Dalam Pelukan Sang CEO
"Mom, bukankah kamu janji padaku dulu akan menemaniku di manapun aku berada? Dulu Mom berjanji akan selalu memelukku meski aku telah tumbuh dewasa. Sekarang aku sudah dewasa, Mom. Kenapa kamu tak memeluk aku lagi? Apa kamu sudah lupa dengan janjimu?"
Hansen menahan air matanya agar tak jatuh, sungguh ia merasa benci jika harus mengeluarkan air mata. Lalu Hansen berkata, "Mom, aku ingin banyak bercerita padamu tentang segala hal. Aku jatuh cinta pada seorang wanita. Dia wanita yang sangat cantik, lembut, dan juga menyenangkan. Dia seperti matahariku, Mom. Bahagiaku selalu terbit meski hanya melihat senyumnya. Ah, aku lupa. Dia masih sangat muda, umurnya jauh di bawahku. Jika Mom tahu, pasti M
Hot Chapters