Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya
"Bismillahirrahmanirrahim. Hari ini kita berkumpul bukan untuk sekadar menyaksikan prosesi formal. Kita berkumpul untuk menjadi saksi sebuah janji baru, ikatan baru, dari dua insan yang telah dipertemukan oleh Allah dalam waktu yang tidak mudah. Pernikahan ini bukan pernikahan pertama mereka. Tapi hari ini, mereka memilih untuk mengulang—bukan karena mereka harus, tapi karena mereka ingin. Karena cinta mereka telah tumbuh. Dan karena cinta mereka telah mengakar."
Sadewa menunduk, kedua tangannya bersatu di atas paha. Ia menarik napas panjang. Di sisi lain, Alika menggigit bibirnya pelan, menahan air mata haru.
"Saudara Sadewa Aryasatya bin Baskoro," ucap penghulu, "apakah Saudara siap untuk
Bab Populer