Aku dan Keluargaku yang Selalu Dipandang Hina
Cukup apa uang 15 juta , itu sudah masuk untuk listrik, air, makan dan kebutuhan Salwa dan aku sampai pusing mengatur keuangan ini.
Aku merasa sangat sedih karena sekarang akupun tidak punya teman untuk sekedar bercerita , biasanya disaat sedihku ada Mas Ibrahim . Aku jadi ingat dengan Mas Ibrahim, aku kangen dengan Mas Ibrahim, aku sangat menyesal berkata kasar kepadanya dan aku yakin saat ini Mas Ibrahim pasti sakit hati dan marah atas sikapku padanya.
Aku bodoh, benar-benar bodoh hanya karena cinta dan harta aku abaikan kakak yang sangat menyayangiku...hiks..