggak kok, dia sangat normal di mataku," bantahku buru-buru. Aku menceritakan semuanya, termasuk tentang pemilik warung yang juga bisa melihat Regina. Hal ini pun membuat ketua kelas kebingungan. "Kalau cuma kamu yang bisa lihat, aku bisa menganggap dia cuma teman imajinasimu. Tapi, aku bisa melihat bayangan aneh itu dan pemilik warung bisa melihat sosoknya. Ini aneh sekali."
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

“Saya hanya terharu, Pak! Tapi, maaf, kenapa Bapak sepertinya trauma melihat orang menangis?” “Entahlah! Saya juga tidak paham. Yang jelas, bila melihat orang menangis, saya seperti teringat bayangan masa lalu yang sangat buruk. Bayangan itu bahkan sering muncul di dalam mimpi tidur malam saya.” “Bayangan apa?” “Maaf, saya tidak bisa menjelaskan ini pada Ibu!” “Maaf!” “Tidak apa-apa, tapi saya mohon, tolong jangan menangis lagi, ya!”
10146.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Paman, Jadi Papaku Ya!

Paman, Jadi Papaku Ya!

Sebab sedari malam, perasaan tak nyaman menghantuinya. Bagaimana tidak, beberapa hari yang lalu, dia bermimpi bertemu dengan Sienna dan Ciara. Dalam mimpinya, adik dan keponakannya menangis tersedu sedan dengan pakaian bersimbah darah. Mereka tak mengajaknya berbicara, atau pun menatapnya, tertunduk dalam sambil mengeluarkan tangisan. Hal itu tentu saja menganggu pikiran Julian.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Aku terbatuk setelah menyesap susu dari gelas yang kupegang dengan tangan kiri. “Simak baik-baik. Ish! Aku bilang ini mimpi.” Aku mendengus kesal. Arrani balik bertanya. Kujelaskan jika apa yang kuceritakan hanya mimpi dan itu sebuah perumpamaan. “Aku sempat bicara soal ini dengan temanku. Bahkan sampai buka internet untuk mencari arti dari mimpinya. Apa menurutmu ada hubungannya dengan kehidupanku?”
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Pernikahan Nona Smith

Pernikahan Nona Smith

Tatapannya menerawang mengingat-ingat kejadian yang membuatnya terbangun dari tidur. Smith baru saja mengalami mimpi buruk. Sangat-sangat buruk. Semestinya Ia senang dengan mimpinya malam ini karena bisa bertemu dengan sang ibu. Tetapi, dalam mimpi itu ternyata Smith melihat ibunya menangis tersedu-sedu. Itu adalah tangisan yang sangat menyedihkan. Sepanjang yang Smith tahu, selama hidupnya sang ibu belum pernah menangis seperti itu.
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 987 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Pelakor Untuk Balas Dendam

Pelakor Untuk Balas Dendam

"Kamu pernah mengalami Dejavu atau dua kali pengulangan peristiwa?" "Sesekali mungkin pernah, ada apa memangnya?" "Misal kamu mimpi, pulang sekolah kamu melihat orang tuamu mati dibunuh, apa kamu percaya mimpi itu? Kamu akan menyelamatkan orang tuamu?" Teman sebangku aku menatapku dengan heran karena pertanyaan itu sangat asing. Tetapi dia langsung berkata, "mungkin itu suatu peringatan bahwa akan terjadi sesuatu pada orang tuaku. setidaknya aku akan menyediakan payung sebelum hujan."
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

"Dan itu bukan satu-satunya hal. Beberapa penduduk melihat sosok anak kecil berlarian di sekitar rumah itu, menangis, memohon untuk dibantu. Beberapa bahkan melaporkan mimpi buruk yang sangat serupa dengan apa yang kau dan Mira alami di kota." Arga merasa darahnya membeku. Dia melirik Mira, yang tampak cemas, meskipun belum mendengar semua detail percakapan. "Mimpi buruk..." gumam Arga, pikirannya melayang pada malam-malam penuh bisikan dan penglihatan yang tak terjelaskan.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

tanyaku. “Aku suka pemandangan alam yang bagus. Kenapa?” “Tadi aku mimpi kau duduk di air terjun. Katanya aku rekanmu yang paling bisa kau percaya. Tapi kau mengusirku karena itu mimpimu.” “Aku memang rekanmu yang paling bisa kau percaya,” ujarnya. “Aku serius,” balasku. “Aku juga bakal mengusirmu kalau tiba-tiba muncul di mimpiku.”
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

“Rasanya kayak… ada benang nggak terlihat yang menghubungkan kami sekarang. Aku bisa merasakan kalau dia masih di sana. Masih berjuang.” “Aku juga,” sahut Maia pelan. “Tadi malam aku mimpi. Aku mimpi lagi lari-larian sama Mbak Vita di taman, seperti waktu kami kecil dulu. Dia tertawa. Aku yakin itu pertanda baik.” Mereka kembali terdiam, masing-masing tenggelam dalam pikiran dan doa mereka sendiri. “Dia bakalan marah besar kalau tahu kita berdua kayak gini,” kata Dimas tiba-tiba, mencoba mencairkan suasana. “Dia paling nggak suka merepotkan orang lain.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai mimpi melihat teman menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status