Suamiku Mualaf Kaya Raya
Goda Yudha mencoba menetralkan pembicaraan mereka agar tidak terlalu tegang.
"Ah, kau bisa saja, mas," Rahma tersipu.
"Tentu saja, andai aku tidak yakin akan pertolongan tuhan, aku pasti sudah menyerah dan kembali pada kakek. Meskipun jadi marbot masjid, setidaknya aku masih bisa makan dan memiliki tempat berteduh," ungkap Yudha getir, kala mengingat betapa sulit hidupnya pada awal-awal keputusannya menjadi mualaf.
Hot Chapters